Beberapa Alasan Nyeri dan Sakit Kepala Akibat Kehujanan

18
6532
Payung Teduh
Payung Teduh

Tuntutan profesi ataupun pekerjaan tak pernah peduli dengan berbagai musim, termasuk di dalamnya adalah ketika musim hujan tiba. Sehingga bukan tidak mungkin kita akan terguyur air hujan.

Waktu kecil dahulu, sebagian dari kita bisa jadi akan merasa senang ketika terkena air hujan. Dan bahkan saat hujan tiba malah sengaja berlarian di luar rumah sambil berhujan-hujanan. Dahulu kesenangan semacam itu benar-benar tak memiliki resiko berarti.  Namun ketika usia telah menginjak dewasa dan juga tua, tentu keadaannya tak akan sama.

Daya Tahan Tubuh

Ketika usia sudah dewasa dan menua, banyak dari kita akan merasakan ketidaknyamanan akibat anggota tubuh terguyur air hujan. Di antaranya adalah masuk angin, nyeri, pusing ataupun sakit kepala.

Memang belum ada kepastian yang memaparkan keterkaitan antara sakit kepala (dan pusing) dengan air hujan yang mengguyur tubuh.   Akan tetapi ada beberapa hal yang memiliki kemungkinan kuat membenarkannya.  Berikut adalah beberapa penjabarannya;

  • Perubahan Mendadak Suhu Badan

Suhu badan menjadi “semacam” patokan yang bisa digunakan untuk mendeteksi kejadian yang menimpa pada tubuh kita.   Dapat dijelaskan bahwa sakit yang diderita pasca terkena guyuran air hujan adalah akibat mendadaknya suhu dingin yang terjadi pada tubuh, sehingga sistem kekebalannya menjadi menuurn secara drastis, sedangkan pembuluh darah juga mengalami penyempitan.    Air hujan dari langit ini memiliki pengaruh pada tubuh, khusunya di bagian seputar kepala, yang selanjutnya menuntut tubuh mengeluarkan energi lebih besar demi mengurangi dan menangkal rasa dingin itu.     Keadaan yang tiba-tiba dan kondisi yang menyebabkan sistem imune harus bekerja ekstra inilah yang pada akhirnya bisa menyebabkan orang terkena sakit, pusing ataupun memicu sakit kepala.

Di samping itu ada pula faktor lain berujud tekanan udara yang rendah sewaktu hujan, sehingga sistem kekebalan tubuh juga menurun drastis dan tak pelak beberapa penyakit akan menghantui, termasuk di antaranya adalah pusing dan sakit kepala.

  • Kadar Air Hujan

Air hujan memiliki banyak kandungan gas ataupun senyawa di udara, oleh karenanya cenderung bersifat asam. Sehingga gerimis pun hujan rintik-rintik menyebabkan konsentrasi asam yang terjadi dari gas dan senyawa ini semakin besar. Keadaan itu tentu saja memiliki pengaruh besar terhadap tubuh yang terguyur, tak lain adalah lebih mudah terkena sakit.

  • Terjadinya Infeksi

Virus akan datang dan lebih mudah menyebar tatkala musim hujan dan cuaca dingin tiba.   Oleh karenanya mereka yang terkena air hujan juga akan memiliki pengaruh lebih cepat terkena virus tersebut, dan kemudian terjadi infeksi, sehingga mempercepat penurunan sistem kekebalan pada tubuh .

Saran Untuk Meminimalisir

Setelah memahami pemaparan di atas, kita tentu akan berusaha melakukan beberapa hal demi menghindari terkena sakit.  Maka berikut ini ada pula beberapa saran yang layak di pertimbangkan;

  • Segera Mengenakan Pakaian Kering

Saat kehujanan tanpa disadari semua pakaian kita menjadi basah, termasuk pakaian dalam sekalipun. Sehingga sudah sewajarnya mengganti semua pakaian yang dikenakan saat kehujanan dengan pakaian kering.     Tujuannya adalah agar suhu tubuh tidak semakin dingin yang bisa mengakibatkan kekebalan tubuh semakin menurun , di samping itu juga demi menghindari terkena penyakit kulit, di antaranya adalah iritasi, gatal, dan juga jamur kulit.

  • Segera Membilas Kepala & Rambut

Membilas rambut dan kepala adalah langkah yang seyogyanua dilakukan sesegera mungkin usai terguyur air hujan. Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk menghilangkan senyawa-senyawa dan gas asam pada air hujan yang mengguyur.

Demikian penyebab sakit akibat hujan dan saran-saran yang bisa dilakukan demi menjaga kesehatan tubuh. Hal lain yang baik dilakukan setelah kehujanan adalah konsumsi suplemen pun vitamin, sehingga daya tahan tetap terjaga dan stamina tubuh juga tetap prima. [uth]

Sumber Rujukan:

[1] Nyeri Kepala Karena Kehujanan? Ini Sebabnya Harian klikdokter.com Diakses pada 30Desember 2014

[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 30 Desember 2014

Berbagi dan Diskusi

18 COMMENTS

  1. […] Nasihat orang-orang tua terdahulu, selain bisa menyebabkan batuk, pileg, demam, dan panas tinggi, adakalanya es krim juga bisa menyebabkan efek sakit kepala bagi beberapa orang. Walaupun sakit kepala ini ada juga yang tak permanen, artinya hanya berlangsung 5 hingga 10 menit pasca konsumsi es, akan tetapi tentunya ini adalah hal yang wajib diwaspadai. Menurut catcatan yang ada, hal ini bisa terjadi karena adanya rangsangan dingin pada dinding atas rongga mulut yang pada akhirnya mampu menimbulkan efek sakit kepala. [Baca juga: Beberapa Alasan Nyeri dan Sakit Kepala Akibat Kehujanan] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here