Istilah-Istilah Penting CMS WordPress

5
4438
Istilah-istilah wordpress
Istilah-istilah wordpress

WordPress adalah Content Management System (CMS) yang paling terkemuka. Bermula dari konsep blog, wordpress terjun lebih jauh di dunia website 2.0 dengan menyediakan aplikasi berbasis opensource yang dapat diinstalkan langsung pada masing-masing hosting. Kehadiran wordpress membuat pembuatan web menjadi lebih mudah, bahkan bagi orang awam yang tidak terlalu mengerti bahasa pemrograman. Kehadiran wordpress telah menjadi salah satu faktor penting mendongkrak jumlah website pribadi maupun komunitas di dunia.

[Baca juga: Mengenal Hosting untuk Blog dan Web ]

Ragam Istilah pada WordPress untuk Pemula 

Sebagai sebuah CMS, wordpress dikembangkan sebagai sebuah framework pembuatan website. WordPress memiliki beberapa istilah spesifik yang kemudian turut digunakan pada teknologi lain. Sebaliknya, beberapa istilah yang telah digunakan oleh teknologi lain kemudian turut digunakan oleh WordPress. Sebagai sebuah CMS, WordPress menjadi terobosan penting dalam perkembangan teknologi website. CMS ini menjadi salah satu kiblat dalam pembuatan blog personal maupun website resmi organisasi, perusahaan dan komunitas.

Istilah-istilah kunci yang digunakan oleh wordpress perlu diketahui oleh pemula. Hal ini perlu untuk memudahkan penggunanya menyusun website yang baik. Secara operasional, pemahaman yang baik atas istilah-istilah ini akan memudahkan pengguna –terutama yang baru– untuk menyesuaikan diri pada lingkup penggunaan CMS ini.

Tema | Theme atau Template

Apa yang dimaksud dengan theme atau template wordpress? Pada dasarnya, wordpress sebagai sebuah website memiliki tampilan yang dimunculkan kepada pembaca/pengunjung melalui jendela prambah (browser). Tampilan tersebut sangat tergantung pada tema yang dipasang atau diaktifkan. Tema wordpress adalah serangkaian kode dan konten yang didesain menjadi tampilan utuh website berbasis CMS ini. Pengguna dapat mengganti penampilan atau tampilan website dengan mengganti tema yang aktif. WordPress sendiri telah menyediakan pelbagai tema secara gratis. Selain itu, pengguna dapat mengembagkan sendiri tema atau membeli tema yang berbayar.

[Baca juga: Panduan Instalasi Theme atau Template WordPress]

Plugin 

Apakah plugin wordpress? WordPress secara “default” membawa beberapa fasiitas bawaan yang dapat digunakan. Meski demikian, wordpress memberikan kesempatan pada pengembang untuk membantu penyediaan fasilitas atau fitur wordpress. Fitur-fitur yang dapat ditambahkan sebagai kelengkapan CMS ini disebut sebagai plugin. Plugin –atau fitur tambahan– memungkinkan pengguna untuk memasang fitur tertentu sesuai dengan kebutuhan pada website yang digunakan.

Post 

Post dalam istilah wordpress berarti artikel. Setiap tulisan –selain halaman– disebut sebagai post. Istilah ini kerap diidentikkan dengan istilah konten yang dinamis. Maksud dari istilah tersebut adalah konten yang dapat terus bertambah. Biasanya, post akan dikategorikan dalam “kategori” untuk memudahkan pembaca.

Page | Laman 

Berbeda dengan post, laman (page) berarti konten statis. Laman biasanya berisi konten yang jarang berubah, seperti halaman kontak, tentang dan penjelasan lainnya terkait dengan web. Post tidak dapat dikategorikan, tetapi dapat dikelompokkan berdasarkan induk halaman.

Kategori | Category

istilah kategori melekat pada “post”. Guna memudahkan pengelolaan post atau artikel, wordpress mengembangkan fitur pengelompokan yang disebut dengan istilah kategori. Nama kategori dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hal ini dapat memudahkan pengguna dalam pengelompokan konten. Lebih luas, kategori dapat mempermudah pengunjung untuk menemukan konten secara tematik. Jika sebuah website memiliki konten yang cukup banyak, ada baiknya post tersebut dikategorikan secara rapi untuk memudahkan pengguna atau pengunjung menemukannya.

 Komentar | Comment 

WordPress secara bawaan menyediakan ruang interaksi antara pemilik blog dengan pembacanya. Pembaca dapat memberikan komentar untuk setiap konten dan laman. Pada dasarnya komentar dapat diberikan secara bebas, pemilik blog dapat memoderasi apakah sebuah komentar ditayangkan atau tidak pada web. Selain itu, pemilik atau pengelola web dapat memutuskan untuk membuka kolom komentar atau menutupnya.

[Baca juga: Cara Mengelola Komentar pada Konten WordPress]

Tanda | Tag

Tag adalah salah satu kelebihan bawaan pada wordpress. Selain kategori, tag juga dapat digunakan untuk mengelompokkan konten. Fungsi lain tag adalah untuk memberikan penekanan “kata kunci”  pada sebuah konten. Tag akan mempermudah mesin pencari untuk menelusuri konten. Selain itu, tag juga akan mempermudah pengguna untuk menemukan kata kunci utama yang digunakan oleh pengelola website pada setiap artikel (post).

 

 

Berbagi dan Diskusi

5 COMMENTS

  1. […] Istilah-istilah kunci yang digunakan oleh wordpress perlu diketahui oleh pemula. Hal ini perlu untuk memudahkan penggunanya menyusun website yang baik. Secara operasional, pemahaman yang baik atas istilah-istilah ini akan memudahkan pengguna –terutama yang baru– untuk menyesuaikan diri pada lingkup penggunaan CMS ini.  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here