Bulu ketiak mampu menambah daya tarik seksual

15
3768
Bulu Ketiak Mampu Menambah Daya Tarik Pasangan
Bulu Ketiak Mampu Menambah Daya Tarik

Rambut dan kuku adalah bagian dari tubuh yang mengalami pertumbuhan dan akan dengan mudah terlihat mata tatkala sudah panjang. Oleh karena itu rambut ataupun kuku memerlukan perawatan untuk dipotong ataupun dirapikan. Rambut menjadi bagian penting untuk dirapikan lantaran merupakan bagian dari penampilan seseorang agar tak terlihat kusut dan acak-acakan. Penampilan kepala plontos sekalipun juga bisa dihasilkan hanya dengan cara merawat rambut.

Secara umum rambut atau sering juga disebut “bulu” merupakan organ serupa benang yang tumbuh di kulit luar (epidermis) manusia dan beberapa jenis binatang. Pada manusia, rambut bisa tumbuh di banyak tempat, namun secara lazim bisa dilihat pertumbuhannya yaitu di kepala, di ketiak, dan juga di sekitar kelamin.

Khusus mengenai rambut pada ketiak, ada hal yang tak selalu sama antara pria dan wanita dalam merawatnya. Jika pria tak begitu risau dengan keberadaan rambut ketiak, kebanyakan kau hawa merasa kurang nyaman apabila memiliki bulu ketiak, apalagi pada wanita yang acap mengenakan pakaian tanpa lengan. Demi menghindari adanya bulu ketiak, banyak wanita tak akan membiarkannya tumbuh.

Ada bermacam alasan diungkapan sehubungan orang mencukur bulu ketiak, selain karena penampilan, aroma tidak sedap yang ditimbulkan dari ketiak menjadi alasan utamanya.

Mirip dengan rambut di tempat lain, ada tiga tahap perkembangan yang terjadi pada rambut ketiak, pertama tahap pertumbuhan, kedua tahap istirahat dan ketiga adalah tahap meranggas kemudian tak tumbuh lagi. Di samping itu, ada pula kesamaan antara rambut pada ketiak dengan rambut yang ada di sekitar kemaluan, selain sama-sama mampu mengeluarkan aroma tak sedap, rambut yang tumbuh di kedua tempat itu juga menjadi daya tarik seksual bagi sebagian pasangan.

Rambut yang ada di ketiak dan kelamin menimbulkan bau tak sedap lantaran bulu yang ada di sana mampu memacu kelenjar apokrin untuk bekerja lebih aktif sehingga akan mudah mengeluarkan keringat. Keringat tersebut akan menumpuk di bulu yang lebih sering tertutup, dalam kondisi tertutup itu maka kuman bisa lebih leluasa berkembang biak. Sementara bulu ketiak bisa menambah daya tarik seksual lantaran folikel rambut nyaris selalu berdekatan dengan kelenjar penghasil feromon, yaitu bundel molekul yang diproduksi tubuh sebagai sinyal kimia agar pasangan seks bisa tertarik.

Mengacu pada buku “Why do we have body hair?” karya Dr Bruce Perry yang terbit bulan September 2000, terungkap sebuah fenomena bahwa bulu ketiak justru menjadi daya tarik untuk lawan jenis, hanya saja perawatan harus tetap dilakukan lantaran kebersihan dan kehigienisan daerah sekitar ketiak dan kelamin menjadi syarat wajib yang harus dijaga.

Namun tak arif juga sekiranya tiada niat memotong bulu ketiak hanya demi memperoleh daya tarik seksual, karena jika bulu ketiak dibiarkan memanjang bukan tidak mungkin akan mengganggu. Pertumbuhan maksimal bulu ketiak bisa mencapai panjang 3 inci atau 7,62 cm. Lain dari itu tak butuh biaya mahal untuk memperhatikan rambut ketiak dan kemaluan agar tetap terjaga higienitas atau kebersihannya, antara lain mandi secara teratur, menghindari cuaca panas dan lembab, tidak terlalu sering mengenakan celana jins, dan menggunakan deodoran yang sesuai. [uth]

Pranala Referensi;

Berbagi dan Diskusi

15 COMMENTS

  1. […] Masa awal pertumbuhan bulu ketiak itu tak lain adalah ketika manusia beranjak dari anak-anak dan melalui masa pubertas, kemudian berakhir tatkala masa remaja berakhir. Karena tempat tumbuh dan berkembangnya adalah pada area yang berbentuk lipatan, maka kecenderungan yang terjadi adalah memiliki kelembaban yang lebih jika dibanding area lainnya. Dan sekret dari kelenjar apokrin ketiak yang kemudian juga menyebabkan timbulnya bakteri pada lokasi melipat ini, tak pelak mampu menimbulkan aroma khas –yang adakalanya dibilang tak sedap– pada area ketiak. [Baca juga: Bulu ketiak mampu menambah daya tarik seksual] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here