Batu Kalimaya: Warna, Jenis dan Beragam Fakta Terkait

8
7297
Batu Kalimaya

Batu Kalimaya menjadi salah satu jenis batu mulia yang cukup diminati. Perpaduan, komposisi dan gurat warna yang terselip dalam batu ini menjadi salah satu daya tarik utama batu ini. Di Indonesia Batu Kalimaya cukup banyak ditemukan di Banten, meski di beberapa daerah lain juga terdapat jenis bebatuan serupa.

Batu Kalimaya
Batu Kalimaya yang telah dibentuk

Batu Kalimaya juga dikenal dengan sebutan Batu Opal. Batu jenis ini merupakan salah satu batu yang kaya warna. Kekayaan warna, kobinasi dan pernak-pernik yang melekat pada batu ini menjadi salah satu kelebihan dari batu Kalimaya. Dengan sepuhan yang tepat, batu ini bisa menghasilkan penampakan yang cantik dan bisa dinikmati sebagai elemen dari perhiasan.

Batu Opal Kalimaya
Batu Kalimaya/Opal yang dibentuk sebagai liontin

Kerlap kerlip merupakan ciri khas yang melekat pada batu Opal ini. Sebuah Kalimaya dapat menunjukkan kerlap-kerlip warna yang berbeda dari sudut yang berbeda pula. Keunikan ini menjadikan batu mulia ini menjadi salah satu jenis yang paling banyak dicari. Kilatan warna batu ini dikenal dengan sebutan “Schillers”. 

[Baca Juga: Jenis Batu Mulia Khas Indonesia]

 Warna-Warni Kalimaya

Warna adalah daya tawar yang paling kuat dari jenis batu mulia ini. Warna yang paling banyak dicari adalah warna hitam (black opal). Selain itu, beberapa jenis warna lain juga ada pada jenis ini, seperti biru tua, hijau tua atau warna terang lain dengan latar belakang hitam yang pekat. Opal putih memberikan sensasi warna yang berbeda. Opal berwarna putih susu akan memberikan pernak-pernik warna yang lebih terang yang umumnya terkombinasi apik dengan warna kuning, hijau dan biru. Kalimaya Meksiko dikenal dengan bentuknya yang transparan dan dihiasi dengan warna-warni terang.

[Baca Juga: Mengenal Batu Bacan]

Bentuk Ideal Kalimaya

Batu Kalimaya Putih
Batu Kalimaya Putih

Batu Kalimaya dapat dibentuk secara beragam. Jenis olahan ini sangat ditentukan oleh bahan dasar. Di Indonesia umumnya Kalimaya dibentuk sebagai bahan baku cincin. Dunia pengolahan batu mulia mengenal jenis hasil olahan ini sebagai cabochon. Jenis ini berupa tampilan tanpa segi/sudut batu yang telah diolah. Cabochon sangat tampak pada olahan untuk cincin.

Selain cincin, Kalimaya dapat dibentuk menjadi perhiasan untuk liontin dan anting. Ini sangat jarang ditemukan di Indonesia.  Pembentukan batu memang sangat tergantung ukuran, hobi dan kemungkinan warna yang ditibulkan dalam bentuk tertentu.

[Baca Juga: Mengenal Batu Kecubung]

Batu Kalimaya Mentah
Batu Kalimaya Mentah

Pada prinsipnya, Batu Kalimaya sudah tidak dimasukkan sebagai salah satu jenis mineral. Mengapa? Komposisi silika yang dominan pada batu mulia ini mengeluarkannya dari deretan batu mineral [1].

Fakta Ilmiah Seputar Batu Kalimaya

Berikut ini adalah rincian kandungan dan beberapa spesifikasi pada batu Kalimaya. Batu Kalimaya dengan sebaran yang cukup luas memang memiliki unsur yang berbeda di satu daerah dengan daerah lainnya. Gambaran berikut ini menjelaskan tentang komposisi dan penamaan batu ini secara lebih universal.

Formula Kimiawi SiO2 · nH2O
Warna umum Merah, hijau, biru, hitam, kuning, orange, ungu
Tingkat Kekerasan 5.5 -5.6
Sistem Kristal Hexagonal
Indeks bias batu permata 1.37 – 1.47
Nilai Kecerahan batu Transparan
Nama lain Opal
Jenis mineral Opal

Sumber Rujukan

[1] Opal, Mindat.com, diakses pada 21 Februari 2015

Berbagi dan Diskusi

8 COMMENTS

  1. […] Batu Kalimaya menjadi salah satu jenis batu mulia yang cukup diminati. Perpaduan, komposisi dan gurat warna yang terselip dalam batu ini menjadi salah satu daya tarik utama batu ini. Di Indonesia Batu Kalimaya cukup banyak ditemukan di Banten, meski di beberapa daerah lain juga terdapat jenis bebatuan serupa.  […]

  2. […] Batu Kalimaya menjadi salah satu jenis batu mulia yang cukup diminati. Perpaduan, komposisi dan gurat warna yang terselip dalam batu ini menjadi salah satu daya tarik utama batu ini. Di Indonesia Batu Kalimaya cukup banyak ditemukan di Banten, meski di beberapa daerah lain juga terdapat jenis bebatuan serupa.  […]

  3. […] Warna batu siklop Papua ini menjadi hal menarik yang tak bisa diabaikan begitu saja karena diyakini bahwa dari pancaran warna itulah komunikasi dengan alam ruh leluhur itu bisa terwujud. Efek yang muncul setelahnya adalah hal yang biasanya juga dipercaya sebagai pertanda akan suatu kejadian, jika muncul warna terang akan ada kabar menggembiorakan, pun sebaliknya apabila muncul warna kusamp akan mendapatkan berita suram. [Baca juga: Batu Kalimaya: Warna, Jenis dan Beragam Fakta Terkait] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here