Panduan Zikir dan Doa Setelah Shalat

1
16716
Zikir dan Doa Setelah Shalat
Zikir dan Doa Setelah Shalat

Setelah selesai shalat dianjurkan berzikir kepada Allah baik ketika shalat sendirian ataupun berjamaah. Dalam shalat berjamaah, zikir juga dilakukan dengan berjamaah dan imam yang memimpin zikir mengeraskan suaranya sehingga makmum bisa mendengar dan mengikuti zikirannya.

Dari Abu Hurairah Ra. bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang membaca tasbih setiap selesai shalat 33 kali, tahmid 33 kali, dan takbir 33 kali, maka itu 99 kali, dan membaca menyempurnakannya 100 kali dengan membaca lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyî wa yumîtu wa huwa ‘ala kulli sya’in qadîr (tiada sesembahan selain Allah yang Mahaesa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, baginya segala kerajaan dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu), maka diampuni dosa-dosanya, walaupun seperti buih di lautan.” (HR. Muslim).

DariTsauban Ra. menuturkan, “Rasulullah Saw. ketika berpaling [selesai] dari shalat, maka membaca istigfar tiga kali kemudian membaca Allahumma antas-salâm wa minkas-salâm, tabârakta yâ dzal-jalâli wal-ikrâm (Wahai Tuhan yang Mahaselamat dan dari-Mu segala keselamatan, Mahasejahtera, wahai yang Mahaluhur dan Mahamulia).” (HR. Muslim)

Berikut urutan zikir yang harus dibaca setelah shalat: Pertama kalimembaca istighfar sebanyak tiga kali: astaghfirullahal-adhim, li wa liwalidayya wa liashhabil-huquqi ‘alayya wa jami’il-mu’minin wal-mu’minat wal-muslimin wal-muslimat, al-ahya’I minhum wal-amwat (aku memohon ampunan kepada Allah yang Mahaagung, untuk diriku, kedua orang tuaku, semua orang yang mempunyai kewajiban atas diriku, semua orang yang beriman baik laki-laki maupun perempuan, baik yang masih hidup ataupun sudah meninggal dunia).

Diteruskan membaca tahlil sebanyak tiga kali: la ilaha illallahu wahdahu la syarikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ‘ala kulli sya’in qadir (Tak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Kekuasaan dan pujian adalah milik-Nya. Allah yang menghidupkan dan yang mematikan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu).

Diteruskan dengan membaca: allahumma antas-salam, wa minkas-salam, wa ilaika ya’udus-salam, fa hayyina rabbana bis-salam, wa adkhilnal-jannata daras-salam, tabarakta wa ta’alaita ya dzal-jalali wal-ikram (Ya Allah, Engkaulah yang memiliki keselamatan, semua keselamatan berasal dari-Mu an akan kembali kepada-Mu. Maka hidupkanlah kami dengan selamat dan masukkanlah kami kedalam suga keselamatan. Wahai Tuhan, Engkau Maha Pemberi Berkah, Maha Luhur, Maha Agung dan Maha Mulia).

Kemudian membaca surat al-Fatihah: bismillahirrahmanir-rahim. Alhamdulillahi rabbil-‘alamin. Arrahmanirrahim. Maliki yaumid-din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. ihdinash-shiratal-mustaqim. Shiratal-ladzina an’amta ‘alaihim, ghairil maghdhubi ‘alaihim waladh-dhalin (Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang MahaPengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat).

Dilanjutkan dengan membaca Ayat Kursi dan ayat lain: wa ilahukum ilahun wahid. La ilaha illa huwar-rahmanur-rahim. Allahu la ilaha illa huwal-hayyul-qayyum. La ta’khudzuhu sinatun wala naum. Lahu ma fis-samawati wa ma fil-ardhi man dzal-ladzi yasyfa’u indahu illa bi idznih. Ya’lamu ma baina aydihim wama khalfahum wala yuhithuna bi syai’in min ‘ilmihi illa bima sya’. Wa si’a kursiyyuhus-samawati wal-ardha wala ya’uduhu khifdhuhuma wa huwal-‘aliyyul-adhim. (Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar).

Wal-malaikatu wa ulul-ilmi qa’iman bil-qishthi la ilaha illa huwal-azizul hakim. Innad-dina ‘indallahil-islam. Qulillahumma malikal-mulki tu’til-mulka man tasya’, wa ta’zi’ul-mulka minman tasya’, wa tu’izzu man tasya’, wa tudzillu man tasya’, biyadikal-khair, innaka ‘ala kulli syai’in qadir. Tulijul-laila fin-nahari wa tulijun-nahara fil-laili wa tukhrijul-hayya minal mayyiti wa tukhrijul mayyita minal-hayyi, wa tarzuqu man tasya’u bi ghairi hisab (Para malaikat dan orang-orang telah menyatakan dengan jelas bahwa tiada sesembahan selain Dia yang Mahaagung dan Mahabijaksana. Sesungguhnya agama yang ada di sini Allah adalah Islam. Katakanlah [wahai Muhammad), ya Allah yang merajai semua kerajaan. Engkau memberikan kerajaan kepada yang Engkau kehendaki dan Engkau mencabut kerajaan dari yang Engkau kehendaki. Engkau memuliakan yang Engkau kehendaki dan menghinakan yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Engkau memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Engkau menghidupkan yang mati dari yang hidup dan mengeluarkan yang mati dair yang hidup. Engkau memberikan rezeki yang luas kepada yang Engkau kehendaki).

Diteruskan dengan membaca: subhanallah (Allah Mahasuci) sebanyak33 kali, Alhamdulillah (segala puji bagi Allah) sebanyak 33 kali, dan Allahu akbar (Allah Mahabesar) sebanyak 33 kali. Untuk membantu menghitungnya, maka bisa menggunakan jari-jari kanan. Ini yang lebih utama. Bisa juga dengan menggunakan tasbih. Sahabat Abu Hurairah Ra bila bertasbih menggunakan tali yang disimpul-simpul konon sampai seribu simpul. Sahabat Sa’ad bin Abi Waqash Ra. diriwayatkan kalau bertasbih dengan menggunakan kerikil-kerikil atau biji-biji kurma. Demikian pula sahabat Abu Dzar dan beberapa sahabat lainnya.

Kemudian membaca: Allahu akbaru kabira, wal-hamdulillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila. La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir. Wa la haula wa la quwwata illa billahil-‘aliyyil-adhim. (Allah Mahabesar dan kami aku agungkan dengan segala keagungan. Segala puji bagi Allah dan kami memuji-Nya dengan sebanyak-banyak pujian. Mahasuci Allah sepanjang pagi dan petang. Tiada sesembahan selain Allah Yang Maha Esa. Tak ada sekutu bagi-nya. Kekuasaan dan pujian adalah milik-Nya. Allah yang menghidupkan dan yang mematikan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tak ada daya dan kekuatan kecuali karena petolongan Allah Yang Maha Agung).

Kemudian diteruskan dengan membaca doa: Bismillahir-rahmanirrahim. Alhamdu lillahi rabbil-‘alamin. Hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi’u mazidah. Ya rabbana lakal-hamdu kama yanbaghi li jalali wajhika wa ‘adhimi sulthanik (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Penguasa alam semesta, dengan pujian yang sepadan dengan nikmatnya dan memungkinkan pertambahannya. Wahai Tuhan kami, pujian hanyalah untuk-Mu sebagaimana yang layak atas kemuliaan Dzat-Mu dan keagungan-Mu).

Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala ‘ali sayyidina Muhammad, shalatan tunjina biha min jami’il-ahwali wal-afat, wa taqdhi lana biha min jami’il-hajat, wa tuthahiruna biha min jami’is-sayyi’at, wa tarfa’una biha ‘indaka a’lad-darajat, wa tuballighuna biha aqshal-ghayat min jami’il-khairati fil-hayati wa ba’dal-mamat (Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan bacaan shalawat tersebutsemoga engkau bebaskan kami dari segala kesusahan dan kesulitan, Engkau penuhi semua kebutuhan kami, Engkau bersihkan kami dari segala kejelekan, Engkau angkat derajat kami dengan derajat yang tinggi di sisi-Mu, Engkau sampaikan kepada kami keinginan – keinginan yang paling penting, dari semua kebaikan ketika masih hidup dan ketika telah meninggal).

Allahumma taqabbal shalatana wa ruku’ana wa sujudana wa qu’udana wa tadharru’ana wa takhasysyu’ana wa ta’abbudana wa tammim taqshirana ya rabbal-alamin (Ya Allah, terimalah shalat kami, rukuk kami, sujud kami, duduk kami, kepasrahan kami, kekhusyukan kami, penghambaan kami, dan sempurnakanlah keterbatasan kami, wahai Tuhan seluruh alam).

Rabbana dhalamna anfusana wa inlam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal-khasirin (Wahai Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. seandainya Engkau tidak mengampuni kami dan mengasihi kami, pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi).

Rabbana afrigh ‘alaina shabran wa tsabbit aqdamana wanshurna ‘alal-qawmil-kafirin (Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kami kesabaran dan tetapkanlah pendirian kami serta tolonglah kami dari orang-orang yang melakukan kekufuran).

Rabbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana wa hab lana min ladunka rahmah, innaka antal-wahhab (Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau sesatkan hati kami sesudah Engkau memberikan kami petunjuk dan kasih sayang. Sungguh Engkau Mahapemberi).

Rabbanagh-fir lana dzunubana wa kaffir ‘anna sayyi’atina wa tawaffana ma’al-abrar (Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan kesalahan-kesalahan kami, serta matikanlah kami bersama dengan orang-orang yang baik).

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina adzaban-nar (Wahai Tuhan kami berikanlah kami kebaikan di dunia dan akhirat. Jauhkanlah kami dari siksa neraka).

Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam. Wal-hamdulillahi rabbil-‘alamin (Kesejahteraan semoga Allah berikan kepada junjungan kami, Muhammad, keluarga dan seluruh sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam).

Dan ditutup dengan membaca surat al-Fatihah.

 

Sumber:

Muhammad Asnawi al-Qudsi, Fashalatan, Kudus: Menara Kudus, Tanpa Tahun.

Chatibul Umam, dkk, Fiqih untuk Madrasah Tsanawiyah, Kudus: Menara Kudus, 2004.

 

Berbagi dan Diskusi

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here