Tahukah Anda, Kondisi Ngorok Tak Selalu Menjadi Pertanda Tidur Nyenyak?

5
3491
Jangan Tidur Usai Makan
Tahukah Anda Begadang Jelang Ujian Justru Membuat Daya Ingat Berkurang?

Tidur lelap menjadi salah satu kenikmatan yang digadang banyak orang, khususnya bagi yang sedang lelah ataupun dalam kondisi sakit. Karena dengan tidur lelap dan nyenyak, secara tidak langsung tubuh juga akan bisa rehat dan tak bekerja terlalu ekstra.       Dan tatkala tubuh ini bisa diistirahatkan, salah satunya dengan tidur, maka besar kemungkinan saat terbangun juga akan menjumpai kesegarannya kembali.

Apa indikasi tidur nyenyak itu?

Ada berbagai macam kondisi yang bisa dikategorikan sebagai tidur nyenyak, salah satunya adalah sampai bisa mendengkur ataupun ngorok. Lalu timbul pertanyaan sebaliknya, apakah jika tidurnya ngorok itu adalah indikasi menemukan kesehatan karena ketika terbangun bisa menjumpai kebugaran? Ternyata jawabannya adalah tidak!   Pasalnya justru tidur ngorok juga menjadi pertanda adanya beberapa indikasi kelainan pada tubuh.

OSA – Obstructive Sleep Apnea

Timbulnya ngorok ada kemungkinan adalah dari adanya OSA, yaitu satu kelainan obstruktif pada saluran pernafasan bagian atas yang salah satu pertandanya adalah adanya proses berhenti pada pernafasan secara berulang ketika sedang tidur. Hal itu terjadi karena terjadi penyempitan pada saluran pernafasan, sehingga aliran udara yang ada di sana juga menjadi tak lancar.

Timbulnya penyempitan saluran pernafasan itu salah satunya adalah karena pengecilan dinding tenggorokan yang awalnya diakibatkan oleh terlalu rileksnya otot badan selama tidur.           Dan karena terjadi saat tidur lelap, maka tak banyak yang menyadari gangguan OSA ini, oleh karenanya dibutuhkan orang lain untuk mengamati dan mengingatkan apabila  ada teman, sahabat, saudara, pun keluarga yang mengalami nafas berhenti selama 20-40 detik.

Tanda-Tanda Kelainan OSA

Demi bisa membantu mengingatkan, maka berikut adalah gejala-gejala yang bisa diamati dan kemudian bisa dijadikan pertanda guna mengingatkan teman kita;

  • Mengantuk Pada Siang Hari

Rasa kantuk pada siang hariu bisa jadi dipandang sebagai hal lumrah karena dialami banyak orang, apalagi jika pada malam harinya tidur terlalu larut. Namun sesekali coba juga teliti, apakah itu memang keadaan ngantuk yang biasa, ataukah ngantuk yang lain.

Pasalnya ada juga jenis rasa ngantuk siang hari yang dikategorikan sebagai salah satu tanda dari gejala kelainan OSA. Karena rasa kantuk bisa pula disebabkan oleh durasi tidur yang tak berlangsung lama, dan bahkan terputus-putus akibat periode apnea. Penderita OSA juga berkemungkinan memiliki kondisi oksigen dalam darah yang kadarnya menurun, yang biasanya diakibatkan oleh terjadinya sumbatan pada saluran pernafasan.

  • Mengorok Sewaktu Tidur

Sebagaimana pemaparan di awal, mengorok tak selalu menjadi hal menyehatkan. Karena ia juga menjadi salah satu gangguan bagi pengidap OSA.  Suara mengorok ini terjadi akibat dari saluran pernafasan yang tersumbat, yang pada akhirnya udara yang mengalir masuk mampu menimbulkan getaran suara.

Bahaya Dari OSA

Gangguan OSA yang salah satu tandanya terlihat dari tidur mendengkur menjadi hal yang tak bisa disepelekan, krena gangguan ini ada bukan tidak mungkin akan menyebabkan nyawa melaytang.    Bahkan jika tak diperhatikan, OSA juga menjadi hal yang sangat berkaitan dengan terjadinya serangan jantung, stroke, ataupun demensia. [Baca juga: Definisi dan Ragam Penyakit Stroke]

Penyembuhan OSA

Namun juga tak usah memasang rasa khawatir berlebihan, karena tetap ada jalan pengobatan demi kesembuhan gangguan OSA. Salah satunya yaitu melalui tahap pemeriksaan lengkap pada laboratorium tidur yang nantinya akan didapatkan hasil besaran derajat OSA yang dialami, apakah sudah parah atau belum.

Jadi, yang paling penting  adalah jangan lupa untuk tetap memperhatikanlah pula kondisi orang-orang terdekat meskipun mereka sedang dan sudah tidur lelap. Karena kondisi ngorok tak selamanya menjadi pertanda tidur lelap. [uth]

Rujukan:
[1] Mengorok: Gejala Berbahaya! klikdokter.com Diakses pada 8 Mei 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 8 Mei 2015

Berbagi dan Diskusi

5 COMMENTS

  1. […] Apa yang berkaitan antara makan sahur dengan tidur ketika hendak menunaikan ibadah puasa? Tentu makan sahur pada dini hari menjadi hal yang tak menarik bagi sebagian orang yang sedang dilanda kantuk ataupun bagi yang sedang lelap-lelapnya tidur. Akan tetapi akan enak-enak saja bagi mereka yang biasa begadang dan memiliki kegiatan setiap malan hingga pagi.  Apapun. Ternyata tak sedikit yang setelah makan sahur lalu disambung dengan beristirahat dan kembali tidur. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here