Ekonomi Kata dalam Penulisan Bahasa Indonesia

2
3254
Teknik Menulis Bahasa Indonesia
Teknik Menulis Bahasa Indonesia

Soal ketepatan penulisan artikel, berita, opini, atau jenis tulisan lainnya kerap menjadi kekhawatiran para penulis. Sering pula kekhawatiran tersebut justeru mencegah seseorang untuk memulai proses penulisan. Padahal, kemampuan menulis apik tidak bisa datang begitu saja, melainkan butuh latihan dan pembiasaan.

Selain diksi, ketepatan penggunaan seyogyanya diperhatikan dengan cermat oleh penulis. Pemborosan kata adalah persoalan yang kerap muncul dalam penulisan. Meskin tidak salah, tetap pemborosan kata membuat kalimat tidak efektif. Pemborosan kata adalah penggunaan kata atau frasa yang berlebihan padahal dapat disederhanakan.

Beberapa contoh pemborosan kata, yaitu:

  1. agar supaya

  2. mempunyai pendapat

  3. demi untuk

  4. sejak dari

  5. adalah merupakan

  6. seperti … dan sebagainya

  7. misalnya … dan lain-lain

  8. antara lain … dan seterusnya

  9. tujuan daripada

  10. mendeskripsikan tentang

  11. pelbagai faktor-faktor

  12. daftar nama-nama

  13. mengadakan penelitian

  14. dalam rangka untuk

  15. melakukan pemeriksaan

  16. menyatakan persetujuan

  17. Apabila …, maka

  18. Walaupun …, namun

  19. sangat … sekali

  20. Berdasarkan …, maka

  21. Karena … sehingga

  22. Namun demikian

 

Beberapa contoh penghematan kata:

  1. agar
  2. demi atau untuk
  3. adalah atau merupakan
  4. sejak
  5. seperti atau dan sebagainya
  6. misalnya atau dan lain-lain
  7. antara lain atau dan seterusnya
  8. tujuan tanpa daripada
  9. mendeskripsikan tanpa tentang
  10. berbagai faktor
  11. daftar nama
  12. meneliti
  13. untuk tanpa dalam rangka
  14. berusaha mengawasi
  15. berpendapat
  16. memeriksa
  17. menyetujui
  18. Apabila …, tanpa kata penghubung
  19. Walaupun …, tanpa kata namun
  20. Berdasarkan …, tanpa maka
  21. Karena … tanpa sehingga, atau sehingga tanpa karena …
  22. Namun, tanpa demikian atau Walaupun demikian
  23. sangat tanpa sekali, atau sekali tanpa sangat

 

Perhatikan contoh-contoh berikut:

Contoh 1

Kalimat boros kata:

Pemerintah membangun bendungan agar supaya masyarakat tidak kesulitan bercocok tanam saat kemarau.

Kalimat efektif:

Pemerintah membangun bendungan agar masyarakat tidak kesulitan bercocok tanam saat kemarau.

Contoh 2

Kalimat boros kata:

Para dosen Universitas Gajah Putih melakukan penelitian tentang buruh migran Indonesia di Malaysia

Kalimat efektif:

Para dosen Universitas Gajah Mungkur meneliti tentang buruh migran Indonesia di Malaysia.

Contoh 3

Kalimat boros kata:

Apabila kamu datang ke rumahku besok, maka aku akan memberimu buah mangga matang.

Kalimat efektif:

Apabila kamu datang ke rumahku besok, aku akan memberimu buah mangga segar.

Beberapa contoh di atas menunjukkan bahwa penggunaan kata secara tepat tidak mengubah arti kalimat. Sebaliknya, penggunaan kata secara tepat membuat kalimat menjadi efektif.  Jika anda masih memiliki daftar pemborosan kata lain, mari berbagi melengkapi catatan ini.

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here