Inilah Beberapa Alam Unik dan Menarik di Negeri Tiongkok

4
1256
Inilah Beberapa Alam Unik dan Menarik di Negeri Tiongkok

“Carilah ilmu sampai ke negeri Cina.” Begitulah kalimat yang menjadi jargon banyak orang sejak zaman nabi dan hingga seolah tak lekang dimanak waktu. Terlepas dari kalimat itu yang bernuansa kiasan ataupun makna sebenarnya, tetap saja masih relefan untuk menanggapinya dengan satu barus kalimat tanya yang berkaitan dengannya, “Lalu ada ilmu apa sih di negeri Cina itu?”

Apakah karena keberadaan ras Cina ini yang hapir selalu ada di setiap sudut belahan bumi, ataukah ada hal lain yang bis amenjadi rujukan disarankannya kita mencari ilmu hingga ke negerinya? Entahlah. Yang pasti sebenarnya bukan saja di Cina, namun juga di negeri manapun, khususnya di negeri-negeri yang acap dikatakan sebagai negara maju, tentulah akan mendapatkan manfaat lebih sekiranya kita bisa mencari ilmu di sana. Di negeri Cina sendiri, selain termasuk negeri yang memiliki peradaban dan budaya lama namun tetap diterapkan oleh masyarakatnya, kenyataannya mereka juga memiliki tradisi yang jarang bisa ditemukan di negara lain. Belum lagi ada bagian-bagian alamnya yang juga cukup menarik dinikmati.

Dengan tanpa mengabaikan jargon tuntutlah ilmu ke negeri Cina tersebut, di bawah ini adalah beberapa tempat di Tiongkok yang pemandangannya cukup menarik, unik, dan jarang bisa ditemukan di tempat lain; [Baca juga: Inilah Tiananmen Square dan National Museum of China Sebagai Tempat Menarik dan Bersejarah]

Gunung Melayang

Bagaimana bisa ada gunung melayang? Fenomena yang samar-samar terjadi di Planet Pandora pada film ‘Avatar’ itu kenyataannya benar adanya. Yaitu adanya sekitar 300 bukit lancip yang menjulang ke atas hingga mencapai 400 meter, yang berlokasi di Taman Nasional Zhangjiajie, Kota Zhangjiajie, Hunan, China.   Ini menjadi hal unik dan menarik, dan bahkan juga apik saat dinikmati. Pasalnya ada kabut yang menyelimuti bukit-bukit itu, sehingga seperti terlihat melayang.

Penampakan menarik itu ditengarai terjadi sebagai hasil dari erosi alam yang terjadi selama beribu-ribu tahun lamanya. Warna hijau, coklat, putih dan juga hiasan biru dari langit yang memayunginya menjadi pemandangan indah yang nyaman dinikmati. Belum lagi udara segar dan sejuk yang juga sangat mengesankan.

Bukit Pelangi

Selain berundak dan berteras miring, pada umumnya pemandangan bukit itu juga memiliki warna hijau ataupun gersang ketika kekurangan air. Namun berbeda dari yang biasanya itu, di Negeri Tirai Bambu kita akan bisa menemukan sebuah fenomena alam bukit yang memiliki warna oranye, merah, putih, biru, kuning, di mana semua warna itu menyatu.

Menurut pemaparan dari Mirror, bukit yang berlokasi di Zhangye Danxia Landform Geological Park, Provinsi Gansu – Tiongkok ini, secara alamiah berbentuk lanskap bebatuan dengan formasi Danxia dan ketinggiannya hingga mencapai ratusan meter. Sedangkan mengenai perbedaan warna yang terjadi, asalnya adalah dari lapisan batu paras yang memadat selama lebih dari 24 juta tahun.  Bagi yang berkehendak menikmati bukit pelangi ini, ketakjubannya akan sempurna apabila juga bersedia mendakinya hingga menuju puncak.

Hutan batu

Mengunjungi hutan dengan berbagai tanaman pohon dan juga satwa yang menghuninya menjadi hal yang banyak dilakukan orang. Di negeri Tirai Bambu ada hal berbeda dalam mengunjungi sebuah hutan, pasalnya hutan yang satu ini bukanlah ditumbuhi pepohonan dan dihuni binatang. Melainkan hutan yang ditumbuhi bebatuan.

Hutan batu yang ada di Kota Shilin Yi, Yunnan ini memiliki luas 350 km, sedangkan keberadan batuan abu-abu tersebut adalah akibat erosi angin dan hujan pada batu kapur yang terjadi sekira 270 juta tahun yang lalu. Meski menjadi hutan batu namun tempat ini tak segersang yang kita bayangkan, pasalnya di dalam kompleks hutan batui ini tetap ada pula pepohonan hijau yang tumbuh dan berkembang di sela-selanya. Nampak pula rerumputan hijau yang menghampar dipadukan warna-warni bunga seolah menjadi hiasan yang mempercantik hutan batu ini.

Batu Jembatan

Keunikan alam juga akan bisa ditemukan di negeri Cina, yaitu di wilayah Gunung Tai – Provinsi Shandong. Di tempat ini kita akan takjub dengan bongkahan bebatuan yang menyambungkan antara tempat satu ke tempat lain di sebelahnya. Jembatan itu dikenal pula dengan nama “Immortal Bridge,” yaitu tiga 3 batu besar yang tersusun seimbang dan diapit 2 tebing. Apitan yang terjadi oleh tebing inilah yang dinamakan sebagai “bentu jembatan.”

Keberaaan Immortal Bridge ini oleh masyarakat setempat telah ada sejak jaman dahulu kala. Hal yang bisa dipastikan dari keberadaan jembatan ini adalah terjadinya yang secara alami tanpa ada unsur campur tangan manusia. Hal ini diyakini karena posisi bawah jembatan itu adalah lembah dan jurang yang sangat curam, oleh karenanya para pengunjung sama sekali tak diizinkan melintasi jembatan ini dan hanya diperkenankan untuk sebatas memandanginya saja.

Karakul Lake, Xinjiang

Karakul Lake merupakan danau gletser yang keberadaannya tersembunyi di antara Pegunungan Pamir, dengan ketinggian hingga mencapai 3600 mdpl. Sepanjang bagian danau Karakul juga dilintasi jalan tol Karakorum dengan pemandangan banyak unta, membuat yang berada di lokasi ini seperti sedang ada di pinggir dunia. Sementara untuk menikmati pemandangan yang menakjubkan ini tak cukup waktu 3 jam untuk mengelilinginya.

Jalan Burma, Yunnan

Yunnan yang juga lekat dengan sejarah asal-muasal keberadaan orang-orang Asia Tenggara terdahulu memiliki pemandangan yang tak kalah menariknya, salah satunya yaitu  Jalan Burma yang pernah menghubungkan Mandalay hingga Kunming, dan juga sempat menjadi lokasi pertempuran berdarah pada Perang Dunia 2. Ada bagian dari Jalan Burma ini yang juga dikenal sebagai titik penghubung Segitiga Emas dan populer sebagai pasar giok.

Selain itu kita juga akan disuguhi tanah berbukit dengan pemandangan indah dan sawah bertingkat pada saat melaju menuju Tongsheng, yatu sebuah tempat terdapatnya Museum Perang AntiJepang Yunnan-Burma. [uth]

Rujukan:
[1] Stone Forest, en.wikipedia.org Diakses pada 28 April 2015
[2] asdfg travel.detik.com Diakses pada 28 April 2015
[3] Gambar ilustrasi, pixabay.com Diakses pada 28 April 2015

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

  1. […] Kesensitifan sebagian orang, entah karena minoritas atau alasan lain, yang pasti bagi merea yang memiliki ras cina maka mereka seolah menjadi terpojok. Sebaliknya, bagi para pribumi (entah apa sebutan lainnya? ? ), sebagian yang merasakan ketidak-adilan, ataupun mereka yang bermalas-malasan –yang pada akhirnya tak bisa memiliki apa yang dimiliki orang-orang bersuku cina– maka mereka akan dengan mudahnya mengolok-olok dan menyalahkan si ras cina. [Baca juga: Inilah Beberapa Alam Unik dan Menarik di Negeri Tiongkok] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here