Inilah Cara Meningkatkan Kecepatan Website Saat Diakses

2
1534
Cara website agar cepat dibuka
Cara agar website mudah dibuka

Keteraksesan website sangat ditentukan seberapa cepat keseluruhan lamam pada website dapat dibuka. Semakin lama halaman website dibuka, semakin besar kemungkinan pengunjung akna meninggalkan website tersebut.  Besar kemungkinan pengunjung akan merasa kapok untuk mengunjungi sebuah web apabila waktu mengakses yang cukup lama. Hal ini diperburuk dengan kualitas konten yang tidak memadai dan ramainya tampilan yang menggagu mata pengunjung. Secara umum, website yang berkualitas baik perlu memerhatikan tiga aspek, (1) kualitas konten; (2) tampilan yang memudahkan pengakses, dan; (3) kemudahan mengakses website tersebut.

Pengembang website secara umum perlu memerhatikan secara khusus target pengunjung. Ketersediaan internet perlu juga diperhatikan. Menyusun konsep website yang mudah diakses melalui perangkat yang kecil dan ramah bandwith menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Banyak faktor yang menentukan kecepatan website untuk dibuka. Berikut ini adalah daftar hal yang perlu diperhatikan oleh pengembang agar website lebih cepat dibuka oleh pengunjung. Tips ini penting pula untuk membantu meningkatkan SEO website.

1. Ketahuilah Seberapa Cepat Website anda diakses

Mengetahui lama waktu yang dibutuhkan untuk mengakses sebuah website perlu dilakukan oleh pengembang. Hal ini akan membantu pengembang untuk memperbaiki tampilan dan kode pemrograman yang digunakan untuk website tersebut. Beberapa alat yang dapat digunakan untuk memeriksa kecepatan akses website antara lain Google PageSeed Insights dan Webstatsanalytics.  Pengujian laman akan membantu anda mengetahui apa yang perlu diperbaiki pada tampilan website yang anda kelola.

2. Pilihlah server yang memiliki uplink yang memadai

Server yang cepat tidak saja dipengaruhi oleh kekuatan mesin komputer yang digunakan. Besaran uplink yang digunakan oleh server akan turut memengaruhi kecepatan website untuk diakses. Saat memilih server pengembang harus juga memerhatikan letak server atau data center. Jika anda menargetkan pengunjung di Indonesia, ada baiknya memilih data center yang ada Indonesia. Pemilihan server memang terkadang tergantung dengan seberapa besar keuangan yang disiapkan, tetapi banyak tersedia kini layanan server yang cukup baik dan murah, seperti Hosgator.

3. Perkecil ukuran gambar

Semakin besar dan banyak gambar yang diletakkan pada halaman sebuah website, maka semakin besar data yang diunduh (download) saat pengunjung memanggil alamat website pada perambah (browser).   Pastikan setiap gambar yang Anda unggah ke website telah terlebih dahulu diperkecil dan disimpan dalam format JPEG atau PNG. Upayakan agar tidak menggunakan gambar berukuran lebih dari 100 kilobyte (kb).

4. Gunakan Plugin Secukupnya

Menggunakan pelbagai plugin dalam sebuah website secara bersamaan dapat memengaruhi kecepatan sebuah website. Saat website diakses, mesin perambah akan membaca setiap plugin yang terpasang di website. Semakin banyak plugin, maka semakin banyak pula sistem yang harus dibaca. Sebelum menginstall dan memilih plugin, bacalah ulasan pengguna sebelumnya. Hal ini akan memudahkan anda memilih plugin yang baik dan tidak mengganggu kecepatan akses website Anda.

5. Gunakan Plugin Cache 

Plugin Cache akan membantu anda mengurangi beban server. Saat seseorang memanggil alamat website, maka server perlu untuk menyedikan pelbagai elemen yang terdapat pada website. Jika Anda menggunakan plugin jenis ini, maka pekerjaan server akan terkurangi. Server tidak perlu mengulangi menyediakan data tertentu karena browser akan menyimpan komponen tertentu yang dibutuhkan. Selain itu, server dapat menyimpan beberapa elemen pada layer cache dan memunculkannya dengan lebih cepat apabila alamat website dipanggil oleh mesin perambah. Jika anda pengguna CMS WordPress, beberapa plugin cache yang cukup baik dan gratis dapat digunakan, seperti W3 Total Cache dan WP Super Cache.

6. Hilangkan Kode Javascript, HTML dan CSS yang tidak terpakai 

Pemakaian kode javascrip, HTML dan CSS yang berlebihan akan mengurangi kecepatan website Anda. Kurangilah kode-kode tersebut yang dirasa tidak dibutuhkan atau digunakan pada website. Carilah kode-kode yang memiliki duplikat. Jika Anda menemukannya, maka Anda perlu merapikan atau menghapus kode tersebut.

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here