Menjaga Kadar Gula Darah Agar Stabil

20
3143
menjaga kadar gula darah, mencegah diabetes
Menjaga kadar gula darah

Perkembangan masyarakat modern dengan segala kemudahannya memberikan resiko membawa resiko yang lain. Teknologi pengemasan masakan dan kimiawi menjadi salah satu industri yang paling banyak menyumbang resiko penyakit dan gangguan kesehatan. Makanan cepat saji menjadi contoh makanan yang laik untuk dikonsumsi secara terbatas. Penggunaan penyedap kimiawi, pewarna dan perasa buatan adalah contoh lain dari penggunaan zat kimiawi yang dapat menjadi penyebab penyakit.

Penyakit gula darah menjadi salah satu jenis penyakit yang kian populer saat ini. Dunia kedokteran mengenal penyakit ini sebagai diabetes melitus [1. Mengenal Diabtes Melitus. Wikipedia Bahasa Indonesia. Diakses pada 14 Juli 2014.]. Istilah kencing manis lebih populer digunakan di Indonesia.  Penyakit ini ditengarai tidaj saja disebabkan semata oleh gangguan metabolisme tubuh, melainkan juga disebabkan oleh pola konsumsi dan gaya hidup.

Istilah gula darah menunjukkan kadar atau tingginya glukosa dalam darah pada tubuh manusia. Tubuh memiliki mekanisme khusus untuk mengolah dan mengatur kadar gula. Tubuh juga memiliki ambang kekuatan untuk menampung jumlah glukosa maksimal dalam sel darah. Kadar umum gula darah dalam tubuh manusia adalah 70-110 ml/dl setelah orang berpuasa atau tidak makan selama 8 jam. Ukuran normal pada waktu 2 jam setelah makan adalah 100/140 ml/dl [2. Ukuran normal kadar gula darah. Diakses pada 13 Juli 2014].  Diabetes melitus atau kencing manis adalah penyakit yang timbul akibat kegagalan mekanisme tubuh mengontrol jumlah kadar gula dalma darah. Penyakit ini juga menunjukkan tingginya kadar gula dalam sel darah.

Tingginya kadar gula darah tidak semata disebabkan oleh kegagalan metabolisme. Konsumsi makanan atau minuman sarat gula dalam kurun waktu panjang dapat menimbulkan penumpukan gula darah pada tubuh manusia. Hal kedua menunjukkan pentingnya peran dan pengaturan pola hidup dan makan guna menjaga kadar gula darah. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar gula darah pada tubuh manusia:

1. Mengurangi konsumsi nasi putih

Nasi masih menjadi makanan dominan masyarakat Indonesia. Permintaan beras yang meningkat setiap tahun akibat pertumbuhan jumlah penduduk menunjukkan ketergantungan pada bahan makanan ini. Nasi putih merupakan salah satu makanan yang mengandung glukosa paling banyak. Hal ini yang menyebabkan pengidap diabetes dianjurkan mengurangi konsumsi nasi putih. Sering pula pengidap penyakit ini mengikuti terapi puasa makanan yang mengandung glukosa tinggi, termasuk nasi putih. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kadar glukosa dalam tubuh.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi konsumsi nasi putih adalah dengan kombinasi makanan pokok. Indonesia kaya akan sumber makanan pokok, seperti jagung, sagu dan umbi-umbian. Makanan-makanan tersebut relatif memiliki kadar glukosa yang rendah dibandingkan dengan nasi putih. Tidak ada salahnya jika orang kemudian mencoba mengkonsumsi nasi putih secara bergantian dengan bahan makanan pokok lainnya.

2. Olahraga

Olahraga menjadi salah satu pilihan penting mengingat hal ini dapat membantu proses pembakaran dalam tubuh. Glukosa menjadi salah satu zat yang akan turut dibakar menjadi enersi melalui olaharaga. Pembakaran selama aktivitas olaharaga lebih besar dibandingkan dengan aktivitas lainnya, seperti menulis dan membaca. Gerak dinamis pada olahraga membantu tubuh mempercepat proses pengolahan glukosa.

3. Mengurangi konsumsi gula putih

Konsumsi gula yang berlebihan dapat menggangu fungsi pangkreas yang memproduksi insulin. Hal ini menyebabkan ginjal harus bekerja keras untuk menyaring racun dan kelebihan gula yang dikeluarkan melalui urine. Konsumsi gula putih menjadi salah satu penyebab kurang maksimalnya peran ginjal dalam penyaringan racun dalam tubuh. Jika Anda ingin menggunakan gula buatan lainnya, pastikan anda membaca bahan dan meminta saran dokter. Penggunaan pemanis sistetis dalam waktu panjang juga bukan sesuatu yang baik bagi tubuh.

4. Konsumsi Sayuran dan Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi

Sayuran adalah bahan makanan yang kaya akan serat. Serat turut membantu tubuh untuk mengontrol kadar gula dalam darah manusia. Konsumsi sayuran perlu turut diselingi dengan konsumsi sumber karbohidrat selain nasi. Memerbanyak varaiasi makanan yang masuk ke dalam tubuh akan membantu organ tubuh dalam untuk mengatur kadar gula darah pula.

Rujukan dari Pranala Luar:

 

Berbagi dan Diskusi

20 COMMENTS

  1. […] Saran agar berbuka dengan yang manis-manis memang telah berulangkali diserukan. Bisa dipahami, karena hal yang manis-manis itu akan bisa segera menjadikan tubuh bugar kembali setelah seharian tak kemasukan cairan pun makanan.       Hanya saja konsumsi manis ini tetap tak bisa dilakukan sepanjang waktu (malam), karena air manis bukan tidak mungkin justru akan memicu munculnya rasa lapar berlebihan akibat kadar gula yang naiknya cepat dan turunnya juga cenderung lebih cepat. [Baca juga: Menjaga Kadar Gula Darah Agar Stabil] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here