Salahkah Orangtua Memaksakan Kehendak Pada Anaknya?

3
6214
pixabay.com

Kewajiban menjamin pemenuhan hak-hak bagi seorang anak menjadi tanggungjawab orangtua, seperti hak untuk hidup, hak memiliki nama, hak mendapat pengasuhan yang baik, hak mendapatkan pendidikan dan hak-hak lainnya. Akan tetapi dalam pemenuhan hak-hak tersebut, sering kali orangtua justru memaksakan kehendaknya sendiri pada anaknya.

Seorang anak sering dianggap belum mampu untuk mempertimbangkan baik dan buruk, sehingga anak harus selalu menurut pada orangtuanya. Bahkan pada beberapa keluarga juga ada yang memberlakukan aturan dengan berbagai larangan pada anak-anaknya.

Aturan dan larangan yang dibuat oleh orangtua untuk anaknya, sering kali justru menjadi sebuah masalah. Sikap menentang seorang anak pada orangtuanya, memberontak, hingga akhirnya memunculkan kenakalan yang tidak wajar dilakukan oleh anak-anak. Kewajiban orangtua adalah membimbing dan mendampingi, namun hal ini sering kali disalah artikan dengan pemaksaan kehendak pada anaknya.

Setiap orangtua menginginkan hal yang terbaik untuk anaknya. Alasan ini yang sering digunakan orangtua untuk memaksakan kehendaknya, seperti menentukan dimana anaknya harus sekolah, kegiatan apa saja yang boleh dan tidak boleh diikuti, melarang waktu bermain. Hingga memaksa seorang anak untuk mengikuti les privat tertentu yang tidak sesuai dengan bakatnya.

Anak-anak memiliki hak untuk berpendapat

Banyak orangtua yang belum menyadari bahwa seorang anak memiliki hak untuk berpendapat dan orangtua harus menanggapinya dengan serius. Karena dianggap belum dewasa, pendapat dari seorang anak sering kali tidak dihiraukan oleh orangtuanya. Hal ini yang sering memunculkan sikap menentang dari seorang anak pada orangtuanya, hingga menimbulkan sebuah masalah.

Mendengarkan pendapat dari seorang anak penting dilakukan untuk bisa memahami kemauan dan keinginannya. Orangtua tidak bisa memaksakan sesuatu hal yang anak tidak mau melakukannya. Hal yang menurut orangtua baik belum tentu tepat bagi anaknya, karena seorang anak juga mampu untuk memilih dan menentukan apa yang ingin dilakukannya.

Menjalin komunikasi yang baik antara orangtua dan anak penting dilakukan, karena seorang anak memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Dengan mengetahui dan mengerti kemauan seorang anak, Orangtua bisa mengambil keputusan yang lebih tepat sebagai hasil diskusi dengan anak.

Anak-anak memiliki hak untuk bermain

Bermain bagi seorang anak adalah sebuah kebutuhan dan hak yang harus dipenuhi, karena itu orangtua harus memberikan kesempatan anaknya untuk bermain. Masih banyak orangtua yang menerapkan disiplin ketat pada anak dalam kesehariannya. Dengan alasan agar menjadi anak berprestasi, anak-anak dibatasi waktu bermainnya dengan memberikan pelajaran atau les tertentu di rumah dengan jadwal yang padat. Sehingga seorang anak jarang memiliki waktu dan kesempatan untuk bermain.

Biarkan anak-anak bermain dengan teman sebayanya. Karena interaksi sosial yang terjadi antara satu anak dengan anak lainnya yang masih memiliki pola pikir yang sama, akan memunculkan ide-ide atau pikiran baru ketika mereka dihadapkan pada sebuah masalah. Sehingga ketika seorang anak dihadapkan pada permasalahan yang lain, dia akan bisa memiliki sikap pengendalian diri yang baik dalam menyikapinya. Baca juga [ Bagaimana Membentuk Kepribadian melalui Kreatifitas Pada Anak ]

Kepribadian seorang anak berkembang ketika dia memiliki kreatifitas yang baik dalam menyelesaikan sebuah masalah. Melarang seorang anak untuk bermain sama halnya melarang mereka untuk berkreasi. Padahal bakat yang dimiliki oleh seorang anak sering kali muncul bukan dari sekolahnya, tapi pada saat seorang anak bermain dengan apa yang dia sukai.

Orangtua memiliki peran penting dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi dengan baik. Memaksakan kehendak pada seorang anak sama dengan tidak memenuhi hak-haknya. Masalah yang muncul pada seorang anak bukan hanya dari dirinya, pergaulan dan lingkungannya. Tetapi masalah itu justru bisa berawal dari sikap orangtuanya sendiri.

Berbagi dan Diskusi

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here