Adakah Keterkaitan Antara Kanker Payudara Dengan Pemakaian Bra?

6
2830
Tanda Kangker Payudara
kanker payudara

Tak sedikit orang berasumsi bahwa mengenakan bra pada saat tidur bisa mengakibatkan terserang penyakit kanker payudara. Akan tetapi kenyataannya asumsi itu tak lantas dibenarkan, dan sebagian besar ahli kesehatan justru lebih memerhatikan pada ukuran bra yang dikenakan.

Masih menurut para pakar kesehatan, sejatinya tak ada kaitannya sama sekali antara munculnya penyakit kanker dengan pemakaian bra ketika tidur. Lain dari itu, ukuran bra yang tak sesuai akan menyebabkan payudara mengendur, sedangkan yang terlalu ketat juga akan menyebabkan payudara tertekan. Baik kendur ataupun ketat, keduanya bisa mengakibatkan peredaran darah di sekitar payudara itu menjadi tak lancar, hingga pada akhirnya mampu menyebabkan rasa pegal dan gangguan nyeri di seputar payudara.

Ukuran Bra

Mengenai pemakaian bra pada saat tidur, semua dikembalikan pada pribadi masing-masing. Apabila merasa nyaman, tentu dianjurkan memakainya. Sebaliknya, ketika tak nyaman mengenakan bra tatkala tidur, tentu saja diharapkan untuk melepaskannya.

Namun bagi yang memilih tidur dengan mengenakan bra, dianjurkan agar memakai bra yang tidak terlalu kencang, agar tak mengganggu aliran darah di sekitar payudara.

Resiko Bra Ketat

Dari tidak lancarnya aliran darah akibat pemakaian bra ketat, ada resiko yang patut diwaspadai;

  • Tidak Nyaman

Gangguan sirkulasi darah akibat mengenakan bra ketat tatkala tidur membuat tidur terganggu dan ada perasaan kurang nyaman darinya.

  • Kulit menjadi iritasi

Pemakaian bra yang kencang tak pelak juga bisa menyebabkan kulit berkeringat hingga menimbulkan iritasi.

  • Edema

Edema adalah proses mengumpulnya cairan. Hal ini tentu saja memiliki risiko dapat mengakibatkan penyumbatan limfatik di seputaar payudara.

Setelah menyimak ada tidaknya keterkaitan pemakaian bra saat tidur dengan terjadinya kanker payudara di atas, memilih tak mengenakannya karena lebih kecil memiliki risiko tentu lebih baik, namun jika menimbulkan rasa ketidaknyamanan, tentu juga bukan perkara yang mudah diatasi.

Dan alih-alih membicarakan pemakaian bra, ada yang juga tak kalah pentingnya untuk diperhatikan. Bahwa ada 3 penyebab terjadinya kanker payudara;

  • Merokok
    Bagi para wanita yang merokok memiliki kecenderungan lebih tinggi terserang kanker payudara dibanding yang tak merokok.
  • Pola makan
    Timbulnya kanker payudara tak bisa lepas dari pola makan seseorang. Sebagai contoh adalah konusmsi makanan berkadar lemak tinggi, maka selain terjadi kegemukan akan berdampak pula pada risiko terserang kanker oayudara. Begitu pula bagi yang konsumsi minuman berkadar alkohol.
  • Genetik
    Faktor genetik menjadi salah stau penyebab terjadinya serangan kanker payudara

Anjuran Memakai Bra

Jika ada kondisi yang lebih baik tak mengenakan bra tatkala tidur, tetap ada pula kondisi sebaliknya, dan justru danjurkan mengenakan bra ketika tidur. Kapan saja kondisi itu?

Berikut adalah beberapa kondisi yang direkomendasikan untuk mengenakan bra ketika sedang tidur;

  • Pasca operasi payudara.
  • Kondisi payudara berujuran besar dan atau mengalami pembekakan.
  • Sedang dalam rangka menyusui si kecil.

Demikian tentang anjuran pengenaan bra ketika tidur. Secara umum sejatinya memilih tak mengenakan bra karena lebih kecil memiliki resiko terkena sakit tentu lebih baik, namun jika menimbulkan rasa ketidaknyamanan, tentu juga bukan perkara yang mudah diselesaikan. Kesimpulannya tetap harus dikembalikan pada pribadi masing-masing. [uth]

Sumber Rujukan:

[1] Benarkah Tidur Pakai Bra Sebabkan Kanker? klikdokter.com Diakses pada 17 Desember 2014

[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 17 Desember 2014

Berbagi dan Diskusi

6 COMMENTS

  1. […] Kanker payudara menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak pihak, bukan saja kaum hawa namun juga kaum adam yang menjadi pasangannya. Hal ini sangat bisa dipahami karena tak sedikit korban telah berjatuhan akibat dari serangan satu penyakit ini.      Sehubungan dengan hal itu, ada banyak kiat, tips, dan cara yang dianjurkan banyak pihak demi menghindari ataupun mencegah datangnya momok penyakit ini, dan tak sedikit pula yang telah melakukannya. […]

  2. […] Kanker usus besar dan rektum yang selanjutnya disebut kanker kolorektal menduduki peringkat ketiga penyebab kanker pada pria dan keempat pada wanita di Amerika Serikat [2]. Rektum adalah bagian dari usus besar sebelum anus. Biasanya rektum ini kosong, dan apabila ada feses atau tinja yang masuk ke dalam rektum maka akan timbul keinginan untuk buang air besar. [Baca juga: Adakah Keterkaitan Antara Kanker Payudara Dengan Pemakaian Bra?] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here