Apa dan Di Mana Kota Alexandria itu?

6
8161
Laut Tengah: Apa dan Di Mana Kota Alexandria itu

Alexandria menjadi istilah yang banyak didengar untuk menyebutkan nama suatu tempat. Dari banyaknya tempat bernama ‘Alexandria’ tentu saja yang paling terkenal dan fenomenal adalah Alexandria yang berlokasi di Mesir.

Kota Alexandria di Mesir, saat ini memang sudah tak ada. Namun Alexandria pernah jaya pada jamannya.

Nomor Dua Setelah Cairo

Di Mesir, Alexandria merupakan kota terbesar kedua setelah Cairo dengan jumlah penduduk hingga mencapai 4,1 juta jiwa. Wilayahnya yang strategis membuat kota yang satu ini sangat terkenal, baik sebagai tempat wisata, ataupun sentra ekonomi perdagangan. Yaitu terletak di sebelah utara Mesir dan memanjang 20 mil di pesisir laut Mediterania.

  • Wisata

Lokasinya yang panjang di garis pantai, ditambah lagi dengan keindahan alam Mesir yang cukup memesona, tak pelak mampu membuat mata setiap manusia nyaman memandang dan berkeinginan mengunjungi lalu singgah di sana. Dengan latar belakang seperti itu, tentu saja Alexandria menjadi salah satu obyek yang bisa dijadikan pilihan untuk berdarma-wisata.

  • Ekonomi & Perdagangan

Masih dengan letak yang memiliki pantai, secara tidak langsung kegiatan perdagangan juga dilangsungkan di sini. Berawal dari kapal yang sandar, lalu bongkar muatnya barang, selanjutnya ada hal lain yang menyertainya yaitu berujud jual belii. Dengan begitu perekonomian setempat bisa tertopang karenanya.

Misi Ekspedisi Alexander

Melihat nama Alexandria yang ada di beberapa tempat bagian dunia, bukan hal yang mustahil. Karena nama ‘Alexandria’ ini memang acap tersemat berkaitan dengan misi perjalanan manusia keliling dunia bernama “Alexander.”

Di wilayah garis pantai Mesir ini, Alexander sejatinya tak begitu lama singgahnya sebab masih harus melanjutkan misi perjalanan berikutnya. Beberapa bulan ia gunakan untuk menakhlukkan beberapa wilayah dunia, di antaranya adalah menakhlukkan pimpinan wilayah Timur Tengah yang pada waktu itu ada di bawah komando negeri Persia. Dalam kurun waktu yang tak lama tersebut, Alexander mewakilkan kekuasaannya atas Alexandria kepada Cleomenes.

Di Bawah Romawi

Beberapa abad pasca Alexander menunjuk Cleomenes, selanjutnya diurus oleh dinasti Ptolemeus. Hingga akhirnya Alexandria menjadi kota kedua setelah Roma dan menjadi kota Yunani Mesir. Namun karena kondisi dunia yang gejolaknya tak berhenti ini, maka pada abad 80 Sebelum Masehi, kota Alexandria secara resmi berada di bawah yuruduksi negeri Romawi.

Perang Sipil di Alexandria

Menjadi kota dengan banyak sumber daya, Alexandria seolah menjadi obyek bagi banyak orang untuk melangsungkan kepentingannya. Hingga pada akhirnya tahun 115 Masehi etrjadi perang sipil yang terjadi antara komunitas Yahudi dan Yunani.

Akibat dari kejadia perang tersebut, kota Alexandria hancur lebur. Sehingga pihak pemerintah mengutus seorang arsitek bernama Decriannus untuk membangun dan menata kembali kota itu.

Iskandariyah

Dalam versi berbeda, Alexandria juga disebut dengan nama Iskandariyah. Namun keberadaannya tak jauh berbeda, yaitu sebagai pelabuhan utama di Mesir, dan juga merupakan kota terbesar kedua di negara tersebut.

Iskandariyah menjadi nama sesuai nama pendirinya, yaitu Iskandar yang Agung. Daerah inilah yang juga digunakan sebagai ibu kota pemerintahan Al Iskandariyah yang lokasinya ada di pantai Laut Tengah, dengan koordinat 31°12′LU 29°15′BT, 208 km di sebelah barat laut Kairo.

Mengenai posisinya sebagai tempat penguasa Ptolemaik Mesir, Iskandariyah ini juga dijelaskan mengalami percepatan pembangunan, sehingga bisa dengan cepat menjadi kota termegah dari dunia Hellenistik, dan juga menjadi kota nomor dua setelah Roma, baik dalam segi luas maupun segi kekayaan.

Peringatan 21 Juli

Tanggal 21 Juli 365 Masehi merupakan hari yang tak disangka-sangka. Pasalnya pada hari tersebut ada peristiwa besar yang memakan banyak korban. Ialah kejadian gempa bumi disertai tsunami yang meluluh-lantakkan daratan di sepanjang garis pantai laut Mediterania.

Seiring kejadian tanggal 21 Juli itu, sirnalah kota cantik Alexandria. Dan berkaitan dengan hal itu, selanjutnya hingga 200 tahun kemudian, masyarakat pun masih memeringati tanggal 21 Juli sebagai hari yang mengerikan. [uth]

Sumber Rujukan :
[1] Wikipedia: Iskandariyah. id.wikipedia.org. Diakses pada 25 Februari 2015
[2] Wikipedia: 365 Crete Eearthquake id.wikipedia.org. Diakses pada 25 Februari 2015
[3] Wikipedia: Library of Alexandria. id.wikipedia.org. Diakses pada 25 Februari 2015
[4] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 25 Februari 2015

Berbagi dan Diskusi

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here