Fase Perkembangan Janin dan Perubahan Pada Tubuh Ibu Hamil

8
3754
Perkembangan Janin
Perkembangan Janin

Ibu hamil seringkali ingin mengetahui secara rinci perkembangan janin dalam rahim. Pengetahuan tentang perkembangan embrio manusia ini dapat membantu ibu mengambil kepuusan penting terkait dengan persiapan persalinan, konsumsi nutrisi dan pencegahan gangguan kehamilan. Ada baiknya ibu memang memhami secara terperinci dan proses dari waktu ke waktu janin yang dikandungnya. Hal serupa, juga perlu diketahui oleh laki-laki: suami. Pengetahuan suami tentang perkembangan bayi dapat membantunya untuk mengambil keputusan penting terkait ibu hamil dan kandungannya.

Perkembangan Janin Bayi
Perkembangan Janin Bayi

Ibu secara langsung dapat merasakan perkembangan janin dari waktu ke waktu. Pada usia kehamilan tertentu ibu akan merasakan bayi yang mulai bergerak, menendang dan bereaksi atas aktivitas ibu dan rangsangaan yang diterima oleh bayi. Pengetahuan satu ini setara dengan pengetahuan terkait dengan proses kehamilan lainnya, seperti nutrisi, [intlink id=”4497″ type=”post”]olahraga ibu hamil [/intlink]dan penangan keadaan darurat.

Pentingnya pengetahuan tentang fase perkembangan bayi dalam rahim akan sangat membantu pengambilan keputusan dan persiapan kelahiran. Sebagai contoh, pemahaman yang baik pada ibu akan fase di mana bayi sudah mulai menerima rangsangan dari luar dapat membantu ibu dan ayah untuk secara berkala dan sistematis memberikan rangsangan kepada bayi. Pemberian rangsangan kepada bayi merupakan bagian dari upaya [intlink id=”4502″ type=”post”]meningkatkan IQ bayi[/intlink].

Terdapat beberapa cara pembabakan waktu guna mengenali perkembangan janin dalam rahim, seperti dengan menggunakan ukuran minggu, bulan dan setiap sepertiga dari keseluruhan 9 bulan masa kehamilan [1. Human Embryo Development in Chart. visembryo -> ]. Mengacu pada perhitungan triwulan, secara umum terdapat gejala perkembangan besar pada masing-masing fase tiga bulanan tersebut. Fase tiga bulan ini lebih mudah digunakan untuk memehami gejala umum kehamilan dan pelbagai perubahan pada ibu.

Gejala Kehamilan 3 Bulan Pertama (0-3 Bulan)

Fase ini merupakan fase mendasar. Pertemuan sperma dan sel telur pada rahim, pada fase ini, akan menghasilkan proses perubahan perlahan dari zigot (zygote) menjadi embrio (embryo). Pelbagai gejala akan dirasakan oleh ibu selama bulan pertama hingga ketiga ini. Rasa sakit di pagi hari merupakan salah satu gejala yang kerap dirasakan oleh ibu pada fase kehamilan ini. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah hormon estrogen dan progesterone. Hormon kedua dibutuhkan untuk merelaksasi otot rahim untuk mencegah kelahiran dini.

Perempuan hamil akan merasakan gejala ingin kencing yang melebihi sebelum kehamilan pada fase ini. Hal ini umum terjadi selama 6 minggu pertama kehamilan. Hal tersebut merupakan respon dari perubahan hormonal dan tubuh ibu. Kadar air dalam tubuh ibu hamil akan meningkat sebanyak 50%. Perkembangan bayi dan tubuh ibu hamil mendorong penyimpanan cairan lebih banyak yang diproses melalui ginjal [2. Mengenal Perubahan yang dialami ibu selama kehamilan. visembryo -> ].

Kecanduan atau kebutuhan makanan yang lebih dari kebiasaan umum sehari-hari menjadi salah satu tanda lainnya. Ibu hamil pada fase ini cenderng mudah merasakan lapar. Perubahan hormon dapat memengaruhi indera perasa dan penciuman yang menjadi salah satu pendorong meningkatnya keinginan untuk mengkonsumsi makanan pada ibu hamil. Rasa mudah lelah dan letih akan mudah dirasakan oleh Ibu hamil pada fase ini.

Gejala Kehamilan pada 3 Bulan Kedua

Ibu hamil, pada fase kedua, cenderung akan mulai stabil. Rasa mudah lelah dan letih akan mulai menghilang. Nafsu makan pun akan kembali normal pada fase ini. Pada fase ini rahim mulai akan mengembang seiring dengan perkembangan janin. Kaki dan tumit pun akan membesar sebagai respon alamiah sebagai alat penopang tubuh ibu  yang juga mengembang dan membawa beban baru. Hal serupa terkadang terjadi pada wajah dan tangan.

Pada situasi tertentu, urat akan menonjol. Hal ini merupakan implikasi dari perubahan bentuk tubuh dan semakin tingginya arus peredaran darah pada tubuh. Kulit perempuan hamil akan lebih berminyak dan wajah akan lebih terang akibat semakin banyak arus peredaran darah ke bagian wajah. Payudara akan mengembang lebih besar untuk menyiapkan susu untuk bayi. Keram juga berkemungkinan terjadi pada fase ini mengingat perkembangan rahim yang menarik dan memengaruhi pembuluh darah.

Kehamilan pada 3 Bulan Ketiga

Fase ini pada umumnya sudah dapat digolongkan sebagai fase persalinan. Ibu sudah perlu bersiap untuk segala resiko persalinan, baik normal maupun melalui operasi. Persalinan dapat saja terjadi pada pada fase ini. Bayi yang lahir sebelum 32 minggu bersiko kematian cukup tinggi akibat belum sempurnanya beberapa bagian dari jaringan tubuh. Proses kehamilan yang ideal dilalui selama 40 minggu. Meski demikian, waktu kelahiran tidak dapat ditentukan secara pasti. Pelbagai faktor memengaruhi waktu persalinan pada setiap orang.

Baca juga ulasan perkembangan janin berdasarkan bulan:

Perkembangan Janin pada bulan 1

Perkembangan Janin Usia 2 – 3 bulan

 

Berbagi dan Diskusi

8 COMMENTS

  1. […] Seiring perkembangan waktu, frase ASL PLS sepertinya telah jarang dijumpai. Ada banyak alasan frase ini dihindari oleh banyak pihak, selain menyangkut hal yang bersifat ‘privasi,’ bisa jadi lantaran sekarang kita telah dimanjakan dengan fitur sosial media yang juga telah menyediakan kolom tersendiri berisi photo profile, daftar alamat, sekolah, dan juga tempat tanggal lahir. Persoalan data-data yang ditampilkan itu benar atau bohong, valid ataupun tidak, toh dengan bertanya langsung menggunakan frase ASL PLS-pun tak menjamin kita bisa memperoleh kevalidannya, bukan? [uth] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here