Beberapa Perang Aneh Yang Pernah Terjadi di Dunia

13
4273
Burung Emu Australia
Burung Emu Australia

Ada banyak peperangan yang terjadi di beberapa belahan dunia, baik perang saudara yang terjadi karena perebutan kekuasaan ataupun perang yang dilakukan kaum kolonialis pun imperialis demi tujuan menguasai satu wilayah.

Perang Dunia I dan Perang Dunia II menjadi bagian sejarah tak terlupakan sebuah perang global karena dilakoni oleh negara-negara besar dan hampir menyeluruh menguasai dunia. Akan tetapi dalam catatan sejarah terdapat juga perang lain yang tak kalah menarik karena terlihat unik serta aneh.

Aroostook War (Perang Babi & Kacang)

Perang ini terjadi berawal dari konfrontasi antara pihak militer Amerika Serikat dan tentara Inggris akibat perbatasan yang ada di Maine, dimana usai perang tahun 1812, serdadu Inggris telah menduduki sebagian besar wilayah timur Maine. Selanjutnya, meski pasukan di daerah tersebut telah ditarik, Inggris masih tetap menganggap Maine menjadi bagian wilayah yang dikuasainya. Oleh karenanya tatkala musim dingin tahun 1838 para penebang kayu dari Amerika melakukan penebangan di wilayah ini, Inggris merasa punya hak untuk melarangnya.

Persengketaan dimulai, militer Inggris kembali didatangkan ke daerah tersebut. Sementara pihak Amerika juga tak mau tinggal diam, pasukan Amerika digerakkan ke sana juga. Hanya saja ketika konflik fisik sudah hampir terjadi, ada kesalahan teknis mengenai logistik, karena para tentara justru menerima sejumlah daging babi dan kacang-kacangan. Begitulah alasan perang ini lebih populer dengan julukan ‘Perang babi dan kacang.’

Karena persediaan yang ada sebatas bahan makanan ini, maka hampir selama satu tahun kedua pasukan yang saling berseteru malah saling menunggu gerakan lawan, hingga pada akhirnya pemerintah kedua negara melakukan kesepakatan; Inggris bersepakat untuk memberikan wilayah timur Maine kepada Amerika.

Kejanggalan perang yang tanpa pertempuran tersebut, bukan berarti tak ada korban kematian. Lain dari itu, tetap ada korban ratusan jiwa yang tewas, hanya saja kematian diakibtkan dari penyakit dan cedera yang tidak disengaja, sama sekali bukan dari gencatan senjata. Perang babi ini terjadi selama 11 bulan, yaitu sejak Desember 1838 hingga November 1839.

The Pig War (Perang Babi)

The pig war bukan merupakan perang babi ataupun perang melawan flu babi (swine flu), namun ini adalah perang yang dipicu akibat tertembaknya seekor babi. Hanya saja pelaku ‘The Pig War’ serupa dengan “Aroostook War” yaitu perang yang dilakoni antara tentara Inggris erhadapan dengan pasukan Amerika.
Perang Babi berlangsung selama 4 bulan yaitu sejak bulan Juni hingga bulan Oktober tahun 1859. Dimulai tatkala ada seorang infanteri Inggris yang menembak seekor babi liar di wilayah Amerika. Akibat tembakan dari tentara Inggris tersebut, para milisi Amerika setempat terpengaruh dan lalu berkumpul di perbatasan guna bersiaga menunggu Inggris bergerak. Hanya saja pertempuran tak pernah terjadi sebab pada akhirnya pihak Inggris meminta maaf, sementara korban satu-satunya adalah seekor babi yang tertembak tadi.

Perang Paraguay

Paraguay pernah memiliki seorang presiden yang menjadi pengagum berat Napoleon Bonaparte, ialah Francisco Solano Lopez. Sehubungan dengan hal itu sang presiden menganggap diri sebagai seorang pelatih terampil dan komandan yang sangat baik, guna membuktikan eksistensinya tersebut maka pada tahun 1864 ia menyatakan perang terhadap tiga negara tetangga, yaitu Argentina, Brasil, dan Uruguay.

Nampaknya Lopez hanyalah orang yang besar mulut saja, pasalnya Paraguay terlihat hampir musnah dan diperkirakan 90% rakyat berjenis kelamin pria tewas selama perang, tak lain akibat merebaknya berbagai penyakit, bencana kelaparan, dan pertempuran dengan tentara musuh. Total korban jiwa dari kedua belah pihak akibat perang ini adalah sebanyak 400.000 jiwa.

Pernag yang berlangsung selama 6 tahun, yaitu sejak 1864 hingga 1870 ini menjadi perang aneh sebab sebenarnya perang ini tak terjadi kalau tiada kesombongan seorang presiden. Apalagi sang presiden hampir tidak memiliki alasan untuk menyatakan perang terhadap 3 negara tetangga yang bahkan memiliki kekuatan berlebih.

Perang Lijar vs. Prancis

Perang ini sejatinya lebih pada perang urat syaraf yang dilakoni oleh penduduk Lijar, kampung kecil bagian dari selatan Spanyol. Awalnya pada tahun 1883 ada kunjungan Raja Spanyol, Alfonso XII ke Paris – Prancis, dalam kunjungan tersebutsang raja memperoleh hinaan dari Paris dan bahkan di jalan juga mendapat serangan oleh massa.

Menyikapi hal tersebut, tanggal 14 Oktober 1883, walikota Lijar, Don Miguel Garcia Saez, bersama 300 warga Lijar menyatakan perang terhadap Prancis. Dan meskip sang Walikota Saez selalu mengobarkan semangat perlawanan dengan kalimat “Teror Of The Sierra,” namun perang fisik tak pernah terjadi. Hingga 93 tahun kemudian, Raja Spanyol bernama Juan Carlos melakukan kunjungan kembali ke Paris.

Pada kunjungannya tahun 1976 tersebut keadaan berubah, sang raja Juan Carlos diperlakukan dengan hormat oleh warga ibukota Perancis. Oleh karenanya tahun 1981, dewan kota menyatakan sikap untuk mengakhiri permusuhan yang telah berlangsung 98 tahun lamanya, yaitu sejak 1883 hingga 1981.

The Anglo – Zanzibar War

Masih pada akhir abad 18, ada satu perang unik yang dilakoni antara Inggris yang berseteru dengan Zanzibar. Keunikan yang terjadi pada perang tanggal 27 Agustus 1896 ini, selain durasinya yang sangat singat yaitu hanya berlangsung selama 40 menit, penyebab perang juga bukanlah hal yang prinsipil. Yaitu hanya akibat kenekadan Sultan Khalid bin Barghash yang mendadak naik tahta sepeninggal Sultan Hamd bin Thuwaini.

Padahal Sultan Hamd yang dikenal sebagai penguasa pro-Inggris, tahun 1886 telah menandatangani satu perjanjian yang berisi tentang mekanisme pengganti Sultan Hamd, bahwa poergantian tahta harus mendapat persetujuan Konsul Inggris.

Akibat Khalid melanggar perjanjian maka pihak Inggris marah yang selanjutnya memberikan ultimatum kepada untuk segera turun tahta. Tanpa diduga reaksi yang timbul dari Khalid justru membalas ultimatum Inggris tersebut dengan mengerahkan pasukan dan membarikade istana dari serangan serdadu Inggris. Tanpa ampun perbuatan Sultan Khalid ini dijawab pihak Inggris tanggal 27 Agustus 1896, yaitu dengan serangan senjata lengkap yang mampu membombardir Istana Khalid dan mencerai-beraikan lebih dari 500 pasukan Khalid, sedangkan dari pihak pasukan Inggris hanya satu tentara Angkatan Laut yang mengalami cidera.

Untuk memenangkan pertempuran tentara Inggris yang menyerbu istana Sultan Khalid ini hanya menghabiskan waktu 40 menit, pada akhirnya Sultan Khalid pun menyerah.

The War Of The Stray Dog

Perang yang terjadi tanggal 22 Oktober 1925, antara negara Yunani yang berhadapan dengan negara Bulgariaini dipicu oleh seorang prajurit Yunani yang berusaha mengejar anjingnya di perbatasan Bulgaria namun justru ditembak mati oleh seorang penjaga Bulgaria. Akibatnya percekcokan terjadi, sehingga Yunani berkehendak membalas pada hari berikutnya, yaitu merebut daerah Bulgaria bernama Petrich.

Pada akhirnya Liga Bangsa-bangsa turut campur menengahi pertikaian ini, hingga pihak Yunani harus menarik pasukannya sepuluh hari kemudian dan harus rela pula membayar ganti rugi pada Bulgaria sebesar £ 45.000. Perang yang terjadi selama 10 hari tersebut menelan korban dari kedua belah pihak sebanyak 52 jiwa.

Perang Burung Emu

Jika perang yang acap terjadi adalah manusia melawan manusia, maka hal aneh kali ini terjadi akibat perang yang dilakoni manusia yang harus melawan sekelompok burung bernama “emu.”

Perang melawan burung emu terjadi di Australia Barat pada tahun 1932, akibat populasi emu yang tumbuh di luar kendali. Dibawah pimpinan Mayor Meredith, tentara Australia yang masih berada di bawah naungan Inggris, saat itu harus melawan sejumlah 20.000 dengan menggunakan senapan mesin lewis yang menghabiskan 10.000 butir peluru.

Akibat dari perang emu ini terjadi kehancuran yang luar biasa pada ladang para petani. Hal ini bisa dipahami, karena burung emu adalah sejenis burung unta yang merupakan burung terbesar di Australia dan juga burung terbesar kedua dunia.Awalnya sang komandan menyatakan perang terhadap sekawanan burung emu tersebut, namun setelah terbukti ketangguhan yang dimiliki burung emu, makasang komandan juga tak segan untuk mengungkapkan kata “menyerah” karena kenyataannya dia sangat kesal setelah tentaranya hanya bisa membunuh sebagian kecilnya saja.

Perang Sepakbola

Pertandingan sepakbola memang bisa memicu emosi pada setiap individu dan akan menjadi besar ketika satu kelompok tak ada yang mampu mengontrolnya. Sebagai bukti telah banyak terjadi perkelahian dana kericuhan akibat ulah yang dilakukan para suporter sepakbola. Tak terkecuali adalah pertandingan yang terjadi tahun 1969 antara kesebelasan El Salvador melawan tim sepak bola negara Honduras.

Dari pertandingan antara dua negara tersebut, pada akhirnya mampu memicu masing-masing tentara untuk saling berselisih, tentara El Salvador berperang melawan Honduras.

Berawal dari laga kualifikasi Piala Dunia tahun 1970 Zona Amerika Utara (sekarang Concacaf), perang itu terjadi. Pertandingan sepakbola yang dilangsungkan pada tanggal 14 Juli 1969 itu pada babak pertama berjalan lancar, namun sampai babak kedua ada perselisihan dan terjadi konflik antarpemain kedua tim hingga mampu mengakibatkan perkelahian di tengah lapangan.

Masalah di tengah lapangan hijau ini tak kunjung usai, bahkan justru melebar pada masing-masing negara, hingga selanjutnya terjadi sebauh serangan oleh tentara El Salvador kepada Honduras. Selama 100 jam atau kurang-lebih lima hari wilayah Honduras digempur oleh pasukan El Savador, hal ini membuat Amerika Serikat tak mau tinggal diam.

Pihak pemerintahan USA akhirnya turun tangan menengahi perang yang diakibatkan perselisihan sepakbola tersebut. Kesepakatan bisa dicapai namun dengan gencatan senjata yang berlangsung pada tanggal 20 Juli 1969. Sementara timnas sepakbola El Savador yang berhasil lolos ke Piala Dunia 1970 di Meksiko, walau pada akhirnya juga harus kandas pada fase penyisihan grup.

Perang 335 Tahun

Belanda selain menjajah Indonesia ternyata juga telah lama menjajah negeri yang terletak di sebelah barat-daya Inggris, yaitu Kepulauan Scilly. Penjajahan Belanda ini berlangsung selama 335 tahun, yaitu sejak tahun 1651 sampai dengan tahun 1986 dengan ditandai sebuah perjanjian damai. Yang menjadi unik dalam penjajahan ini sama sekali tidak diwarnai korban jiwa sebagaimana pada perang Belanda terhadap bangsa Indonesia.

Sejatinya Indonesia memiliki durasi lebih lama dibanding perang yang terjadi selama 335 tahun ini, namun beberapa kalangan menyebutnya sebagai perang terlama dalam catatan sejarah.

Perang Moldova – Transdniestria

Perang ini terjadi usai runtuhnya negara Uni Soviet tahun 1990, tepatnya setelah negara-negara bekas blok Soviet bernama Moldova mengalami krisis. Dua-pertiga dari penduduk Moldova memiliki keinginan untuk lebih dekat dengan Rumania, negara tetangga yang berlokasi di sebelah barat, namun sepertiga sisanya, yaitu warga sekitar Sungai Dniestr –yang berada di wilayah timur, berkehendak untuk tetap dekat dengan Ukraina atau Russia. Akibatnya meletuslah perang saudara yang menamakan diri sebagai pihak pro Moldova dan Transdniestria.

Disebut perang aneh karena orang-orang yang berseteru dalam perang ini ketika siang hari saling aktif berperang dan bertikai, akan tetapi justru pada malam harinya mereka berbarengan menikmati acara minum. Oleh karenanya tak jarang militer setempat juga menjulukinya sebagai ‘Perang Mabuk.’

Dengan latar keinginan berbeda dalam menentukan nasib negeri, membuat manusia daling bermusuhan. Namun sebagai sesama manusia yang telah saling kenal dan akrab, ada kehendak mereka meluangkan waktu demi kebersamaan. Inilah keanehan manusia, yang bisa jadi semakin meyakinkan sebagian darinya untuk menganut paham anarkisme, yaitu keteratran sejati tanpa hadinya perintah pun pemerintahan.

Dari perang yang terjadi selama 4 bulan, yaitu sejak 2 Maret hingga 21 Juli 1992 ini, sebanyak 1.300 jiwa mati. [uth]

Sumber Rujukan;

[1] Wikipedia – Perang Transnistria  id.wikipedia.org  Diakses pada 13 September 2014

[2] Tujuh perang teraneh dalam sejarah   www.airsoft-gun.org   Diakses pada 13 September 2014

[3] Gambar burung emu www.australia.com   Diakses pada 13 September 2014

Berbagi dan Diskusi

13 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here