Jenis Olahraga dan Manfaatnya Bagi Ibu Hamil

11
2051
Puasa dan Ibu Menyusui bagi Ibu Hamil

Kehamilan merupakan peristiwa yang sangat diitunggu oleh pasangan suami istri. Kehamilan memberikan harapan keberlangsungan keluarga. Salah satu aspek penting pada masa kursial ini adalah proses menjaga kesehatan dan keselematan ibu dan janin yang tengah di kandung. Pelbagai faktor menjadi penentu kesehatan dan keselamatan ibu, seperti kesehatan, kebugaran, nutrisi dan kesehatan mental. Kesemua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. [ Baca Juga: [intlink id=”1970″ type=”post”]Asupan dan Makanan Penting Bagi Ibu Hamil[/intlink] ]

Olahraga menjadi salah satu aspek penting guna menjaga kesehatan bayi dan ibu hamil. Olahraga tidak semata memberikan manfaat bagi ibu, tetapi juga bagi bayi yang dikandung. Kelancaran sirkulasi darah sebagai manfaat olahraga memastikan bayi memperoleh asupan nutrisi dan oksigen secara maksimal yang membantu proses perkembangannya. Dengan kondisi fisik yang berbeda, ibu hamil harus mengerti jenis olahraga yang dapat dilakukan selama kehamilan.

Olahraga ibu hamil tentu berbeda dengan olahraga orang yang dalam kondisi normal atau di luar masa kehamilan. Kondisi fisik ibu yang berbeda-beda juga menjadi salah satu faktor penentu penting saat memilih jenis olahraga yang dapat dilakukan selama masa ini. Ibu hamil jangan memaksakan jenis olahraga yang dapat mengganggu dan mengancam kondisi fisik. Kelelahan akibat olahraga yang berlebihan juga harus dihindari selama masa kehamilan ini.

Beberapa jenis olahraga dapat dilakukan selama kehamilan. Pertimbangan fisik dan kemampuan ibu perlu diutamakan. Berikut ini adalah daftar jenis olahraga yang baik untuk Ibu hamil:

Jalan Kaki

Olahraga jalan kaki memang terkesan ringan. Namun, porsi dan durasi perlu dipertimbangkan dengan seksama oleh ibu hamil. Jalan kaki baik untuk memperlancar aliran dan peredaran darah. Ibu hamil yang kerap melakukan jalan kaki akan berada dalam kondisi yang lebih fit dibandingkan dengan yang tidak berolahraga. Olahraga ini pun tidak memakan biaya. Setiap orang bisa melakukannya di lingkungan masing-masing. Anjurannya, jalan kaki dapat dilakukan selama 30 menit setiap hari selama masa ibu mengandung.

Meski terkesan olahraga ringan, jalan kaki harus dipersiapkan dengan baik. Olahraga ini juga menguras cairan dari dalam tubuh. Dehidrasi perlu diantisipasi saat melakukan olahraga ini. Pastikan ibu membawa minuman air putih yang mencukupi saat berolahraga dan mengkonsumsi air setelahnya. Ibu hamil juga perlu menghindari lintasan jalan kaki yag terlalu menanjak. Hal ini berbahaya terutama bagi ibu yang memiliki rahim tidak cukup kuat. Kondisi kaki yang menopang beban berlebih saat menanjak akan mengganggu metabolisme dan membahayakan ibu jika dilakukan terus menerus.

Ibu perlu menghentikan jalan kaki apabila merasakan sesak dan kontraksi. Konsultasikan dengan dokter apabila menemukan gejala keanehan pada kandungan saat berjalan kaki.

Senam Hamil

Senam hamil berbeda dengan senam-senam lainnya. Senam ini mengakomodir kebutuhan fisik ibu dan bayi yang dikandung. Panduan senam selama proses kehamilan banyak beredar dalam bentuk rekaman video. Namun, ada baiknya olahraga ini dilakukan bersama dengan pendamping atau instruktur yang mengetahui fisiologis ibu hamil.

Senam ibu hamil dapat ditemukan dengan mudah di kota besar. Beberapa tempat kebugaran menyediakan layanan khusus ini. Manfaat lainnya jika mengikuti program ini adalah pertemuan dengan ibu hamil lainnya yang memungkinkan pertukaran informasi dan pengalaman. Selain manfaat kebugaran, manfaat pengetahuan dapat diperoleh melalui keikutsertaan dalam program senam ibu hamil ini.

Renang untuk Ibu Hamil

Renang dinilai sebagai salah satu olahraga yang cukup baik dilakukan oleh ibu hamil. Olahraga ini berguna untuk melatih otot, melatih kinerja jantung yang sehat, serat berpotensi menurunkan berat badan ibu agar porporsional sesuai dengan tinggi dan kondisi kehamilan. Karena tergolong sebagai salah satu olahraga berat, ibu hamil hanya dianjurkan untuk berenang selama 30 menit dalam satu hari. Olahraga yang berlebihan dapat menyebabkan keletihan yang berpengaruh buruk pada jabang bayi. Pastikan ibu hamil mengkonsumsi air secara cukup selama menjalani olahraga ini. Dianjurkan bagi ibu yang berenang untuk mengkonsumsi 1 gelas air setiap 15 menit.

Gaya berenang menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Gaya dada menjadi salah satu gaya yang paling dianjurkan menngingat gaya ini tidak banyak membutuhkan putaran. Berjalan di kolam renang juga dapat dilakukan dengan perlahan untuk melatih otot panggul. Konsultasi dengan dokter dianjurkan bagi ibu hamil yang menjalani olahraga renang secara berkala.

Peregangan Otot

Peregangan dianjurkan bagi ibu hamil. Olahraga ini bermanfaat untuk memacu elastisitas otot yang akan bermanfaat selama proses persalinan. Elastisitas otot yang baik akan membantu mengurangi rasa sakit selama persalinan. Peregangan juga berfungsi sebagai salah satu metode relaksasi yang dapat membantu ibu merasa lebih rileks.

Berbagi dan Diskusi

11 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here