Inilah Perbedaan Buah Duku, Langsat, Kokosan, Dan beberapa Manfaatnya

3
77957
Inilah Manfaat dan Perbedaan Buah Duku, Langsat, dan Kokosan

Duku merupakan buah yang bisa diperoleh di Asia Tenggara bagian barat, dan menjadi salah satu buah yang banyak digemari oleh khalayak karena kenikmatan antara asam – manis, dan kadang ada getahnya.   Di Indonesia sendiri, selain khas dengan kuliner pempeknya, adalah Palembang yang menjadi ikon duku enak. Mengapa?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, ada beberapa varian pada jenis buah duku ini yang juga tak kala menariknya untuk diketahui. Tak lain karena ada bermacam-macam pula varian pohonnya. Hanya saja secara umum buah duku i ni dapat dibedakan ke dalam dua keompok besar, pertama yang memang dikenal dengan nama duku, dan yang kedua dinamakan pula dengan sebutan langsat.

Duku, Langsat dan Kokosan

Dari kelompok besar bernama “duku” dan “langsat,” ada kelompok turunan yang merupakan percampuran dari keduanya yang dinamakan duku-langsat. Selain itu ada pula kelompok terakhir dengan julukan kokosan.

  • Kelompok Duku

Buah duku atau dalam bahasa ilmiahnya juga dikenal dengan sebutan ‘L. domesticum var. duku’ biasanya mempunyai pohon besar dan padat, sementara daunnya rimbun dengan warna hijau cerah. Tandan buahnya berukuran relatif pendek dengan diisi sedikit buah. Oleh karenanya kecenderungan yang terjadi adalah berbuah besar, berbentuk cenderung bulat, dan memiliki kulit yang agak tebal.   Keunggulan jenis duku, selain buahnya besar, apabila tekah masak kadar getahnya juga makin sedikit dan bakan sama sekali tak bergetah. Di samping itu bijinya juga kecil, dagingnya justru yang cenderung tebal, dengan rasa manis atau masam, dan juga harum aromanya.

  • Kelompok Langsat

Berbahasa ilmiah “L. domesticum var. domesticum,” langsat adaah buah dengan pohon yang lebih kurus jika dibandingkan dengan duku. Sedangkan daunnya, meski sama-sama rimbun namun warnanya adalah hijau tua. Kebalikan dari duku juga, tandan buah langsat ini ukurannya panjang, sehingga isinya cenderung padat.   Klit langsat juga tipis namun sayangnya tetap bergetah (kadang berwara putih) meskipun buah langsat telah masak.

Daging pada buah langsat memiliki banyak air, sedangkan mengenai rasa, ia mengandung rasa asam manis. DIbanding dengan duku, langsat lebih singkat ketahanannya. Artinya ia tak kuat bertahan sebagaimana waktu bertahannya buah duku. Kadang dalam waktu tiga hari setelah dipetik, penampakan dari kulit langsat ini akan segera menghitam, walaupun rasanya tetap manis.

  • Kelompok Kokosan

Dibanding duku dan langsat, kokosan alias “L. domesticum var. aquaeum” memiliki perbedaan di bagian daunnya yeng memiliki bulu, selain pada tandan kokosan dipenuhi pula butir buah yang isinya sangat rapat dan bahkan berjejalan antara satu dan lainnya.        Untuk bagian kulit, selain warnanya adalah kuning tua, kontur kulitnya juga tipis, agak bergetah, dan susah untuk dikupas. Sedangkan bentuk buahnya, kokosan biasanya berbentuk kecil.

Melihat kontur kokosan sebagaimana terpaparkan di atas, tak pelak buah ini tepat jika cara memakannya yaitu dengan digigit dan disedot cairan.

Kenapa Duku Palembang?

Duku palembang menjadi primadona yang diperjualbelikan di Indonesia ini, alasannya adalah karena memiliki rasa manis dan bijinya juga kecil.     Jika ditengok dari wilayahnya, sejatinya penghasil utama duku ini bukanlah kota Palembang, lain dari itu adalah daerah Komering  yang masuk wilayah Kabupaten OKU dan OKI (Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Ilir), serta beberapa wilayah lain yang secar geografis dekat dengan Sumatera Selatan.   Di samping itu, kawasan Kumpeh, Muaro Jambi, Jambi, juga menjadi wilayah lain penghasil dan pemasok duku –yang dikenal dengan nama duku– palembang ini. Dari tempat-tempat ini kemudian dialirkan emnuju pasar-pasar di tanah Jawa dan Sumatera.

Apa Saja Khasiat Buah Duku?

Setiap buah memiliki keunggulan yang juga membawa manfaat lebih bagi kesehatan tubuh kita. Tak terkecuali duku dan berbagai jenis variannya. Dan berikut ini adalah beberapa manfaat buah duku;

  • Memiliki Serat Tinggi

Jika menilik dalam jumlah 100 gram buah duku akan dikandung lebih dari 2 gram serat, maka jumlah itu akan bisa memenuhi 8% hingga 11% kebutuhan serat untuk wanita dewasa dan dan 6% hingga 8% kebutuhan serat untuk pria dewasa. Oleh karenanya, tatkala gemar menikmati buah duku ini maka ada keuntungan lebih yang bisa didapat, yaitu berkurangnya risiko terserang penyakit jantung dan juga mencegah terjadinya sembelit.

  • Berkadar Vitamin A dan Antioksidan

Selain B1 dan B2, dan mineral, buah duku juga tinggi akan vitamin A yang bisa larut dalam lemak. Selain itu, dengan vitamin A ini maka bagi yang gemar memakannya secara otomatis juga akan mendapatkan antioksidan, sehingga sel-sel yang dimiliki akan terlindung dari radikal bebas.

  • Kandungan Vitamin B

Bagi yang berkadar gula tinggi, duku menjadi buah yang bisa dikonsumsi. Karena dengankadar vitamin B1 atau tiamin yang ada di dalamnya, maka gula dalam tubuh akan terbantu terpecahkan. Selain mampu melepaskan energi dari karbohidrat, konsumsi buah duku juga akan mendapatkan manfaat berupa dukungan pertumbuhan dan produksi sel darah merah.

Sehubungan dengan antioksidan  di poin atas, para peneliti juga meyakini bahwa buah duku masuk dalam kategori “Food Chemistry.” Yaitu adanya antioksidan yang menyerupai buah-buahan tropis lain, sebagai contoh adalah pisang dan juga pepaya. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Ini khasiat buah duku yang jarang diketahui, merdeka.com Diakses pada 21 April 2015
[2] Duku, id.wikipedia.org Diakses pada 21 April 2015
[3] Gambar ilustrasi, id.wikipedia.org Diakses pada 21 April 2015

Berbagi dan Diskusi

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here