Panduan Cara Membuat Slide Presentasi yang Baik

1
1309
Slide presentasi yang baik
Membuat Presentasi yang baik

Presentasi yang baik turut menjadi faktor penentu proses penyampaian informasi. Hal tersebut tidak semata dibutuhkan oleh motivator, pembicara atau fasilitator, tetapi juga dibutuhkan oleh guru dan doses selaku pengajar. Istilah presentasi yang bagus tidak semata menonjolkan gambar yang menarik, tetapi juga pada konsep penyajian yang memudahkan pembaca untuk dapat memahami secara cepat apa yang hendak disampaikan oleh narasumber.

Presentasi yang bagus, di lain sisi, perlu didukung pula oleh cara menyampaikan atau gaya komunikasi yang baik. Kedua elemen ini saling melengkapi satu dengan lainnya. Tanpa kemamuan komunikasi yang memadai, presentasi tidak akan banyak membantu pendengar atau pembaca untuk memahami. Berikut ini adalah beberapa langkah untuk memastikan bahwa slide presentasi dapat memermudah pembaca untuk memahami penjelasan yang dimuat.

1. Pilihlah tema secara spesifik

Presentasi idealnya mengandung hanya 1 ide pokok. Ide tersebut mengkrucut dari ide yang luas menuju ide yang lebih spesifik atau lebih rinci. Perpaduan banyak tema dalam satu presentasi sangat tidak dianjurkan. Perpaduan tema hanya dapat dilakukan apabila terdapat irisan antara tema pokok dengan tema lainnya. Mengumpulkan banyak tema dalam satu presentasi merugikan presenter dalam dua hal, yaitu: (1) kemungkinan semakin banyaknya lembar slide yang akan disampaikan yang turut memengaruhi banyaknya hal yang dipersiapkan, (2) gangguan penerimaan ide yang disampaikan akibat banyaknya ide yang tersampaikan.

2. Susunlah ide secara sistematis

Presentasi yang memudahkan pemahaman salah satunya ditentukan oleh struktur penyajian ide. Presenter perlu belajar untuk menempatkan ide secara berurutan. Sebagai contoh, presentasi dapat dimulai dari pendefinisian istilah-istilah kunci yang akan digunakan.

3. Pahami istilah kunci

Prinsip dasar penggunaan presentasi adalah untuk memermudah proses penyampaian ide. Presentasi juga berfungsi untuk mengikat presenter agar tidak keluar dari jalur tujuan penyampaian materi. Presentasi yang bersifat ringkas menjadi acuan guna memertahankan fokus presenter pada tema-tema tertentu. Ada baiknya penyusun memersiapkan dengan mengumpulkan kata kunci berserta pemahaman atas ide atau fokus presentasi. Penggunaan kata kunci secara spesifik akan membantu penerima memahami satuan-satuan pengetahuan yang akan disampaikan oleh penyaji.

4. Kurangilah jumlah teks

Penyajian teks yang berlebihan akan mengganggu penyajian presentasi. Penyajian teks yang banyak hanya dianjurkan pada definisi dan contoh. Selebihnya, teks idealnya disampaikan secara terbatas. Inilah yang menyebabkan mengapa presenter perlu  mengetahui secara rinci setiap definisi setiap kata kunci.

5. Padukan dengan gambar, tabel dan Chart

Idealnya sebuah presentasi menyajikan teks, gambar dan chart dengan kombinasi yang proporsional. Gambar berfungsi memermudah pemahaman. Chart juga berfungsi untuk membantu presenter memahami secara lebih rinci materi yang disampaikan. Penyajian gambar perlu disampaikan secara hati-hati. Gambar secara selektif harus dipertimbangkan untuk dipasang. Kesesuaian dengan tema merupakan salah satu pertimbangan pemilihan gambar. Di lain sisi, penggunaan gambar yang berlebihan atau bergerak idealnya dikurangi. Pemuatan gambar perlu memerhatikan pula komposisi warna. Warna yang tidak sinkron antara latar belakang dan gambar dapat menggangu kenyamanan pembaca.

6. Pilihlah warna yang tepat

Warna menunjukkan siapa Anda. Warna pada slide presentasi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Pilihlah warna yang membuat mata lebih nyaman. Penggunaan warna kontras sangat tidak dianjurkan, seperti juga penggunaan warna yang sangat atau berkesan gelap. Perpaduan warna teks dan latar belakang juga perlu diperhatikan. Sebaiknya perpaduan warna teks dan latar belakang tidak mengahalangi pembaca untuk membaca secara nyaman.

 

Berbagi dan Diskusi

1 COMMENT

  1. […] Presentasi yang baik turut menjadi faktor penentu proses penyampaian informasi. Hal tersebut tidak semata dibutuhkan oleh motivator, pembicara atau fasilitator, tetapi juga dibutuhkan oleh guru dan doses selaku pengajar. Istilah presentasi yang bagus tidak semata menonjolkan gambar yang menarik, tetapi juga pada konsep penyajian yang memudahkan pembaca untuk dapat memahami secara cepat apa yang hendak disampaikan oleh narasumber.  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here