Tips Penting Mendaftar Supaya Diterima Google Adsense

7
2604
Cara daftar google adsense agar diterima
Cara daftar google adsense agar diterima

Google Adsense adalah salah satu sistem periklanan favorit pada pengelola blog (blogger) sampai pengelola media online besar. Adsense cukup dikenal di kalangan blogger di Indonesia. Tidak sebatas itu, umumnya blogger mengelola blog untuk tujuan memperoleh keuntungan bisasanya menjadikan adsense sebagai target sasaran. Tidak saja memberi harga lebih tinggi pada setiap klik –dibandingkan dengan penyedia iklan lainnya, adsense juga membantu proses crawling pada mesin pencari. Meletakkan iklan Google Adsense pada tubuh sebuah website berarti membiarkan mesin google menelusuri web secara lebih baik. Hal ini terkat dengan penyesuaian kata kunci untuk penayangan iklan secara lebih tepat.

Sebelum tahun 2012, Google adsense belum melayani secara spesifik portal berbahasa Indonesia. Sejak tahun 2012, adsense secara spesifik menyediakan layanan khusus untuk blog yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Hal ini memperbesar peluang para blogger meraup keuntungan dari menulis. Tidak hanya itu, layanan google adsense juga memberikan kesempatan pada pembuat video untuk memperoleh keuntungan. Melalui situs youtube yang juga dimiliki google, layanan adsense memungkinkan monetisasi konten video.

Banyak blogger yang mencoba untuk mendaftarkan diri ke layanan google adsense. Namun, banyak pula yang menerima penolakan dari penyedia layanan tersebut. Apakah penyebab ditolak google adsense? Secara umum google telah menentukan standar sebuah website yang boleh atau bisa memasang iklan. Hal ini semakin ketat diterapkan mengingat kompetisi iklan dan penyedia konten yang kian banyak.

Bagaimana mendaftar google adsense agar diterima? Pertanyaan ini terkait dengan dua hal, yaitu (1) teknis pendaftaran; (2) standar website yang didaftarkan kepada layanan Google Adsense. Aspek kedua akan menjadi fokus pada artikel ini. Artikel ini mencoba membantu pada pendaftar Google adsense agar mudah dan diterima. Teknis pendaftaran Google Adsense dapat diakses melalui portal resmi layanan google ini.

Apa itu Google Adsense?

Google mengklaim layanan adsense sebagai cara murah dan gratis bagi penyedia konten online untuk mendapatkan uang dari penanyangan iklan [1].  Layanan ini resmi dibuka pada tahun Maret 2003 [2]. Sejarah panjang adsense menunjukkan perkembangan dan perubahan yang signifikan. Pertama, teknologi adsense berkembang menjadi lebih kontekstual. Layanan google ini mampu untuk menyesuaikan penayangan iklan dengan kata kunci pada website yang dipasangi iklan ini. Kedua, layanan iklan google semakin merambah bahasa-bahasa Dunia. Indonesia menjadi salah satu pilihan bahasa yang didukung oleh Google. Hal ini sangatlah wajar mengingat jumlah pengguna internet Indonesia yang kian besar dan berjumlah jutaan.

Adsense memberikan kesempatan bagi pengelola konten online untuk menjadi rekanan penayangan iklan. Melalui persetujuan Google, iklan akan ditayangkan. Sebagai kompensasi, google akan membagikan biaya iklan kepada si penayang dengan porsi yang berbeda pada setiap iklan. Ruang inilah yang menjadi kesempatan bagi blogger untuk memperoleh keuntungan dari iklan Google.

[Baca Juga: Plugin WordPress untuk Manajemen Iklan Adsense]

Bagaimana Teknik agar diterima Google Adsense?

Cara diterima oleh Google adsense terkait dengan dua hal, yaitu ketepatan administratif saat pendaftaran dan kualitas website yang diusulkan kepada Google. Kelengkapan pertama terkait dengan prosedur. Google menetapkan beberapa prosedur pendaftaran, seperti penyediaan alamat yang benar, verifikasi akun, metode pembayaran, daftar hitam penyedia layanan. Selain hal tersebut, terdapat beberapa hal penting yang kerap dilupakan para pendaftar google adsense. Hal kedua ini justeru terletak pada jantung alat kerja untuk penayangan iklan: website.

Catatan mendasar bagi proses pendaftaran Google adsense adalah kualitas konten dan website. Google memiliki standar kualitas konten. Ini akan menentukan apakah sebuah aplikasi diterima atau ditolak. Google menetapkan syarat supaya web berbahasa Indonesia dapat diterima layanan google adsense ini.

Struktur dan Tampilan Website

Struktur website baiknya diperhatikan seksama oleh blogger atau orang yang hendak mendaftar pada layanan periklanan ini. Kualitas website menentukan nasib selanjutnya. Sebelum mendaftar google adsense pastikanlah bahwa website anda memiliki navigasi yang memudahkan, mudah digunakan oleh pengguna atau pengunjung, serta tidak mengandung malware. Terkadang, malware menyusup pda sebuah website melalui fasilitas yang disisipkan oleh pihak ketiga. Plugin bisa saja menjadi sarang bagi malware. Terkait hal ini, pastikanlah Anda menginstall aplikasi tambahan untuk website dari sumber yang dapat dipercaya. Tak ada salahnya membaca terlebih dahulu ulasan (review) orang-orang yang pernah menggunakan fasilitas tersebut.

Mendaftar Google Adsense agar diterima
Peringatan Malware

Navigasi website yang baik pada prinsipnya adalah yang memudahkan pengunjung. Semakin baik navigasi pengunjung akan kian betah menelusuri. Lebih lanjut, Google menyukai website yang melayani pengunjungnya dengan tampilan dan navigasi yang memudahkan.

[Baca Juga: Struktur Website yang SEO Friendly]

Usia Website

Website berbahasa Indonesia ada baiknya telah berusia 6 bulan saat didaftarkan pada layanan google Adsense. Blogger pemula terkadang tergesa-gesa untuk segera dapat mendaftarkan diri pada adsense. Hal ini justeru terkadang menjerumuskan. Pendaftaran website yang sangat muda sangat beresiko mendapat penolakan dari adsense. Jika dipaksakan, maka nama dan alamat dapat masuk dalam daftar hitam google karena dianggap sebagai “spam”.  Pastikanlah umur dari website Anda cukup untuk ditawarkan kepada google.

Konten yang Unik 

Berhati-hatilan jika Anda termasuk salah satu orang yang suka menyalin konten dari web yang lain. Google sangat memperhatikan orisinalitas konten sebelum memberikan persetujuan atas pendaftaran Google Adsense. Konten yang unik tentu saja konten yang berbeda –meskipun tema sama– dengan website lainnya. Google di satu sisi telah memiliki metode untuk melacak duplikasi ini konten dari satu web dengan web yang lainnya.

[Baca Juga: Teknik Mengetahui Web yang Memplagiat Isi Web Anda]

Pastikanlah konten anda adalah konten yang orisinal dan unik. Selain terkait dengan pendaftaran iklan, konten yang baik akan mengundang pengunjung betah menikmati web anda. Tak jarang pengunjung justeru membagikan konten yang dinilai bagus kepada orang lain melalui media sosial. Ini akan menambah daya tarik dan popularitas sebuah website.

Sebuah website yang dipenuhi konten duplikat atau “bajakan” akan berpeluang besar ditolak Google Adsense. Hal ini sangat terhubung dengan kebijakan Google yang membuat standar konten dan kelaikan konten. Google juga berupaya untuk menghargai hak cipta dari setiap pengelola blog atau web, termasuk konten dalam bentuk tulisan.

Jumlah Konten yang tersedia di Website

Idealnya, sebuah website yang didaftarkan pada layanan Google Adsense telah memiliki –minimal– 60 konten. Tentu saja syarat ini terkait pula dengan orisinalitas konten. Mengapa harus banyak konten terlebih dahulu? Google pada dasarnya inging memastikan bagaimana keberlanjutan konten sebuah website. Tentu saja Google tidak ingin menayangkan iklan di “rumah hantu” atau website tanpa konten. Memastikan konten tersedia menjadi salah satu persyaratan yang diberlakukan oleh Google.

Sediakan Informasi Pendukung

Sebuah website yang hendak didaftarkan ke layanan Google adsense perlu memenuhi standar informasi dasar. Google perlu memverifikasi kepemilikan dan pihak-pihak yang mengelola. Semakin jelas pengelola sebuah website, maka semakin besar pula peluang diterima oleh google adsense.

Informasi dasar yang perlu disediakan pada portal atau web biasanya memuat tentang disclaimer, kebijakan privasi, penjelasan tentang orang atau pihak yang mengelola web, kontak dan aturan penggunaan sebuah website. Semakin baik dan lengkap informasi dasar, semakin besar pula kemungkinan mendapatkan persetujuan Google.

Hak atas Gambar

Sebuah website seringkali menggunakan gambar sebagai penghias dan penguat konten. Tak jarang gambar yang dipajang di sebuah website berumber dari website yang lain. Perlu kiranya pengelola web memperhatikan orisinalitas gambar atau hak cipta. Penggunaan gambar berhak cipta dari website lain tanpa izin memiliki kemungkinan menjadi faktor pengganggu saat Anda mendaftarkan Google Adsense.

Ada baiknya memeriksa kembali gambar yang digunakan. Saat ini, gambar berlisensi “public domain” semakin muda ditemukan. Jika ingin mengutip pastikanlah anda menggunakan gambar berlisensi terbuka yang tidak melarang Anda melakukan komersialisasi ulang atas gambar. Jika menggunakan gambar berlisensi creative common, pastikan anda menggunakan gambar yang mengizinkan penggunaan kembali untuk tujuan komersial. Bagaimana pun, memasang iklan adalah bagian dari praktek komersialisasi konten.

Penempatan Iklan 

Google biasanya memberlakukan periode ujicoba bagi calon partner google Adsense. Google akan meminta pemilik website memasang contoh kode iklan di web. Google tentu saja memeriksa kesesuaian peletakan iklan tersebut. Supaya diterima Adsense, ada baiknya meletakkan iklan pada tempat strategis yang mudah dilihat. Jangan memaksakan memasang iklan secara berlebihan.

[Baca Juga: Penempatan Iklan yang Menyebalkan Pengunjung Website]

Jika anda memasang iklan lain pada laman web yang akan didaftarkan, sangat dianjurkan untuk menurunkan terlebih dahulu iklan tersebut. Penayang iklan terkadang memiliki aturan penggunaan yang berbeda. Guna mencegah pelanggaran, ada baiknya iklan tersebut dihilangkan terlebih dahulu saat mendaftarkan diri pada layanan adsense.

Sumber Rujukan

[1] Mengapa Google Adsense. Google, diakses pada 2 Januari 2015

[2] AdSense. Wikipedia, diakses pada 2 Januari 2015

Berbagi dan Diskusi

7 COMMENTS

  1. […] Masih melalui situs YouTube, selain informasi terkini ada juga dokumentasi yang bisa kita nikmati dari orang lain yang dengan senang hati mengunggahnya. Dengan begitu kita tak akan jauh ketinggalan mendapatkan informasi.     Begitupun bagi sang pengunggah, saat ini juga bisa diuntungkan dengan memanfaatkan pemasangan layanan iklan (adsense) di dalamnya. [Baca juga: Tips Penting Mendaftar Supaya Diterima Google Adsense] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here