Mengenal Demam Berdarah Dengue (DBD) Lebih Dekat

7
3968
Gejala Demam Berdarah, mencegah demam berdarah
Gejala Demam Berdarah

Demam berdarah dengue dan Demam Dengue  merupakan penyakit yang tersebar di seluruh dunia terutama di daerah tropis. Penyakit ini paling banyak menyerang anak-anak usia 15 tahun [1]. Namun, bukan berarti orang dewasa tidak akan terserang penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes ini.

Penyebab Demam Berdarah Dengue

Demam Dengue merupakan penyakit akibat virus dengue genus Flavivirus yang digolongkan sebagai ARBO virus atau Arthropod Borne Virus [1]. Arthropod Borne virus secara bahasa berarti virus yang ditularkan oleh Arthropod (nyamuk). Virus dengue mempunyai beberapa jenis atau serotype yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Infeksi oleh salah satu jenis virus bukan berarti suatu perlindungan terhadap infeksi jenis virus yang lain, dan infeksi yang berurutan dapat membuat orang tersebut berada pada potensi untuk mengalami demam berdarah dengue (DBD) dan dengue shock syndrome (DSS) [2].

[Baca Juga: Gejala dan Penyebab Asam Urat]

Gejala Demam Berdarah Dengue

Petanda yang penting untuk mengenali penyakit DBD yaitu munculnya demam dan perdarahan [3].

Demam

Pada umumnya, penyakit infeksi menunjukkan gejala demam. Khas pada DBD adalah gejala demam tinggi lebih dari 38.50ᵒ C, berlangsung 2-7 hari, tipe demam menyerupai punggung pelana kuda [3]. Saddleback fever atau demam menyerupai punggung pelana kuda yaitu demam mereda selama sehari dan kemudian kembali. Demam ini terjadi kadang-kadang dan lebih sering pada anak-anak [4]. Gejala penyerta lain adalah nyeri kepala, pusing, kelemahan umum, rasa mual, muntah, nyeri otot dan sendi [3].

Perdarahan

Petanda penting yang lain adalah perdarahan-perdarahan mulai dari yang sangat ringan dan baru positif bila dilakukan uji turniket atau uji bendungan, bintik-bintik perdarahan spontan pada kulit, biru-biru bekas tusukan jarum, mimisen, gusi berdarah, sampai perdarahan nyata spontan dan berat seperti muntah darah dan berak darah [3].

[Baca Juga: Mengenal Ragam Penyakit Jantung ]

Tetap sakit

Pasien tetap sakit meskipun suhu turun dan kondisi klinisnya menyimpang dengan terjadinya kulit lembab, anggota gerak dingin dan berkeringat, serta mengantuk atau gelisah [3]

Penanganan

Tidak ada penanganan yang spesifik terhadap demam dengue. dokter dapat menyarankan Anda untuk mengonsumsi banyak cairan yang diperlukan tubuh guna menghindari terjadinya dehidrasi akibat gejala muntah dan demam yang tinggi [5].

Galakkan 3M Plus

Kegiatan pencegahan penyakit demam berdarah dengue tidak hanya melibatkan sektor kesehatan saja, melainkan semua pihak termasuk masyarakat juga harus peduli. Berantas jentik dan hindari gigitan nyamuk demam berdarah dengan cara 3M Plus [6], yaitu:

  1. Menguras tempat-tempat penampungan air (bak mandi/WC, tempayan, ember , vas bunga , dsb) seminggu sekali.
  2. Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong dan drum.
  3. Mengubur barang-barang bekas yang ada di sekitar atau di luar rumah yang dapat menampung air hujan seperti kaleng bekas, botol, plastik dan tempurung kelapa.
  4. Menaburkan bubuk abate atau altosid 2-3 bulan sekali di tempat air yang sulit dikuras atau tempat sulit air.
  5. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
  6. Cegah gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk, memakai obat repelant, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi dsb.

Sumber Rujukan 

[1] Soedarto. 2010. Virologi Klinik. Jakarta: Sagung Seto.
[2] Dengue homepage. http://www.cdc.gov/Dengue/epidemiology/index.html, diakses pada 8 Januari 2015.
[3] Nasronudin. 2011. Penyakit Infeksi di Indonesia Solusi Kini & Mendatang, Edisi 2. Surabaya: Airlangga University Press.
[4] Dengue Clinical Presentation. http://emedicine.medscape.com/article/215840-clinical, diakses pada 8 Januari 2015.
[5] Treatments and drugs. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/basics/treatment/con-20032868, diakses pada 8 Januari 2015.
[6] Waspada Demam Berdarah. http://www.penanggulangankrisis.depkes.go.id/waspada-demam-berdarah, diakses pada 8 Januari 2015.

Berbagi dan Diskusi

7 COMMENTS

  1. […] Petanda penting lain demam berdarah adalah perdarahan-perdarahan mulai dari yang sangat ringan dan baru positif bila dilakukan uji turniket atau uji bendungan, bintik-bintik perdarahan spontan pada kulit, biru-biru bekas tusukan jarum, mimisen, gusi berdarah, sampai perdarahan nyata spontan dan berat seperti muntah darah dan berak darah .  […]

  2. […] Guna mengatasi terjadinya perkembang-biakan nyamuk di speutar kita, ada banyak hal bisa dilakukan. Selain rutin menguras beberapa tempat yang memungkinkan terjadinya genangan, ada pula saran untuk menebarkan satu ramuan pembunuh jentik-jentik nyamuk pada genangan tersebut. Tujuannya tak lain demi mencegah eek sakit yang ditimbulkannya. [Baca juga: Mengenal Demam Berdarah Dengue (DBD) Lebih Dekat] […]

  3. […] Diare biasanya disertai dengan adanya gejala yang bisa langsung teridentifikasi, di antaranya adalah timbulnya rasa mual dan juga terjadi muntah. Gejala ini selain karena keracunan, besar kemungkinan disebabkan pula oleh infeksi. Bahkan infeksi bakteri ataupun parasit biasanya juga menjadikan kita sering buang air besar disertai darah dan juga datangnya rasa demam. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here