Ragam Keluhan Kehamilan dan Cara Mengatasinya

5
1647
Keluhan Masa Kehamilan
Keluhan Masa Kehamilan

Kehamilan menjadi salah satu anugerah bagi pasangan suami dan istri. Kehamilan menjadi salah satu hal yang paling ditunggu dalam rumah tangga. Namun, proses alamiah ini seringkali juga menimbulkan kekhwatiran dan ketakutan pada ibu. Pelbagai sebab kemunculan kekhawatiran. Kekhawatiran terbesar sering terjadi pada ibu yang baru pertama kali melahirkan, atau ibu baru. Pelbagai perubahan fisik yang terkadang tidak menyenangkan sebagai efek kehamilan menjadi salah satu penyebab munculnya kekhawatiran.

Pelbagai keluhan muncul saat kehamilan sesuai dengan fase perkembangan janin. Keluhan yang muncul saat kehamilan akan beragam mengacu pada pembabakan masing-masing trimeseter. Hal tersebut sangat terkait dengan perubahan hormon dan tubuh pada perempuan yang sedang mengandung. Sakit di pagi hari dan seringnya muncul rasa ingin kencing adalah contoh gejala yang terjadi pada bulan-bulan pertama.

Berikut ini adalah beberapa daftar keluhan ibu hamil yang sering terjadi. Keluhan tersebut beberapa di antaranya adalah normal. Konsultasi dengan dokter ahli kandungan dibutuhkan untuk memeriksakan kondisi bayi dan ibu apabila keluhan meningkat.

Mual dan Muntah pada pagi hari

Morning sickness adalah gejalan yang umum terjadi pada ibu hamil. Hal ini terjadi pada usia kehamilan 1 bulan. Keluhan tersebut sangat terkait dengan perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh ibu. Gejala ini akan hilang pada trisemester kedua. Meski harus berhadapan dengan mual dan muntah, seperti saat mencium aroma tertentu, tapi ibu tetap perlu memerhatikan gizi yang masuk. Fase awal merupakan fase yang krusial di mana pembentukan tulang punggung, otak dan jantung terjadi. Kekurangan gizi dapat mengakibatkan tidak sempurnanya pembentukan janin. Kekurangan gizi dapat mengganggu pembentukan organ dan jaringan tubuh bayi. Kelahiran bayi dengan bobot yang minimal adalah salah satu efek dari kekurangan asupan gizi.

Keputihan pada Ibu Hamil

Keputihan adalah keluhan lain yang terjadi pada ibu hamil. Keputihan disebabkan oleh perkembangan hormon yang turut memacu jumlah cairan dalam vagina. Cairan vagina yang sering disebut dengan istilah lokore berwarna putih dan tidak berbau. Bertambahnya cairan bukan merupakan masalah atau normal. Selama cairan tersebut tidak berbau, berwarna pekat dan meimbulkan iritasi ibu tidak perlu terlalu khawatir. Jika ibu merasakan keanehan dan merasa perlu memastikan, konsultasi ke dokter dapat dilakukan.

Rasa Kencing pada Ibu Hamil 

Pada fase awal kehamilan ibu akan cenderung sering merasakan ingin kencing. Hal ini akan berkurang pada fase kehamilan tertentu. Penyebab utama perubahan ini adalah pembesaran rahim yang menekan kandung kemih. Produksi cairan yang meningkat berimplikasi pada bertambahnya volume darah. Hal ini menyebabkan ginjal lebih banyak menghasilkan air. Pada trisemester kedua keluhan ini akan berkurang. Keluhan ini sering terjadi kembali pada trisemester ketiga saat janin sudah lebih besar.

Meski sering merasakan ingin kencing, ada baiknya ibu tidak menahan. Menahan buang air kecil dapat menimbulkan infeksi saluran kencing. Hal ini tentu saja tidak diharapkan terjadi terutama pada fase kehamilan. Pembuangan air yang semakin sering perlu diimbangi dengan masuknya air putih yang mencukupi pula. Kekurangan cairan perlu diwaspadai oleh ibu.

Salah satu implikasi lain dari seringnya buang air kecil dan penambahan volume air adalah meningkatnya kelembaban lubang vagina. Ibu perlu ekstra hati-hati menjaga kelembaban dan kebersihan vagina agar tidak menimbulkan infeksi bakteri dan jamur.

Sakit Kepala dan Pusing pada Ibu Hamil

Sakit kepala terjadi akibat faktor fisik dan psikologis. Faktor fisik bisa saja berupa kelelahan, lapar, mual dan tekanan darah yang rendah. Ibu bisa saja memeriksakan diri ke dokter apabila dibutuhkan. Konsumsi obat anti pusing perlu secara ketat dikonsultasikan dengan dokter. Hal ini perlu dipertimbangkan untuk mencegah masuknya zat kimia yang dapat mengganggu kehamilan dan perkembangan bayi.

Pusing pada saat kehamilan dapat disebabkan oleh depresi atau ketakutan yang berlebih. Kondisi tersebut turut memengaruhi kekuatan fisik ibu. Ibu perlu memertibangkan pentingnya relaksasi guna mengurangi ketegangan dan kekhawatiran selama kehamilan. Bersikap tenang dan santai menjadi hal yang dapat diupayakan. Suami perlu turut berperan dengan cara membantu memerkuat kondisi psikologis ibu.

Berbagi dan Diskusi

5 COMMENTS

  1. […] Ibu Hamil sagat tidak dianjurkan untuk menggunakan sepatu high heels. Penambahan hormon relaxin yang dapat menimbulkan efek nyeri pada penggung dapat diperparah dengan penggunaan high heels. Kecenderungan tubuh untuk melengekung akibat sepatu berhak tinggi menjadi faktor pemicunya. Jika ibu terpaksa menggunakan jenis sepatu ini, ada baiknya mempertimbangkan agar ketinggian hak sepatu tidak melebihi 5 cm. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here