Beberapa Asupan Makanan Penyebab Perut Kembung dan Buncit

5
1983
Beberapa Asupan Makanan Penyebab Perut Kembung dan Buncit

Konsumsi makanan adalah hal wajib selama raga masih bergerak dan nyawa juga masih bersemayam di tubuh, karena dengan asupan makanan itulah keberlangsungan hidup bisa berjalan sebagaimana mestinya. Bukan sebatas makhluk yang mampu menggerakkan badannya seperti manusia dan binatang, kenyataannya tumbuh-tumbuhan juga memiliki kebutuhan serupa, asupan makanan.

Memang ada banyak jenis asupan makanan yang bisa dikonsumsi, namun  ada baiknya memilih jenis-jenis makanan yang tepat bagi kebutuhan agar mendapatkan kondisi sebagaimana yang diharapkan. Harus memilih, karena tak bisa dipungkiri bahwa di balik banyaknya jenis makanan itu tetap ada jenis makanan yang tak boleh dan tak disarankan dengan alasan tak membuat baik bagi kehidupan.

Terganggu Akibat Kondisi Tak Baik

Ada banyak kondisi tak baik dan mengganggu aktivitas hidup yang dijalani, satu di antaranya adalah keadaan perut yang buncit dan membusung sehingga membuat kita gampang merasa begah dan aagk kesusahan bergerak.

Perut buncit seringkali menjadi ‘musuh’ banyak wanita. Ada banyak sebab terjadinya perut buncit, antara lain disebabkan oleh kembung di perut, di mana kembung pada perut ini mampu memunculkan pembengkakan. Sesak juga dirasakan akibat ‘penuh’ di daerah perut yang biasanya juga dikarenakan oleh produksi gas di dalam perut yang berlebihan. [Baca juga: Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kegemukan]

Makanan Penyebab Kembung

Berikut adalah jenis-jenis makanan yang bisa diidentifikasikan sebagai penyebab terjadinya perut kembung;

  • Sayur-mayur

Meski pada dasarnya sayur-sayuran adalah asupan yang sangat baik bagi tubuh, utamanya jenis sayuran yang mengandung banyak serat, namun tetap harus memilih beberapa sayuran yang musti diihindari karena bisa menyebabkan perut menjadi kembung.

Brokoli dan kembang kol adalah dua di antara beberapa contoh sayuran penyebab terjadinya perut kembung dan membuat angin dalam perut berlebihan. Jenis-jenis sayuran ini merupakan asupan yang kadangkala susah dicerna secara maksimal dalam usus kecil, tak lain adalah karena kadar enzimnya yang rendah. Sehingga tatkala sayur-sayuran seperti brokoli dan kembang kol itu sampai di usus besar, bakteri yang terdapat pada usus mampu menghasilkan produk gas sebagai awal timbulnya rasa kembung.

  • Makanan Berbumbu

Kebiasaan orang-orang Jepang yang konsumsi makanan segar dan meminimalisir bumbu sebenarnya bisa kita contoh. Pasalnya ada beberapa jenis makanan yang telah dibumbui, baik pedas, asin, manis, asam, dan bumbu tajam lainnya memiliki kecenderungan dapat merangsang pelepasan asam lambung. Akibatnya iritasi dan perut kembung tak bisa dihindari.

  • Susu Olahan

Beberapa ahli memaparkan bahwa ada beberapa orang yang berkondisi kekurangan enzim laktase, yaitu sebuah enzim yang memiliki fungsi membantu memecah laktosa –kandungan gula yang terdapat di dalam susu. Bagi orang yang kekurangan enzim laktase ini, olahan susu tak mampu difermentasi di dalam usus, yang pada akhirnya menjadi penyebab rasa sakit, menimbulkan gas, yang selanjutnya kondisi kembung pada perut juga tak bisa dihindari.

  • Kacang-Kacangan

Kedelai dan kacang buncis adalah dua dari banyak jenis kacang-kacangan yang memiliki kandungan  oligosakarida. Yaitu semacam gula alami dalam biji yang pada umumnya dicerna oleh bakteri di dalam usus besar. Hal yang perlu dipahami, bahwa proses pencernaan kacang oleh bakteri di dalam usus besar ini ternyata juga merupakan salah satu penyebab terjadinya rasa kembung dalam perut.

  • Air Soda

Sebagaimana diketahui dari minuman bersoda akan terlihat gelembung udara. Mungkin ada sebagian yang memiliki kebiasaan ketika masuk angin maka akan mengonsumsi minuman jenis ini. Namun perlu diketahui, bahwa minuman bersoda ini ternyata justru menimbulkan angin dalam perut bertambah, sehingga membuat perut juga kembung.

  • Permen Karet

PMengonsumsi permen karet ternyata menyebabkan banyak udara masuk dalam mulut yang kemudian udara itu diam terjebak di dalam sistem pencernaan. Tak pelak hal itu menjadi sebab timbulnya tekanan gas dan rasa kembung dalam perut.     Dan sejatinya kondisi semacam ini bukan saja dari konsumsi permen karet, namun juga dari kebiasaan makan dengan proses yang terlalu cepat, konsumsi makan sambil ngobrol dan berbicara, dan juga konsumsi minuman dengan menggunakan sedotan.

Demikian beberapa asupan yang bisa menyebabkan perut menjadi kembung dan buncit. Dari beberapa hal  ini sebenarnya tetap disarankan menggali lebih lanjut asupan makanan lain yang memiliki dampak-dampak negatif dan kurang baik bagi perkembangan otak serta tubuh demi mendapatkan kebugaran dan kecerdasan. Semoga bermanfaat. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Makanan Penyebab Kembung & Perut Buncit, motherandbaby.co.id Diakses 27 Mei 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 27 Mei 2015

Berbagi dan Diskusi

5 COMMENTS

  1. […] Daftar Isi1 Terganggu Akibat Kondisi Tak Baik2 Makanan Penyebab Kembung2.1 Sayur-mayur2.2 Makanan Berbumbu2.3 Susu Olahan2.4 Kacang-Kacangan2.5 Air Soda2.6 Permen Karet Konsumsi makanan adalah hal wajib selama raga masih bergerak dan nyawa juga masih bersemayam di tubuh, karena dengan asupan makanan itulah keberlangsungan hidup bisa berjalan sebagaimana mestinya. Bukan sebatas makhluk yang mampu menggerakkan badannya seperti …  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here