Apa Itu Bitcoin dan Bagaimana Cara Kerjanya?

0
1771
apa bitcoin, cara kerja bitcoin
Cara Kerja Bitcoin

Perkembangan ekonomi dan metode transaksi telah melampaui hal-hal ayng sebelumnya diprediksi. Metode pembayaran pada ekonomi modern fase awal yang mengedepankan tatap muka dan transaksi mulai tergeser dengan mekanisme pembayaran menggunakan uang virtual. Orang kini tidak perlu lagi menyimpan uang dalam bentuk cash. Mellalui rekening online orang bisa bertransaksi tanpa mempertukarkan uang kertas atau koin secara langsung.

Paypal menjadi salah satu pilihan pembayaran non-kartu kredit, dan kini muncul satu lagi metode pembayaran dan transaksi dengan mata uang virtual, yaitu Bitcoin. Apakah Bitcoin? Bagaimana Cara kerja bitcoin? Sejak diperkenalkan pada tahun 2009, mata uang virtual ini kian naik pamornya meski beberapa negara menyatakan menolak dan melarang peredaran uang ini. Bank Indonesia pun turut menyatakan tidak mengakui transaksi uang virtual ini di Indonesia.

[Baca Juga: Apa itu Forex? ]

Pengertian Bitcoin dan Sejarahnya
Bitcoin yang kini sedang naik daun ditemukan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Ia diciptakan sebagai uang elektronik yang dapat digunakan secara peer-to-peer ke semua pihak yang terhubung dengan koneksi internet.

Sebagai hang virtual dan electronic bit coin berbeda dengan uang yang pada umumnya beredar. Uang ini berupa file. File bitcoin disimpan dalam dompet penyimpanan bitcoin yang dikenal dengan sebutan Bitcoin Digital Wallet. FIle ini terenkripsi secara rapi sehingga memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

[Baca juga: Elemen Dasar SEO]

Bagaimana mendapatkan Bitcoin?
Salah satu yang membedakan biroin dengan uang pada umumnya adalah cara perolehan uang tersebut. Uang umumnya diterbitkan oleh otoritas keuangan sebuah negara. Bitcoin diperoleh dengan metode penambangan menggunakan komputer yang canggih dan berbeda dengan komputer yang umumnya dipakai. Pencarian bitcoin sering dianalogikan dengan penambangan emas. Komputer penambang bitcoin akan memproses menggunakan piranti lunak tertentu. Kekuatan komputasi komputer sangat menentukan kecepatan perolehan bitcoin.  Komputer akan mengkalkulasi dan mengkombinasi kode tertentu untuk mendapatkan setiap “keping” bitcoin. Saat ini diperkirakan lebih dari 21 juta bitcoin telah beredar.

Cara Kerja Bitcoin
Uang virtual ini bekerja dengan beberapa prinsip dasar, seperto keamanan dan anonimitas. Anonimitas uang virtual ini memungkinkan pemilik dapat bertransaksi tanpa diketahui identitasnya. Setiap bitcoin disimpan dalam jaringan, tetapi identitas pemilik dan pihak yang membelanjakannya tidak dapat diketahui oleh publik.

Uang virtual ini dienkrispsi sedemikian rupa sehingga dapat digolongkan memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Meski demikian, ancaman hacker tidak pula tertutup pada pemiliknya. Imputs.IO, salah satu tempat pnampungan bitcoin, dibobol sehingga kehilangan uang senilai 1,2 juta dollar As.

Bitcoin memiliki rantai blok yang terikat dengan yang lainnya. Saat seseorang bertransaksi, ia perlu memberikan kunci untuk publik agar dapat dipindahtangankan kepada pemilik yang lain. Tanpa kunci tersebut, Bitcoin tidak bisa dipindahtangankan atau digunakan untuk bertransaksi.

Bitcoin kini dapat digunakan untuk berbelanja di beberapa tempat. Memng tempat pembelanjaan uang virtual ini masih sangat terbatas. Meski demikian, beberapa negara seperti China dan Singapura secara terbuka melarang peredaran uang tersebut di kedua negara.

[Baca Juga: Apa itu Black Box Pesawat dan Bagaimana Cara Kerjanya?]

Stabilitas uang ini masih turut dipertanyakan mengingat sedikitnya dukungan otoritas keuangan konvensional atas uang virtual ini. Di balik nilai keamanan yang dimilikinya, uang virtual ini masih diragukan kelangsungannya oleh banyak kalangan. Uang yang bernilai tukar sekitar 195 US $ setiap keping ini mungkin saja suatu ketika akan hilang dari peredaran, atau sebaliknya akan berkembang.  Spekulasi dan gonjang-ganjing masih meliputi bitcoin.

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here