Tahukah Anda Perbedaan Aquascape dan Akuarium?

5
10813
Inilah Perbedaan Aquascape dan Akuarium

Memelihara ikan hias adalah salah satu hobi yang telah lama digandrungi dan memiliki banyak peminat. Mereka yang menggemari ikan hias biasanya memiliki akuarium dilengkap dengan segala pernak-perniknya. Tak sedikit juga yang memilih kolam kecil di halaman atau taman sebagai bagian dari desain rumahnya. Selain akuarium dan kolam, sebagian lainnya juga menggunakan aquascape sebagai media pemeliharaannya. Meski sudah banyak peminat aquascape pada kalangan penghobi ikan hias, namun banyak orang yang belum tahu perbedaan antara aquascape dengan akuarium. [Baca juga: Legenda Ikan Keramat dan Kelelawar di Gua Ngerong Tuban]

Aquascape dan Akuarium

Antara aquascape dan Akuarium, sebenarnya keduanya memiliki bentuk wadah yang sama. Yaitu menggunakan kotak yang terbuat dari kaca –ataupun bahan plastik– dengan berbagai ukuran.

Hal yang membedakan antarkeduanya adalah desain dan isinya. Akuarium lebih banyak digunakan untuk ikan hias berukuran sedang hingga besar, menggunakan rumput/tanaman hias, karang dan pernak-pernik menyerupai ekosistem laut buatan lainnya. Sedangkan aquascape lebih didominasi dengan tanaman air, batu, pasir dan kayu sebagai media pertumbuhan tanaman. Ikan yang digunakan pada aquascape adalah jenis ikan hias berukuran kecil. Umumnya tampilan dari aquascape sendiri berbentuk taman atau hutan dengan banyak pohon, desain menyerupai gunung atau perbukitan dan kombinasi bebatuan yang mirip dengan ekosistem aslinya.

Para penggemar ikan hias yang menggunakan aquascape biasanya lebih fokus pada pembuatan desain tampilan ekosistem air. Hal ini sangat berbeda jika harus dibandingkan dengan penggemar ikan yang menggunakan akuarium, karena mereka akan lebih fokus pada jenis ikan hias yang dipelihara, bahkan ada pula yang sampai memelihara ikan hias berharga mahal. tentu saja keindahan bentuk dan warnanya juga sangat fantastis.

Apa yang membedakan aquascape dengan akuarium?

  • Desain tampilan ekosistem air

Pembuatan ekosistem air dalam aquascape biasanya lebih fokus pada pencahayaan, baik cahaya lampu maupun mengandalkan cahaya matahari. Jenis tanaman tentu saja adalah yang bisa tumbuh di dalam air. Batuan atau kayu yang digunakan biasanya memiliki bentuk/warna yang menarik dengan ciri khas tersendiri dan terlihat alami di dalam air. Perpaduan antara tanaman, batu, pasir, kayu dan unsur lainnya didesain menyerupai ekosistem alam bebas. Berbeda dengan akuarium yang biasanya hanya menggunakan gambar latar belakang dan karang mirip ekosistem biota laut.

Dalam membuat aquascape yang perlu diperhatikan adalah fokus pada pembuatan ekosistem airnya. Karena itu dibutuhkan kejelian dalam memilih jenis tanaman, kayu, ataupun batu yang akan dikombinasikan dalam membuat tampilan aquascape. Usahakan menggunakan bibit tanaman air yang mudah perawatannya, tidak terlalu bergantung pada cahaya matahari untuk proses fotosintesis.

Meskipun saat ini sudah banyak tempat penjualan ikan hias yang juga menyediakan bahan-bahan untuk membuat aquascape, namun desain tampilan aquascape akan lebih menarik apabila kita tetap mengambil bahan-bahannya langsung dari alam.

  • Jenis ikan hias yang dipelihara

Untuk aquascape akan bagus apabila menggunakan ikan berukuran kecil dengan warna yang terang atau mengkilap saat terkena cahaya. Para penyuka aquascape lebih banyak memilih jenis ikan yang senang berkoloni, karena ikan yang berkoloni akan menambah kesan alami pada ekosistem yang dibuat. Yang perlu diperhatikan dalam pemilihan ikan adalah bukan jenis ikan pemakan tumbuhan, karena jika salah memilih ikan, maka bukan tidak mungkin tanaman di dalam aquascape akan dirusak oleh ikan yang memakannya.

Ikan hias berukuran kecil yang dipilih lebih baik jenis ikan yang bisa hidup dengan kondisi air minim oksigen (O2). Ikan jenis ini lebih banyak beraktifitas di dalam air dan jarang muncul ke permukaan air, sehingga akan terlihat serasi dengan ekosistem yang dibuat. Hindari menggunakan ikan jenis koi, koki dan komet yang banyak dipelihara di akuarium. Jenis ikan ini suka merusak dan memakan tanaman, selain itu kotoran ikan jenis ini banyak dan cepat membuat air keruh atau kotor.

Harus diingat bahwa aquascape tidak fokus pada kualitas jenis ikan yang hidup di dalamnya, karena aquascape lebih menonjolkan desain ekosistem dalam air yang terlihat hidup dan alami dengan adanya ikan di dalamnya. Aquascape sangat cocok untuk memperindah desain tata ruang rumah atau kamar pribadi, karena akan nampak seperti sebuah pemandangan alam bebas yang bisa dinikmati setiap saat dalam kotak kaca. Selain itu perawatannya juga lebih sederhana jika dibandingkan dengan akuarium, karena air tidak akan cepat kotor atau keruh.

Rujukan:
[1] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 12 Mei 2015

Berbagi dan Diskusi

5 COMMENTS

  1. […] Memelihara ikan hias adalah salah satu hobi yang telah lama digandrungi dan memiliki banyak peminat. Mereka yang menggemari ikan hias biasanya memiliki akuarium dilengkap dengan segala pernak-perniknya. Tak sedikit juga yang memilih kolam kecil di halaman atau taman sebagai bagian dari desain rumahnya. Selain akuarium dan kolam, sebagian lainnya juga menggunakan aquascape sebagai media pemeliharaannya. Meski sudah banyak peminat aquascape pada kalangan penghobi ikan hias, namun banyak orang yang belum tahu perbedaan antara aquascape dengan akuarium. Aquascape dan Akuarium Antara aquascape dan Akuarium, sebenarnya keduanya memiliki bentuk wadah yang sama. Yaitu menggunakan kotak yang terbuat dari kaca –ataupun bahan plastik– dengan berbagai ukuran. Hal yang membedakan antarkeduanya adalah desain dan isinya. Akuarium lebih banyak digunakan untuk ikan hias berukuran sedang hingga besar, menggunakan rumput/tanaman hias, karang dan pernak-pernik menyerupai ekosistem laut buatan lainnya.  […]

  2. […] Memelihara ikan hias adalah salah satu hobi yang telah lama digandrungi dan memiliki banyak peminat. Mereka yang menggemari ikan hias biasanya memiliki akuarium dilengkap dengan segala pernak-perniknya. Tak sedikit juga yang memilih kolam kecil di halaman atau taman sebagai bagian dari desain rumahnya. Selain akuarium dan kolam, sebagian lainnya juga menggunakan aquascape sebagai media pemeliharaannya. …  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here