Memahami Perkembangan Janin pada Usia 2-3 Bulan

5
9862
Perkembangan Janin bayi pada Usia 2 bulan
Perkembangan Janin bayi pada Usia 2 bulan

Embrio manusia pada bulan kedua masa kehamilan mulai membentuk organ-organ penting, seperti tangan, kaki dan otak. Hati, limpa dan ginjal telah turut terbentuk pada fase minggu ketujuh ini. Ukuran janin pada periode ini sudah mencapai ukuran 3,6 – 5,7 cm. Ibu tentunya sudah mengetahui kondisi kehamilan akibat perubahan signifikan pada tubuh dan berhentinya siklus haid.

Perkembangan Janin pada minggu ke 5
Perkembangan Janin pada minggu ke 5. Sumber Bartleby.com

Perkembangan janin pada minggu ke delapan sudah lebih jelas. Ukuran minimal bayi pada periode ini berkisar antara 1,6 cm. Wajah mulai dan sistem syaraf sudah mulai terbentuk pada fase ini. Syaraf otak sudah mulai terhubung satu dengan lainnya pada fase ini.

Minggu ke 9 dan ke sepuluh merupakan fase saat bayi mulai membentuk struktur yang sempurna. Mata, telinga dan hidung mulai terbentuk. Jemari mulai terbentuk seperti manusia. Perkembangan janin setelah fase ini akan lebih cepat dibandingkan dengan fase sebelumnya.  Minggu ke sepuluh embrio sudah dapat disebut sebagai janin mengingat bentuknya yang sudah menyerupai manusia. Bobot janin akan mencapai 4 gram dengan panjang umumnya mencapai 3,6 cm.

Panjang janin pada usia minggu ke 11 dan 12 sudah mencapai 4 cm. Beberapa perubahan signifikan mulai terjadi, seperti mulai terbentuknya kuku pada kaki dan tangan. Calon bayi akan mulai bergerak pada minggu ini. Gerakan menendang adalah yang paling dirasakan oleh ibu saat mengandung.

Calon bayi pada minggu ke 12 sudah mulai meraskan rangsangan dari luar. Gerakan ibu yang memegang perut sudah mulai bisa direspon oleh bayi. Gerakan seperti mengepal juga mulai dilakukan oleh bayi. Meski demikian, tidak semua gerakan bayi dapat dirasakan oleh ibu pada fase ini.

Catatan untuk Ibu Hamil 2 – 3 Bulan

Perkembangan bayi dalam rahim pada fase dua bulan memang cepat dibandingkan dengan fase sebelumnya. Pembentukan syaraf dan pelbagai anatomi tubuh lainnya membutuhkan asupan gizi yang memadai. Ibu perlu memastikan bahwa asupan makanan yang dikonsumsi  mencukupi beberapa kebutuhan tumbung kembang janin, seperti vitamin dan zat besi yang sangat menentukan pembentukan tubuh bayi. Konsultasi kepada ahli gizi diperlukan apabila ibu ingin memberikan pasokan makanan maksimal kepada bayi.

Makanan yang mengandung bumbu pekat dianjurkan untuk dikurangi pada fase ini. Ibu perlu juga memperbanyak jumlah protein yang masuk ke dalam tubuh. Zat seperti omega akan turut membantu penyempurnaan otak pada bayi.

Ibu hamil perlu juga mewaspadai penggunaan obat. Gejala pusing perlu diatasi dengan kontrol ketat dari dokter. Penggunaan beberapa jenis obat dipercaya dapat menggangu dan memengaruhi perkembangan janin. Mintalah resep dokter sebelum menutuskan untuk mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

Berbagi dan Diskusi

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here