Inilah Cara Mecegah Penyakit Ginjal Secara Dini

5
2724
MEncegah sakit ginjal
MEncegah sakit ginjal

Mencegah timbulnya penyakit ginjal dapat dilakukan sejak dini. Tidak perlu menunggu gejala muncul, setiap orang bisa mulai menjaga dan melakukan serangkaian tindakan untuk mencegah gangguan ginjal. Gangguan ginjal dapat ditimbulkan oleh pelbagai faktor: alamiah, gaya hidup (perilaku) dan masuknya pelbagai zat kimiawi yang potensial mengganggu kinerja dan metabolisme yang dikelola ginjal. Penggunaan zat pewarna, pengawet dan beberapa jenis obat-obatan komiawi dipercaya sebagai salah satu faktor yang turut menyebabkan meningkatnya angka pengidap penyakit ginjal.

Persoalan yang dapat timbul pada ginjal pun tidak tunggal. Gangguan seperti batu ginjal, infeksi dan gagal ginjal adalah sederet gangguan yang sering diketahui oleh masyarakat. Pelbagai gangguan tersebut memiliki penyebab yang spesifi. Meski demikian, persilangan mungkin dapat terjadi pada pengidap salah satu gejala gangguan ginjal.

Bagaimana mencegah gangguan ginjal?

Gangguan ginjal, secara umum seperti telah disebutkan, disebabkan oleh faktor biologis internal, perilaku dan masuknya zat tertentu pada tubuh. Pencegahan gangguan ginjal perlu dilakukan secara seksama mengingat beberapa penyebab beririsan dengan penyebab lainnya. Manajemen resiko perlu diterapkan untuk merawat ginjal guna mencegah munculnya gangguan yang secara keseluruhan menggangu metabolisme tubuh dan aktivitas.

Minum Air secara Cukup

Peran air dalam tubuh sangat sentral. Sebanyak 80% sel tubuh terdiri dari cairan. Metabolisme tubuh sangat mengandalkan ketersediaan air atau cairan dalam tubuh manusia. Air menjadi salah satu media pengeluaran racun dari dalam tubuh. Buang air kecil atau kencing menjadi salah satu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan racun dari dalam. Air juga berperan untuk menjaga kekentalan darah. Kontrol suhu tubuh menjadi salah satu manfaat air yang lain.   [Baca juga: Manfaat Air bagi Tubuh dan Metabolis]

Hindari Menahan Kencing

Kencing sering dianggap sebagai hal sepele bagi orang. Akibatnya, mekanisme pembuangan ini sering ditangguhkan atau ditunda. Menunda atau menahan kencing menghambat salah satu proses pada tubuh, yaitu pembuangan racun. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah. Air kencing adalah jumlah cairan sisa atau residu dari proses penyaringan. Air limbah akan ditampung dalam kandung kemih untuk segera dikeluarkan. Ketika kandung kemih penuh, orang akan merasakan rasa ingin buang air kecil. Itulah tanda saat tubuh membutuhkan pengeluaran racun melalui kencing. Umumnya rasa ingin kencing akan terasa pada saat kandung kemih berisi 120-150 ml urin.

Menunda buang air kecil secara sering dapat menyebabkan gangguan pada kandung kemih dan ginjal. Penuhnya kandung kemih oleh urin yang tidak segera dibuang menyebabkan ginjal tidak dapat dengan segera mengalirkan cairan ke kandung kemih. Akibatnya, racun akun terkonsentrasi di ginjal. Kristalisasi garam juga menjadi akibat lainnya. Menahan kencing dapat menyebabkan infeksi pada ginjal maupun pembentukan batu ginjal yang disebabkan oleh kristalisasi.

[Baca Juga: Daftar Penyakit yang timbul Akibat kekurangan Air]

Kurangi Makan Garam

Garam menjadi salah satu sumber natrium tubuh. Secara umum, tubuh akan membutuhkan zat ini. Namun konsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan ginjal. Hal ini diperparah jika konsumsi garam diikuti oleh kecenderungan menahan buang air kecil. Garam menyumbang naiknya tekanan darah dan memicu pembentukan batu ginjal. Garam menjai salah satu elemen utama dari batu ginjal.

Hindari Konsumsi Obat tanpa Resep

Pernahkah anda memperhatikan panduan pada bungkus obat yang dijual secara bebas? Beberapa obat secara tegas menyebutkan bahwa penggunaan obat tersebut dapat menyebabkan gangguan ginjal. Hal itu dapat menjadi lebih buruk apabila obat dikonsumsi dalam jangka yang panjang. Penumpukan zat kimiawi yang mengganggu  fungsi ginjal dapat terjadi dengan lebih massif. Ada baiknya anda meminum obat secara baik: memerhatikan kandungan dan aturan pakai. Jika terpaksa mengkonsumsi obat yang dijual bebas, minumlah secukupnya hingga gangguan tubuh hilang. Jika memungkinkan, mintalah obat yang disarankan oleh dokter. Saran dokter melalui resep mengatur takaran dan jumlah obat yang masuk ke dalam tubuh.

Berhati-hati Minum Obat Herbal dan Jamu

Berhati-hatilah saat memilih jamu dan obat herbal. Jamu yang dipasarkan secara bebas tidak sepenuhnya memenuhi standar sebagai obat. Beredarnya jamu yang dibuat dari obat-obatan kimiawi, seperti CTM dan paracetamol juga marak ditemukan. Alih-alih menyehatkan, jamu yang terbuat dari obat-obatan kimiawi tersebut justeru memberikan racun bagi tubuh. Proses pengemasan obat berkedok jamu ini sangat merugikan masyarakat yang mengkonsumsi. Pilihlah jamu dengan baik dengan cara memerhatikan izin oleh BPOM dan kandungannya.

Berbagi dan Diskusi

5 COMMENTS

  1. […] Mencegah timbulnya penyakit ginjal dapat dilakukan sejak dini. Tidak perlu menunggu gejala muncul, setiap orang bisa mulai menjaga dan melakukan serangkaian tindakan untuk mencegah gangguan ginjal. Gangguan ginjal dapat ditimbulkan oleh pelbagai faktor: alamiah, gaya hidup (perilaku) dan masuknya pelbagai zat kimiawi yang potensial mengganggu kinerja dan metabolisme yang dikelola ginjal. Penggunaan zat pewarna, pengawet dan beberapa jenis obat-obatan komiawi dipercaya sebagai salah satu faktor yang turut menyebabkan meningkatnya angka pengidap penyakit ginjal.  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here