Zumba Dance; Jenis Olahraga Kombinasi antara Tarian dan Fitness

3
33016
Tari dan Senam Zumba
Zumba Dance

Kesehatan merupakan hal yang mahal harganya, pasalnya ancaman terhadap kesehatan mudah didapat dari mana saja. Polusi, makanan enak namun tidak sehat, pola hidup kurang teratur, dan kegemukan serta berat badan berlebih pun akhirnya menjadi ancaman yang tak dapat dihindari.       Sehubungan dengan hal itu, sekarang ini sudah ada banyak cara menjaga kesehatan tubuh termasuk pula mengecilkan ukuran pinggang dan menurunkan berat badan.

Berbagai cara guna mendapatkan berat badan ideal telah ditempuh, sebaga contoh adalah jogging, fitness, aerobic, dan lain sebagainya.      Namun ada satu aktivitas yang sekarang sedang populer, yaitu bernama  Zumba, yaitu kegiatan olahraga yang dilakukan secara berkelompok dengan menari-nari riang.

Dikatakan sebagai tarian riang karena gerakannya yang menyenangkan merupakan penggabungkan antara musik dan tarian latin dengan step aerobic.       Zumba ini sangat digemari bukan saja oleh akitifis kesehatan dan para olahragawan/olahragawati, akan tetapi para selebritas dunia juga sangat tertarik dengannya. Sebut saja nama-nama pesohor seperti Jennifer Lopez dan Madonna.

Asal Mula Zumba

Zumba diciptakan oleh instruktur aerobic dari Columbia bernama Alberto ”Berto” Perez pada tahun 1990. Awalnya Berto lupa membawa kaset ketika hendak mengajar senam, kemudian ia mengakalinya dengan menggunakan musik upbeat yang disimpan dalam mobil. Tarian fitness tersebut akhirnya dikenal dengan nama Zumba.

Zumba populer tahun 2003 di Amerika dan diibawa ke Indonesia pada tahun 2009 , namun mulai diminati oleh masyarakat Indonesia baru sejak awal tahun 2012.

  • Arti nama Zumba

Nama zumba diambil istilah dari kata ”zum-zum“ yang dalam bahasa Kolumbia berarti gerakan cepat.
Karena merupakan gabungan musik dan tarian latin dengan step aerobik, maka gerakan-gerakan yang dilakukan merupakan gabungan gaya dari tarian Samba, Cumbia, Merengue, Salsa, Reggae, Hip-hop, Mambo, Rumba, Flamenco, dan Calypso.   Oleh karenanya gerakan yang tercipta terasa lebih fun.

Meski terkesan menyenangkan, tarian Zumba memberikan kemampuan membakar kalori jauh lebih banyak secara cepat, sekaligus membentuk otot tubuh. Karena gerakan-gerakan tersebut selain membakar kalori juga menguatkan kerja jantung.          Seperti halnya dance lainnya, Zumba dance juga harus diiringi musik yang beritme cepat dan lambar secara berkesinambungan untuk mengikuti setiap gerakan yang ada.

Gerakan Zumba

Gerakan Zumba memang terkesan santai, namun tetap tidak dilakukan secara asal. Porsi gerakan yang diadopsi oleh olahraga ini; 70% dansa dan 30% fitness. Saat melakukan Zumba, kita tidak akan diajarkan gerakannya terlebih dulu, melainkan langsung mengikuti gerakan instruktur. Hal tersebut tak perlu dijadikan masalah karena dalam Zumba yang terpenting adalah enjoy the music.

Karena berbentuk tarian, terlebih lagi dilakukan minimal selama satu jam, gerakan paling banyak dalam Zumba dance adalah kardio. Seperti meloncat, berputar, bergerak cepat dan lain sebagainya. Selain kardio, Zumba dance juga dikombinasikan dengan gerakan pengencangan otot-otot tubuh, seperti otot perut, punggung, paha, betis, dan pectoralis.    Gerakan-gerakan Zumba terfokus pada pinggul, pinggang, dan kaki sehingga bagus untuk pembentukan postur dan lekukan tubuh. Pada akhirnya postur dan lekukan tubuh yang baik akan membuat kita menjadi lebih percaya diri.

Semua  gerakan dalam tarian Zumba dilakukan dengan cepat, bertenaga, dan bertekanan tinggi sehingga menimbulkan kontraksi serta tarikan otot. Tidak hanya membakar lemak dan menyehatkan jantung, gerakan zumba dance juga bisa meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas.

  • Jumlah Kalori Terbakar

Ketika berlatih zumba dance seseorang akan mengeluarkan keringat lebih banyak, ini menandakan pembakaran kalori terjadi lebih banyak.    Dalam satu jam gerakan zumba, sekitar 1.000 kalori akan terbakar (tergantung berat badan). Latihan ini tentu lebih baik ketimbang olahraga lain seperti jogging yang hanya membakar 650 kalori.

Zumba dance juga bisa dijadikan alternatif pembakaran lemak paska pesta, misalnya. bahkan jika digunakan sebagai terapi penurunan berat badan, berlatih Zumba tiga kali seminggu, dalam satu bulan bisa turun tiga kilogram. Atau juga bisa terjadi, berat badan seseorang yang melakukan tidak akan turun secara drastis, tapi lingkar tubuh akan berkurang.

Yang Perlu Disiapkan Untuk Berlatih Zumba

Bagi pemula, saat hendak melakukan zumba dance ini sebaiknya memperhatikan beberapa hal, seperti misalnya memeriksakan diri ke dokter sebelum berolahraga, minum banyak air putih agar tubuh tetap terjaga dari dehidrasi selama berlatih, dan jika merasa pusing atau sesak napas sebaiknya beristirahat sebentar—setelah pulih baru berlatih kembali.

  • Pakaian  
    Saat berlatih Zumba sebaiknya mengenakan pakaian yang nyaman; baju olahraga yang enak dan lentur. Bisa berupa kaos atau baju khusus untuk senam. Bisa juga mengenakan pakaian yang terbuka di area perut untuk memudahkan pemantauan apakah otot perut bekerja optimal atau tidak.
  • Sepatu  
    Selain pakaian, kenakan juga sepatu yang nyaman untuk menghindari cidera lutut. Mengenakan sepatu yang tepat juga bisa digunakan supaya tiap gerakan bisa dilakukan secara maksimal tanpa takut terpeleset.
  •  Peralatan Khusus
    Dalam kelas Zumba kategori khusus, misalnya Zumba Toning menggunakan dumble. Sedang pada Zumba Sentao menggunakan kursi saat latihan.

Manfaat Zumba

  • Mengencangkan Tubuh
    Selama melakukan Zumba, otot akan lebih banyak digerakkan yang merupakan perpaduan gerakan kebugaran senam biasa dengan squat dan lunge.
  • Membuat Lebih Rajin Senam
    Gerakan Zumba yang menyenangkan menantang banyak peserta olahraga terutama kaum wanita untuk tetap bersemangat dan mengikuti gerakan dengan baik.
  • Mengurangi Berat Badan
    Untuk hasil maksimal, sebaiknya melakukan Zumba sebanyak 4 – 5 kali per minggu. Namun, jika hanya untuk menjaga stamina tubuh Zumba dance cukup dilakukan selama 2 -3 kali per minggu.
  • Mengatasi Stres
    Gerakan yang aktif dalam Zumba mampu menurunkan kadar hormon stres. Seperti olahraga lain, Zumba merangsang hormon endorphin yang dapat membuat kita merasa lebih bahagia. Aktioksidan dalam tubuh pun terpacu sehingga secara tidak langsung, Zumba juga baik sebagai anti aging.
  • Memperbesar Interaksi Sosial 
    Menghadiri kelas Zumba secara teratur serta merta menjadikan akan bertemu banyak orang. Ada banyak persahabatan dimulai dari kelas Zumba, karena sangat menyenangkan melakukan olahraga secara bersama-sama ketimbang senam sendirian, bukan?

Bisa Dilakukan Semua Umur

Zumba cabang lain yang bernama Zumba tonic ditujukan untuk anak-anak berusia mulai 4 hingga 12 tahun. Gerakan yang diajarkan lebih kepada meningkatkan elastisitas tubuh, membuat anak-anak bergerak aktif dengan cara menyenangkan sehingga tubuh menjadi lebih sehat.     Sedang senam Zumba pada umumnya  bisa dilakukan oleh remaja hingga kaken nenek. Bahkan ada anggota Zuma yang berusia 84 tahun.

Lokasi Berlatih Zumba

Zumba yang berkembang sejak tahun 2001 ini sekarang bukan sekadar alternatif olahraga, tapi juga sudah menjadi tren. Di tanah air sendiri  sedikitnya telah ada 46 instruktur Zumba resmi (jumlah yang sekiranya akan terus bertambah). Tempat-tempat latihan Zumba pun mulai menjamur, tidak hanya di Jakarta, namun juga di kota-kota lain seperti Bandung dan Surabaya.

Lebih dari 12 juta orang dengan berbagai bentuk tubuh dan usia telah merasakan manfaat Zumba. Termasuk penyanyi lulusan American Idol, Jordin Sparks, yang hanya dalam tiga bulan berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg.         Dari sini dapat disimpulkan bahwa selain tubuh lebih langsing, segudang manfaat lain juga bisa segera dipetik hasilnya dari melaksanakan senam zumba. ***

Sumber Rujukan;

[1] Sehatnya Menari Zumba  femina.co.id  Diakses pada 20 November 2014

[2] Gambar ilustrasi  zumbawithmegan.com  Diakses pada 20 November 2014

Berbagi dan Diskusi

3 COMMENTS

  1. […] Aktivitas menari, bermusik, dan berbahasa yang sifatnya baru bagi kita semacam ini secara tidak langsung melibatkan bagian otak yang disebut nucleus basalis, yaitu bagian otak dengan fungsi bertanggung jawab dalam membantu kita memperhatikan dan mengkonsolidasikan koneksi-koneksi baru di otak ketika belajar. Untuk waktu mempelajari hal-hal baru ini, akan bisa terlihat manfaatnya ketika dilakukan setiap hari dengan fokus dan konsentrasi tinggi, sedangkan durasi idealnya adalah selama satu jam atau lebih. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here