Inilah Beberapa Stadion Sepakbola Terbesar dan Termegah di Dunia

2
3473
Inilah Beberapa Stadion Sepakbola Terbesar dan Termegah di Dunia

Sepak bola masih menjadi olahraga yang banyak digemari dan diminati khalayak, baik sekadar menjadi penonton ataupun minat sebagai pemain. Bahkan beberapa orang tua, saat ini mendukung penuh para putranya untuk belajar di SSB (Sekolah Sepak Bola). Tak bisa dipungkiri, selain ketenaran sebagai bintang, adalah juga hasil uang yang akan diperoleh membuat beberapa orang itu tergiur menggelutinya.

Di dalam negeri sendiri sejatinya telah banyak Sekolah Sepak Bola. Hanya saja yang pengelolaannya profesional masih bisa dihitung dengan jari, dan kebanyakan adalah SSB yang lokasinya di kota-kota besar. Hal itu tentu menggembirakan bagi masyarakat perkotaan yang adakalanya untuk mencari lapangan sepak bola saja sangat kesulitan. Akan tetapi tentu ini menjadi kendala bagi masyarakat pedesaan yang sebenarnya juga menyimpan banyak pemain-pemain berbakat. Keterbatasan akses, baik akses informasi ataupun akses kompetisi menjadi bagian yang tak bisa dilupakan.

Terlepas dari kondisi persepakbolaan Indonesia dan juga pembinaannya, demi mendapatkan energi positif, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa hal menarik berkaitan dengan sepak bola di dunia ini. Salah satunya adalah mengenai beberaa stadion besar dan megah di dunia. Berikut selengkapnya;

  • Azahdi Teheran, Iran

Azahdi merupakan stadion nasional utama Iran yang lokasinya ada di Teheran. Menjadi kebanggaan warga Iran karena stadion ini memiliki kapasitas penonton sebanyak 100.000 tempat duduk. Karena menjadi lapangan sepakbola dengan kapasitas terbesar di Iran, maka stadion ini sering digunakan sebagai ajang pertandingan, baik yang berstatus resmi ataupun sebatas persahabatan, baik oleh tim nasional sepak bola Iran ataupun bukan.

Awal dibangunnya stadion yang juga merupakan bagian dari Kompleks Olahraga Azadi ini adalah pada tahun 1973, dan peresmiannya juga dilakukan pada tahun yang sama, yaitu jelang penyelenggaraan Asian Games 1974 di Iran. Tahun 2002 stadion ini direnovasi kembali, hanya saja kapasitas tempat duduk justru dikurangi dari jumlah 100.000 menjadi 90.000.

Stadion ini pernah menyandang nama Stadion Aryamehr, yang merupakan penghargaan dari anggota Shah Iran. Akan tetapi beberapa waktu kemudian namanya kembali lagi menjadi Stadion Azadi, yaitu setelah terjadinya Revolusi Iran tahun 1979.  Stadion Azadi adalah saksi sejarah persepakbolaan Iran saat tim nasionalnya berhasil menahan timnas Australia, yaitu hasil imbang 0-0 di stadion Azadi dan imbang 2-2 saat bertandang di kandang Australia. Hingga pada akhirnya Iran berhasil lolos menuju Piala Dunia 1998 di Perancis karena unggul agregat gol di kandang lawan.

  • International Stadion Yokohama Jepang

Lapangan sepak bola yang dikenal dengan nama Stadion Internasional Yokohama di negeri Sakura ini dibangun dengan dengan dana hingga 60,3 milliar Yen Jepang. Sejumlah 70.000 tempat duduk adalah hasil yang terwujud dari pembangunannya, selain itu ada pula 2 layar raksasa didalamnya, dan dilengkapi juga dengan sejumlah 824 lampu.

Sebagai kelengkapan lain, ada pula jaringan pipa air panas raksasa di stadion Yokohama ini. Pembangunan akhir stadion ini adalah bulan Maret 1998, dan empat tahun berikutnya, yaitu tahun 2002, stadion ini sudah dipakai sebagai tempat pertandingan Piala Dunia FIFA 2002 yang waktu itu penyelenggaraannya berbagi dengan negara Korea. Stadion Yokohama ini dipakai dalam 3 pertandingan penyisihan group serta partai Final.

  • Olimpico Roma, Italia

Stadion Olimpiade Roma merupakan satu dari stadion kelas dunia yang merupakan stadion serbaguna dengan lokasi di Roma, Italia.      Stadion ini dibangun pada tahun 1937, kemudian tahun 1990 diperbesar dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 82.307.

Stadion yang juga merupakan kandang dari dua klub sepak bola yang cukup ternama di Italia, yaitu S.S. Lazio dan AS Roma ini, pernah digunakan sebagai tempat diselenggarakannya Olimpiade Musim Panas 1960, Universiade Musim Panas 1975, dan Kejuaraan Dunia Atletik IAAF 1987.      Sedangkan pada hajatan piala dunia, stadion Olimpico iini dipakai pada laga final Piala Dunia tahun 1990.

  • San Siro Milan, Italia

Stadion San Siro di Milan, Italia dikenal pula dengan nama lain “Giuseppe Meazza.” Yaitu stadion sepak bola di Milan, Italia yang juga menjadi kandang dia tim besar di negara Italia, A.C. Milan dan Internazionale Milan.     Stadion Giuseppe Meazza ini awalnya dibangun oleh Piero Pirelli –yang juga menjabat sebagai presiden AC Milan, pada tanggal 1 Agustus 1925. Hanya memakan waktu satu tahun, tertanggal 15 September 1926 stadion inip telah selesai, lalu diberi nama Nuovo stadio Calcistico San Siro. Dalam pembangunannya, stadion ini menghabiskan dana sekitar 5 juta lira.     Hanya saja baru satu tahun berikutnya stadion ini dibuka secara resmi, yaitu tertanggal 19 September 1926.  Menggunakannya sebagai ajang pertandingan derby antara AC Milan versus Inter Milan, dengan skor 6 – 3 untuk kemenangan Inter Milan.

Pada mulanya stadion San Siro ini adalah kandang bagi AC Milan, namun akibat dilanda kebangkrutan, maka tahun 1935 AC Milan menjualnya pada Pemerintah kota Milan.    Kemudian pemerintahan kota Milan menyewakannya pada klub Inter Milan mulai 1947, di mana pada waktu-waktu sebelumnya Internazionale Milan acap menggunakan Stadion Arena.      Sejak saat itulah stadion ini digunakan sebagai kandang bagi Inter Milan dan AC Milan.

Ikhwal penamaan “Giuseppe Meazza” pada stadion ini awalnya adalah tanggal 3 Maret 1980. Yaitu demi menghormati pemain sepak bola legendaris bernama ‘Giuseppe Meazza’ yang telah sukses mengusung Italia menjuarai Piala Dunia 1934 dan 1938. Ia juga merupakan mantan pemain Inter dan Milan.         Akan tetapi para suporter (khususnya AC Milan) lebih suka menggunakan nama “San Siro” alasannya karena meskipun pernah bermain untuk AC Milan, Giuseppe Meazza lebih identik sebagai ikon Inter Milan, rival sekotanya.

Tahun 1987 demi mempersiapkan event Piala Dunia, pemerintah Italia memberikan dana kepada dewan kota Milan sebanyak $30 juta dengan tujuan guna memodernisasikan stadion tersebut. Hanya saja pada kenyataannya dana itu justru membengkak hingga dua kali lipatnya

  • Nou Camp Barcelona, Spanyol

Nou Camp adalah setadion termegah di Barcelona Spanyol yang juga pernah dinobatkan sebagai stadion paling besar di benua Eropa, yaitu dengan kapasitas penonton sebanyak 120.000 orang .  Pembangunan stadion Nou Camp dimulai tahun 1957, dengan biaya sebesar US$ 3 Juta. Stadion ini pernah menjadi tuan rumah pada event piala dunia  tahun 1982 lalu.

  • Old Tafford Manchester, Inggris

Sejak tahun 1910 Old Trafford merupakan stadion yang secara penuh dan permanen dimiliki oleh satu klub raksasa dunia, Manchester United.  Sir Bobby Charlton menjuluki stadion ini sebagai “The Theatre of Dreams.” Arsiteltur stadion ini tak lain adalah juga yang menjadi arsitek stadion yang dimiliki klub-klub  ternama lain; Charlton Athletic, Chelsea, Everton, Middlesbrough, Tottenham Hotspur, Rangers F.C. serta Southampton.

Berdirinya stadion ini adalah ketika usia klub telah mencapai angka 32 tahun. Di mana pada waktu-waktu sebelumnya para pemain Manchester United hanya bermain di lapangan kecil, di seputar North Road, dekat dengan stasiun kereta api Piccadily. Dari sana permainan bermigrasi menuju lapangan Bank Street, dan setelah memperoleh trophi divisi satu pertama , mereka baru menggunakan stadion kebanggan ini.

Partai Manchester United pertama yang dilakoni di Old Trafford adalah ketika melawan Liverpool pada tanggal 19 Februari 1910, tepat dengan hari peresmiannya.

Pada Perang Dunia II, Old Trafford merupakan lokasi yang menjadi  sasaran amuk tentara Jerman. Tepat tanggal 11 Maret 1941,stadion ini di bom. Sehinggga menjadi hancur berantakan dan tak bisa difungsikan kembali.   Pasca kejadian itu, markas setan merah pun hijrah ‘numpang’ di markas klub Manchester City yang berlokasi di Maine Road Stadion Old Trafford dan letaknya kira-kira setengah mil dari Lapangan Kriket dan Manchester Metrolink.

Efek perang pada naiknya laju inflasi membuat tim setan merah merasa kesulitan membangun kembali stadion kebanggaannya, hingga akhirnya memerlukan waktu hampir 9 tahun untuk menghidupkan kembali Old Trafford.     Dengan begitu selama lebih dari delapan musim Liga Utama Inggris, Old Trafford tak digunakan sebagai ajang pertandingan.      Namun keluarga Edwards sebagai pemilik klub memiliki semangat pantang menyerah dalam menghidupkan kembali stadion ini. Maka niat renovasi terus dilakukan.

Old Trafford sebagai tempat yang dianggap netral pernah menjadi tuan rumah pada pertandingan semi-final Piala FA. Pernah pula digunakan sebagai markas Tim nasional Inggris ketika Stadion Wembley direnovasi.      Di stadion ini juga sempat diselenggaraan kejuaraan Piala Dunia FIFA 1966, Euro 96, dan juga final Liga Champions 2003.  Bahkan stadionn ini juga beberapa kali digunakan sebagai ajang pertandingan sepak bola baik pria pun wanita dalam ajang  Olimpiade 2012.

Old Trafford yang merupakan stadion sepak bola terbesar kedua di Inggris setelah Stadion Wembley memiliki kapasitas sebanyak 75,765 tempat duduk, dan  menjadi stadion di Inggris yang memiliki rating 5 bintang UEFA.

  • Santiago Bernabeu Madrid, Spanyol

Madrid merupakan kota yang ditengarai memiliki klub sepakbola tertua, yaitu berdiri tahun 1902. Hanya saja, meskipun telah berusia tak sebentar klub ini masih belum memiliki stadion sendiri. Dengan latar belakang ketidak-punyaan itu maka baru tahun 1924 klub ini bisa memiliki stadion sendiri.  Stadion Charmatin adalah nama stadion pertama yang didirikan oleh Madrid di Wilayahnya tersebut.

Seiring perjalanan waktu, stadion megah dan  pertama di Madrid ini harus musnah akibat perang sipil  yang melanda negara setempat.  Hanya saja hal itu tak membuat beberapa orang patah semangat, pasalnya beberapa tahun berikutnya. yaitu tertanggal 14 Desember 1947 dibangunah stadion baru yang hingga saat ini masih berdiri dengan sangat megah. Estado Santiao Bernabeu itulah nama stadion pengganti Stadion Charmatin. Stadion Estado pernah dijadikan penyelengara piala dunia pada tahun 1982.

  • Marancana Rio De Janeiro, Brasil

 Jornalista Mário Filho atau atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Stadion Maracana” adalah satu stadion sepak bola yanglokasinya ada di Rio de Janeiro, Brasil. Merupakan stadion terbesar bukan saja di Brasil, namun juga di Amerika Selatan, stadion ini diresmikan pada 16 Juni 1950.      Dengan kapsitasnya yang mencapai angka 95.000 kursi, stadion ini pernah digunakan sebagai ajang pertandingan final Piala Dunia FIFA 1950 dan Piala Dunia FIFA 2014.

Selain demi mempersiapkan event Piala Dunia FIFA 2014, stadion ini juga direnovasi juga untuk menghadapi hajatan Piala Konfederasi FIFA tahun 2013, Olimpiade Musim Panas 2016, dan Praolimpiade Musim Panas 2016.

Stadion Marancana Rio De Janeiro ini tak lain adalah markas dari  klub sepakbola CR Flamengo dan Fluminense FC. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] INILAH 8 STADION SEPAKBOLA TERBESAR DAN TERMEGAH DI DUNIA. log.viva.co.id. Diakses pada 11 Maret 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 11 Maret 2015

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here