Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Konsumsi Es

4
1152
Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mengonsumsi Es
Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mengonsumsi Es

Konsumsi es memang menjadi kenikmatan tersendiri, apalagi jika sedang kehausan dan cuacanya juga panas. Kenikmatan itu tak jarang membuat kita terlena, termasuk dalam hal memilah dan memilih tempat yang menjajakan es berkualitas bagus. Akibatnya banyak efek negatif yang terlupakan.

Sejatinya ada banyak hal yang bisa dijadikan pertimbangan dalam mengonsumsi es. Misalnya saat panas terik, memang menikmati es sangat nikmat. Akan tetapi jiika kita melihat secara awam saja, kondisi panas terik udara sekitar tak pelak juga membuat suhu badan menjadi panas, jika dihantam dengan suhu berkebalikan, yaitu dingin, tentu saja akan menimbulkan pertentangan yang pada akhirnya berefek fatal bagi badan kita. Sementara, asal-usul air yang dijadikan es adalah juga hal lain yang tak kalah pentingnya untuk diperhatikan. Apakah airnya dimasak sampai mendidih, ataupun malah hanya menggunakan air mentah saja.

Sanitasi dan Higienis

Jika melihat asal-usul air yang dijadikan sebagai es itu tak dimasak –sampai mendidih, selanjutnya kita pun bisa mempertanyakan mengenai higienitas dan juga sanitasi lingkungan tempat diproduksinya.

Ini penting, karena bukan tidak mungkin efek negatif merebak pada tubuh yang mengonsumsinya. Baik itu mengalami keracunan, ataupun menumbuhkan bakteri ‘Salmonella enteriditis’ yang sangat mematikan.

Apa itu Salmonella Enteriditis?

Salmonella merupakan penyebab utama suatu penyakit yang disebarkan melalui makanan (foodborne diseases), sehingga organ pencernaan adalah bagian yang pertamakali rentan mengalami ketidakberesan.

Sedangkan penderita Salmonella atau yang dinamakan salmonellosis, memiliki tanda-tanda awal berupa diare, keram perut, dan demam selama 8 hingga 72 jam usai mengonsumsi makanan yang terkontaminasi Salmonella. Di samping itu, gejala lain yang menjadi pertanda adalah juga demam, mual, sakit kepala, serta muntah-muntah.

      • Beberapa Orang Yang Rentan Salmonella

Sejatinya semua orang memiliki risiko terserang salmonella yang mampu menyebar dari saluran pencernaan hingga menuju ke pembuluh darah ini. Hanya saja ada kalangan tertentu yang lebih besar berisiko;

    • Manula alias orang lanjut usia
    • Anak-anak
    • Orang dengan daya tahan tubuh lemah. Sebagai contoh adalah penderita diabetes, dan juga pengidap HIV-AIDS
  • Gejala Terkena Salmonella

Gejala Salmonella pada umumnya muncul 6 hingg 36 jam setelah mengonsumsi makanan. Sebagaimana telah terpaparkan di atas, gejala awalnya antara lain adalah; demam, nyeri perut, diare, perut mual, muntah, dehidrasi, dan juga kepala terasa pusing.

Tentang Kualitas Es

Kembali pada permasalahan mengenai konsumsi es. Kita tak pernah bisa mengetahui dan membedakan bahan es, apakah bersih ataupun kotor. Padahal ini merupakan hal utama yang harus diketahui demi pencegahan.

Jika kita tahu dari bentuk es yang masih glondongan alias es batu, sejatinya ada sedikit tips untuk membedakan antara yang higienis dan tidak. Yaitu dengan cara mengamati warnanya. Jika berbahan higienis maka akan berwarna jernih dan bening, sedangkan untuk yang mengggunakan air tak higienis warna es batu biasanya tak bisa bening. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Berkumur dengan Daun Sirih Membantu Menghilangkan Plak klikdokter.com Diakses pada 24 Januari 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 24 Januari 2015

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

  1. […] Jika kita ingat akan nasihat orang-orang terdahulu agar menjauh dari kebiasaan konsumsi es karena akan mengakibatkan datangnya banyak penyakit, lalu benarkah es krim adalah salah satu biang keladi dari datangnya berbagai jenis penyakit di tubuh kita? [Baca juga: Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Konsumsi Es] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here