Biografi dan Pemikiran Leopold Von Wiese (1876-1949)

0
9198

Leopold Von Wiese, lahir di Glatz, kini Ktodzko, 2 febuari 1876. Latar belakang keluarganya borjuis, putra seorang perwira Prusia. Pendidikan pertamanya di akademi militer. Namun, di tengah jalan rencananya jadi perwira dirubah. Lulus dari gymsium of Gorlitz tahun 1898, kuliah di fakultas hukum universitas Berlin, sambil belajar ilmu sosial. Tahun 1900, ia diundang oleh Wilhelm Merton untuk bekerja di Institute Fiir Gemeinwohl di Frankurt, belajar masalah social modern. Tahun 1905 menjadi dosen di universitas Berlin.

Ia juga mengajar di Amerika Serikat yaitu di universitas Havard 1934, universitas Wisconssin 1935. Lalu kembali ke Jerman, ia menahan diri dari pengaruh nasionalisme sosialisme (Nazi), yang mengakibatkannya mengalami beberapa kesulitan dalam mengajar dan penerbitan-penerbitan buku. Ia meninggal dunia ditahun 1969.

Karyanya sebagai berikut; the basis of sociology; a critical examination of Herbert spencer’s synthetic philosophy (1906), general sociology, jilid I social relations (1924) dan jilid II social forms (1929), systematic sociology (bersama dengan Howard Becker, 1932), sociology of social relation (1941).

Von Wiese, termasuk golongan sosiolog mazhab formal. Baginya, sosiologi adalah penelitian hubungan antar manusia sebagai kenyataan sosial. Obyek khusus sosiologi adalah interaksi social atau proses sosial. Sosiologi harus memusatkan perhatian pada hubungan-hubungan manusia tanpa mengaitkannya dengan tujuan-tujuan atau kaidah-kaidah.

Sumber: Wikipedia
Sumber: Wikipedia

Penelitiannya yang pertama merupakan suatu penyelidikan terhadap klasifikasi proses-proses social, terutama menyoroti proses-proses social yang asosiatif (penggabungan) dan disosiatif (konflik). Setiap kategori proses social dibagi-baginya kedalam bagian-bagian yang lebih kecil atas dasar derajat asosiatif atau disosiatifnya. Penelitian selanjutnya dilakukannya terhadap struktur social yang merupakan saluran dari hubungan antara manusia.

Leopold von Wiese membedakan hubungan antarmanusia menjadi tiga kategori, yaitu hubungan primer, hubungan sekunder, dan hubungan tersier. Klasifikasi hubungan antarmanusia tersebut berdasarkan kekuatan, kedalaman, dan “sustainability” interaksi sosial di antara anggota kelompok sosial tersebut.

Wiese memiliki perhatian atas masalah konflik sosial. Menurutnya konflik social adalah suatu proses dimana orang perorang atau kelompok manusia berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi tujuannya dengan jalan menentang pihak lain disertai ancaman dan kekerasan. Dalam buku berjudul systematic sociology, yang ditulisnya bersama Howard Becker, dijelaskan suatu bentuk proses social yang berada antara persaingan dan pertentangan, pertikaian, yang disebutnya kontravensi. Kontravensi ditandai oleh gejala-gejala adanya ketidakpuasan terhadap diri seseorang atau terhadap rencana.

Tipe-tipe umum kontravensi adalah kontravensi yang menyangkut generasi seks dan kontravensi parlementer. Kontravensi seksual, terutama menyangkut hubungan suami dengan istri dalam keluarga. Kontravensi parlementer berkaitan dengan hubungan antara golongan mayoritas dan golongan minoritas dalam masyarakat, baik yang menyangkut hubungan mereka di dalam lembaga-lembaga legislatif, keagamaan, pendidikan.***

Sumber tulisan;

[1] Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, 1992

[2] www.wikipedia.com/Leopold Von Wiese

[3] Ilusttrasi buku karya Leopold, Wikipedia. Diakses pada 30 Agustus 2014.

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here