5 W + 1 H dalam Penyusunan Rencana Bisnis

0
2908
Beberapa Contoh Bisnis Rumahan
Beberapa Contoh Bisnis Rumahan

Rencana bisnis (business plan) menjadi salah satu elemen penting dalam proses pengelolaan ekonomi. Bisnis yang baik bukan beroperasi dengan apa adanya, tidak terukur dan tidak terencana. Persaingan usaha mengharuskan pebisnis untuk dapat merencakan dengan secara seksama dan rapi kemungkinan-kemungkinan pengelolaan dan pengembangan bisnis. Tanpa perencanaan yang baik, sebuah bisnis terancam untuk berjalan tidak sesuai harapan. Bisnis bukan semata berjalan karena faktor kepemilikan modal. Kecukupan modal bukan satu-satunya faktor yang menjadi penentu berjalannya sebuah bisnis. Modal besar tanpa adanya perencanaan memberikan resiko besar bagi pemiliknya.

Rencana bisnis bukanlah sesuatu yang harus sempurna dan kompleks. Perencanaan bisa jadi berbentuk sederhana tetapi mungkin untuk dilakukan oleh pengelolaanya. Meski bagus, perencanaan bisnis yang rumit akan memberikan beban tersendiri bagi pengelola.

Perencanan pada dasarnya dapat dilihat dari perspektif 5 w + 1 H. Istilah ini memang lebih populer digunakan dalam jurnalisme, baik jurnalisme yang dikelola oleh media niaga maupun yang bersifat jurnalisme warga. Pada jurnalisme, 5 W + 1 H digunakan sebagai salah satu kerangka besar untuk memetakan persoalan. Keenam elemen tersebut saling melengkapi. Kehilangan 1 elemen berita dapat menghilangkan fakta dan membuat informasi menjadi tidak lengkap.

Secara umum, 5 W + 1 H mencakup (1). What (apa); (2) Where (di mana/lokasi); (3) when (kapan/waktu); (4) Who (siapa/pelaku); (5) Why (mengapa/sebab), dan (6) How (bagaimana/proses).  Keenam anasir ini menggambarkan elemen yang perlu atau harus ada agar sebuah peristiwa dapat dipahami secara utuh. Sebagai contoh, jika sebuah berita tidak menyertakan lokasi (where), orang akan kehilangan konteks geografis guna memahami berita tersebut.

Konsep 5 W + 1 H dapat digunakan dalam perencanaan bisnis. Kelengkapan dalam berita dapat diterjemahkan dalam kelengkapan dalam perencanaan bisnis. Secara logis, berikut ini adalah penjelasannya:

1. What (Apa)

Perencanaan bisnis harus memuat dan memastikan “apa” yang akan menjadi produk, layanan atau core bisnis. Apa merupakan hal yang paling mendasari perencanaan selanjutnya. Menentukan apa membuat orang yang ingin membuat sebuah bisnis dapat membuat turunan atau rincian.

2. Where (di mana)

Kata kunci ini menunjukkan tempat. Perencanaan bisnis bisa memuat penjelasan tentang hal yang berkenaan dengan tempat, seperti lokasi penjualan, lokasi pemasaran dan lokasi pembuatan produk. Pada konteks jasa, perencanaan dapat mamasukkan tempat atau lokasi bisnis dijalankan. Mengapa lokasi perlu dimasukkan? Setiap bisnis juga memertimbangkan keberadaan atau lokasi. Lokasi menentukan strategi pemasaran mengingat kekuatan sosial ekonomi masyarakat yang berbeda, atau persaingan pada masing-masing wilayah. Sebagai contoh, strategi pemasaran mobil di Kota Bogor, Jawa Barat, tentu berbeda dengan strategi pemasaran produk yang sama di Blitar, Jawa Timur.

3. Who (siapa)

Kata “Siapa” bermakna pelaku pada konteks ini. Perencanaan bisnis perlu memuat pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam bisnis, baik sebagai pelaku langsung maupun sebagai pendukung. Dimensi kata pelaku juga memuat pembagian kerja yang rinci antar pihak yang terdapat dalam manajemen. Perencanaan perlu memasukkan dan merinci kebutuhan personil agar bisnis dapat berjalan sesuai dengan harapan.

4. When (kapan)

Perencanaan memang identik dengan waktu. Istilah waktu disini menunjukkan adanya kebutuhan untuk merinci waktu kegiatan dan pengelolaan dalam sebuah rencana bisnis. Target perlu disusun dengan rapi dengan menyertakan waktu sebagai elemen kontrol. Tanpa menyertakan waktu, pekerjaan akan cenderung terbengkalai.

5. Why (mengapa)

Istilah “mengapa” menjelaskan tentang rasionalisasi sesuatu. Perencanaan perlu menyertakan rasionalisasi yang rinci, seperti alasan pemilihan sebuah produk dibandingkan dengan yang lain; penentuan waktu, dan; mengapa sumber daya manusia memiliki komposisi tertentu. Penjelasan ini akan membantu dalam operasionalisasi lebih lanjut sebuah model bisnis.

6. How (bagaimana)

Istilah ini menjelaskan tentang proses. Rencana bisnis yang baik menjelaskan tentang bagaimana proses agar sebuah target dapat dicapai. How akan menjelaskan tentang prosedur dan metode. Keduanya akan menentukan apakah sebuah bisnis dapat berjalan dengan baik.

Sumber rujukan:

[1] Gambar Ilustrasi, Pixabay.com. Diakses pada 27 Agustus 2014

[2] Definisi 5 W + 1 H, ensiklo.com. Diakses pada 27 Agustus 2014

 

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here