Kenali Gejala Penyakit Gagal Jantung

2
1131
Tanda Gagal Jantung
Tanda Gagal Jantung

Jantung merupakan organ yang mempunyai peran vital bagi kehidupan manusia. Fungsi utama jantung adalah memompa darah ke seluruh bagian tubuh melalui sistem sirkulasi, menyediakan oksigen bagi jaringan perifer, dan membuang karbon dioksida serta sisa metabolisme dalam tubuh [1]. Apabila terdapat kelainan pada jantung, berbagai fungsi tersebut dapat terganggu. Lalu, bagaimana tanda jantung yang tidak sehat?

Prevalensi Penyakit Jantung

Penyakit Jantung merupakan masalah kesehatan yang masih banyak dijumpai di negara maju maupun negara berkembang. Prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada tahun 2013 adalah sebesar 0.5 %. Sedangkan untuk penyakit gagal jantung, prevalensi di tahun yang sama adalah sebesar 0.13 % [2].

Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Jantung

Berikut adalah tanda-tanda yang mungkin terjadi pada jantung yang bermasalah [3]. Apabila Anda memiliki lebih dari satu tanda dari daftar ini, segera konsultasi ke dokter.

Sesak Nafas (Dyspnea)

Orang dengan gagal jantung mungkin mengalami sesak nafas saat aktivitas (sebagian besar), saat istirahat, atau saat tidur. Sesak saat tidur terutama pada posisi telentang dan datar. Biasanya membaik saat dada dan kepala agak dinaikkan. Misalnya, dengan tidur di atas dua bantal.

Hal ini bisa terjadi karena aliran darah yang berasal dari paru menuju jantung mengalami hambatan sehingga aliran tersebut justru berbalik ke arah paru-paru lagi. Hambatan terjadi karena jantung gagal memertahankan aliran darah dari paru. Hal ini menyebabkan cairan “bocor” ke paru-paru dan menyebabkan sesak.

Batuk terus-menerus atau mengi

Orang dengan gagal jantung mungkin batuk terus-menerus dengan mengeluarkan lendir berwarna putih atau pink muda. Hal ini terjadi karena cairan yang tertimbun di paru seperti penjelasan di atas.

Bengkak (Edema)

Orang dengan gagal jantung mungkin memiliki gejala bengkak pada kaki, pergelangan kaki, daerah perut atau bertambahnya berat badan. Anda mungkin merasa bahwa sepatu Anda terasa menyempit.

Hal ini bisa terjadi karena aliran darah keluar dari jantung melambat, darah kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena, menyebabkan cairan tertimbun dalam jaringan. Ginjal kurang mampu untuk membuang natrium dan air, juga menyebabkan retensi cairan dalam jaringan.

Kelelahan

Orang dengan gagal jantung mungkin merasa lelah sepanjang waktu dan merasa sulit untuk melakukan aktivitas seperti berbelanja, naik tangga, membawa barang atau berjalan. Hal ini dapat terjadi karena jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh. Tubuh mengalihkan darah dari organ yang kurang penting, seperti otot-otot pada tungkai, dan mengirimkannya ke jantung dan otak.

Nafsu makan berkurang dan mual

Orang dengan gagal jantung mungkin merasa kenyang atau tidak enak pada lambung. Hal ini bisa terjadi karena organ pencernaan kekurangan asupan darah sehingga kurang optimal dalam mencerna makanan.

Bingung, susah berfikir

Orang dengan gagal jantung mungkin mengalami gangguan memori dan merasa bingung atau disorientasi. Anggota keluarga atau caregiver biasanya mengetahu gejala ini. Hal ini bisa terjadi karena penurunan jumlah zat dalam darah seperti natrium dan menyebabkan bingung.

Denyut jantung meningkat

Orang dengan gagal jantung mungkin merasa denyut jantung yang meningkat. Hal ini bisa terjadi karena kapasitas aliran darah ke seluruh tubuh yang tidak adekuat sehingga ada kompensasi dari tubuh untuk meningkatkan denyut jantung.

Sumber:

[1]. Human Heart:  Anatomy, Function, and Fact

http://www.livescience.com/34655-human-heart.html

[2]. Departemen Kesehatan RI

http://www.depkes.go.id/article/view/201410080002/lingkungan-sehat-jantung-sehat.html

[3]. Warning Signs of Heart Failure

http://www.heart.org/HEARTORG/Conditions/HeartFailure/WarningSignsforHeartFailure/Warning-Signs-for-Heart-Failure_UCM_002045_Article.jsp

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here