Memahami Perintah Dasar Linux #1: Pengelolaan File dan Direktori

3
2891
Perintah Dasar Linux
Perintah Dasar Linux

Linux menjadi salah satu arus baru dalam dunia perkomputeran dunia. Linux merujuk pada sistem operasi komputer yang didesain bertipe unix. Linux adalah salah satu capaian tebesar dalam gerakan pengembangan perangkat lunak bebas dan tebuka (free and opens source software/ FOSS). Selain menghasilkan Linux, pelbagai aplikasi penting –yang sebagian kemudia dipaketkan menjadi bagian dari Linux–  adalah hasil lain dari pengembangan FOSS. Mengacu pada prinsip FOSS, Linux dapat didstribusikan secara bebas, berkode sumber terbuka dan dapat dimodifikasi secara bebas.

[Baca Juga: Apa itu Linux dan bagaimana dikembangkan?]

Linux diidentikkan dengan nama pengembang dan pencetusnya, Linus Torvalds [2]. Linus tidak semata menciptakan Linux, tetapi juga menciptakan lingkungan pengembangan piranti lunak (software) secara global. Ia membangun sistem pengkodean untuk aplikasi dan sistem operasi yang terbuka, tidak dimonopoli pihak tertentu dan dapat digunakan secara bebas. Implikasi dari ide ini cukup luas, terutama pada dunia server dan aplikasi. Sifat Linux yang terbuka dan bebas juga mendorong terciptanya pelbagai distro Linux, baik bentuk pertama maupun turunan. Pelbagai distro, seperti Ubuntu, Fedora, Linux Mint berkembang secara cepat. Indonesia juga memiliki distro buatan pengembang Indonesia bernama BlankOn.

[Baca Juga: BlankOn, Linux Asli Indonesia ]

Perintah dasar Linux menjadi salah satu identitas. Linux pada dasarnya dapat dijalankan menggunakan perintah berbasis teks. Tampilan (Graphic User Interface) kian memudahkan pengguna untuk mengoperasikan karena sudah didukung tampilan dan tetikus (mouse) yang mempermuda penggunaan komputer [3]. Meski demikian, beberapa bagian dari perintah dasar linux penting untuk diketahui. Ada pula beberapa fungsi pada Linux yang hanya bisa dioperasikan melalui perintah berbasis teks melalui terminal.

perintah dasar linux
Tampilan Terminal Pada Linux

Ragam Perintah Dasar Linux

Mencari Manual Penggunaan Perintah Dasar Linux

Format: $ man

Format $ man nama_command_nama_perintah

Perintah dasar linux pada dasarnya sudah memiliki manual yang tersedia pada aplikasi terminal. Cukup mengetikkan kata man, maka terminal akan membukakan glosarium daftar perintah dasar yang sudah tersedian berikut dengan variannya. Man juga bisa diikut dengan perintah langsung jika ingin mengetahui salah satu perintah secara spesifik, seperti “man ls”. Terminal akan membukakan glosarium tentang perintah ls.

Mengetahui isi direktori/folder

Perintah yang dapat digunakan untuk mengetahui isi direktori adalah ls. Perintah ini dapat digunakan sendiri, atau dengan penambahan beberapa opsi yang telah disediakan.

Format: $ ls

Format + Opsi : $ ls -A

Perintah Dasar Tambahan

Fungsi

– a Memunculkan semua file dan folder yang tersedia, tak terkecuali yang tersembunyi (hidden file/folder)
-A Serupa dengan -a, tetapi tidak memunculkan folder
-f Memunculkan daftar isi folder/direktori tanpa berurutan
-l Menampilkan isi direktori secara rinci dengan turut memuat waktu file dibuat, hak akses, pemilik (akun)

Catatan: Perintah ini dapat juga dijalankan dengan bentuk lain, yaitu perintah “dir”

Berpindah dari satu folder ke folder lain

Perintah cd digunakan untuk masuk ke dalam satu folder. Ketiga menjalankan perintah ini, kita akan melihat bahwa kita berada aktif pada folder yang kita kehendaki.

Format: cd namafolder

Format 2: cd.. -> kembali ke folder sebelumnya

Contoh:  cd rumahku -> masuk ke folder rumahku.

Membuat Folder

Membuat folder dapat dilakukan dengan perintah “mkdir”. Perintah ini diikuti dengan nama folder yang diinginkan. Guna melihat apakah folder berhasil dibuat, jalankan perintah “ls” pada terminal. Pembuatan beberapa folder secara bersamaan dengan satu perintah dapat dilakukan. Ulangi perintak mkdir dengan dipisahkan tanda “;”.

Format: $ mkdir

Contoh: mkdir rumahku -> memuat folder atau direktori rumahku

Contoh: mkdir rumahku ; mkdir rumahmu ; mkdir rumahkita -> membuat 3 folder sekaligus

[Baca Juga: Partisi pada Linux]

Menghapus folder kosong 

Perintah “rmdir” digunakan untuk menghapus folder kosong tertentu. Pada satu kondisi, kita terkadang butuh untuk menghilangkan atau menghapus folder tertentu.

Format: rmdir NamaFolder

Contoh: rmdir rumahku -> menghapus direktori atau folder rumahku

Melihat isi file

Umumnya perintah ini berlaku pada berkas-berkas yang berisi teks. Terminal, saat perintah ini dijalankan, akan membuka teks tersebut. Isi berkas tidak akan dibuka dalam jendela atau aplikasi lain, melainkan pada jendela terminal. Jika file masih kosong, maka terminal tidak akan menunjukkan apapun.

Format: cat NamaFile

Contoh: cat rumahku.txt -> membuka file rumahku.txt

Membuat salinan atau duplikasi file

Pembuatan salinan (copy) sebuah berkas dapat dilakukan dengan perintah “cp”. Perintah ini dapat digunakan dalam beberapa varian, seperti menyalin satu file ke folder lain.

Format: cp nama_file_lama Nama_file_baru

Contoh: cp file1.txt file2.txt

Format 2: cp nama_file alamat_folder_tujuan

Contoh: cp file1.txt /home/asa/puisi –> menyalin file file1.txt ke folder /home/asa/puisi

Memindahkan file atau mengubah nama

Perintah mv dapat digunakan untuk memindahkan berkas (file) dan juga digunakan untuk memberi nama baru sebuah file. Kedua fungsi ini mirip atau serupa dengan fungsi pada perintah cp.

Format: mv nama_file_lama nama_file_baru

Contoh: mv text1.txt text2.txt -> mengganti nama text1.txt menjadi text2.txt

Format 2: mv nama_file folder_tujuan

Contoh: text1.txt /home/asa/puisi memindahkan berkas bernama text1.txt ke folder /home/asa/puisi

Menghapus File atau direktori

Menghapus file dapat dilakukan dengan menggunakan perintah “rm”. Perintah ini berlaku pada file dan direktori.

Format: rm nama_file_atau_nama_folder

Contoh: rm tulisanku.txt -> menghapus file tulisanku.txt

Contoh 2: rm puisiku -> menghapus direktori puisiku.

 

Sumber Rujukan:

[1] Gambar terminal Linux. Pixabay, dilisensikan sebagai Public Domain, diakses pada 5 Januari 2014

[2] Linus Torvalds, Britannica, diakses pada 5 Januari 2014

[3] Arie, Setyo Wibowo. Basic Command Line. Diakses pada 5 Januari 2014.

 

Berbagi dan Diskusi

3 COMMENTS

  1. […] Perintah dasar Linux menjadi salah satu identitas. Linux pada dasarnya dapat dijalankan menggunakan perintah berbasis teks. Tampilan (Graphic User Interface) kian memudahkan pengguna untuk mengoperasikan karena sudah didukung tampilan dan tetikus (mouse) yang mempermuda penggunaan komputer . Meski demikian, beberapa bagian dari perintah dasar linux penting untuk diketahui. Ada pula beberapa fungsi pada Linux yang hanya bisa dioperasikan melalui perintah berbasis teks melalui terminal.  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here