Obat Jerawat: Mengatur Pola Diri Sendiri

4
1502
obat jerawat
obat jerawat

Jerawat menjadi salah satu persoalan kulit bagi kebanyakan remaja dan sebagian kecil orang dewasa. Jerawat pada beberapa orang terjadi dalam kadar yang ringan. Namun, jerawat juga bisa muncul sebagai sesuatu yang kronis pada orang-orang tertentu. Tidak jarang jerawat menjadi salah satu persoalan kulit yang memicu persoalan psikologis, seperti kecemasan dan ketidakpercayaan diri.

Mengobati jerawat dipercaya dapat –sebagiannya– memengaruhi kesehatan mental yang terkait dengan kepercayaan diri dan kecemasan. Bagi beberapa orang, banyaknya jerawat menimbulkan rasa malu yang dapat –pada kondisi yang akut- berimbas pada kecemasan.

Obat Jerawat: Memelihara Diri Sendiri

Obat jerawat sering identik dengan obat-obatan kimiawi hingga yang tradisional. Meski demikian, pengobatan utama jerawat terkait dengan pengelolaan diri. Mengobati jerawat pada prinsipnya tidak dapat dilepaskan dari pengelolaan atau manajemen diri sendiri. Orang perlu mengetahui kapan jerawat muncul, faktor apa saja yang menyebabkan jerawat bertahan atau memburuk, manajemen obat yang digunakan. Tanpa hal-hal tersebut, pengobatan jerawat akan berjalan tidak maksimal.

Mengenali Kapan Jerawat Memburuk

Beberapa faktor ditengarai menyebabkan kondisi jerawat memburuk. Hal ini disebabkan oleh faktor internal (fisiologis maupun psikologis) dan faktor eksternal. Kondisi jerawat dapat memburuk pada kondisi-kondisi tertentu, seperti:

  • Siklus Menstruasi  memengaruhi kemunculan jerawat. Perempuan sering merasakan jerawat memburuk beberapa waktu menjelang haid terjadi. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan hormonal pada tubuh perempuan sebelum menstruasi terjadi.
  • Kecemasan dan stress. Kedua faktor ini bersifat psikologis. Keduanya memicu jerawat muncul akibat meningkatnya hormon adrenalin dan kortisol pada tubuh manusia.
  • Keadaan cuaca. Keadaan cuaca bisa saja memperburuk kondisi jerawat. Beberapa orang tidak bisa berdaptasi dengan kondisi cuaca panas atau dingin. Ketidakmampuan penyesuaian diri pada kondisi tersebut dapat memicu munculnya jerawat.
  • Penggunaan Minyak Rambut. Minyak rambut menjadi salah satu bahan kecantikan yang banyak digunakan oleh pria. Beberapa jenis minyak rambut memiliki zat yang dapat memicu kemunculan jerawat di wajah. Pengguna minyak rambut yang memiliki jerawat perlu memeriksa lagi kecocokan produk yang digunakan, atau mencegah rambut terurai ke arah wajah.
  • Make up atau kosmetik. Kosmetik ditengari menjadi salah satu faktor. Setiap kulit memiliki kekuatan dan sesitivitas yang berbeda. Penggunaan kosmetik secara sembarangan dapat memicu jerawat. Perhatikan secara seksama, saat jerawat muncul, cobalah menghentikan penggunaan kosmetik tertentu. Jika jerawat berkurang, besar kemungkinan kosmetik menjadi faktor pemengaruh pertumbuhan jerawat.

Mengobati Jerawat dengan mengatur pola hidup

Prinsip dasar pengobatan jerawat adalah mengenali penyebab, hal-hal yang memperparah dan mencoba mengurangi aspek-aspek yang dapat memicu kemunculan jerawat. Hal ini perlu dilakukan untuk mengimbangi penggunaan obat jerawat yang bersifat kimiawi. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh Individu untuk mengobati jerawat [1]:

Mencuci Wajah secara reguler

Memastikan kulit wajah bersih adalah kunci dari pengobatan jerawat. Pencucian wajah sangat disarankan untuk dilakukan dua kali dalam sehari. Sangat tidak dianjurkan tindakan ekstra dengan mencuci wajah sampai melebihi 2 kali dalam sehari. Upaya membersihkan wajah yang lebih sering dengan frekuensi yang tinggi justeru dapat memperburuk kondisi. Gunakanlah air hangat dan sabun yang lembut saat membersihkan wajah. Jangan terlalu keras menekan wajah.

Tidak sembarangan menyentuh wajah 

Tangan menjadi salah satu organ manusia yang paling banyak berkontribusi atas masuknya penyakit atau kuman. Tangan manusia memegang pelbagai hal dalam sehari. Kuman dan kotoran dapat saja menempel di tangan meski tidak tampak atau teraga. Usahakan untuk tidak memegang wajah dengan tangan tanpa terlebih dahulu membersihkannya dengan sabun. Jika anda menggunakan telepon atau sesuatu yang berkemungkinan besar bersentuhan dengan wajah, pastikan alat tersebut tidak terlalu menempel dengan wajah.

Jagalah Kebersihan Tangan 

Seperti ditegaskan pada poin sebelumnya, tangan menjadi pemasok penyakit paling banyak ke dalam tubuh manusia. Kotoran, bakteri dan kuman di tangan dapat saja memperburuk kondisi wajah yang rusak akibat tumbuhnya jerawat. Mengingat setiap orang seringkali secara tidak sadar memegangi wajah, maka perlu kiranya anda memastikan bahwa tangan anda selalu dalam keadaan bersih.

Bersihkan Kacamata

Kacamata adalah salah satu alat yang bersentuhan langsung dengan wajah. Beberapa jenis kacamata terdiri dari bahan yang dapat menimbulkan iritas pada wajah, seperti karet dan cat. Guna mengurangi resiko jerawat akibat iritas, pastikan anda membersihkan beberapa bagian dari kacamata yang bersentuhan dengan wajah.

Memastikan Rambut anda bersih

Kotoran, minyak dan kuman juga bisa berada di kulit kepala dan rambut. Pada kondisi tertentu, rambut akan bersentuhan dengan wajah terutama pada perempuan yang memelihara rambut panjang. Mempertimbangkan hal tersebut, pastikanlah Anda memiliki rambut yang bersih.

Bijaklah pada Penggunaan Kosmetik 

Kosmetik memiliki keunikan kadar pada masing-masing merek. Keunikan daya tahan kulit, daya iritasi dan alergi pada kulit berbeda-beda. Inilah yang menyebabkan orang tidak selalu cocok dengan jenis kosmetik tertentu. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan pada masing-masing obat. Pilihlah kosmetika secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan anda; gunakan dalam kadar yang proporsional; jangan lupa membersihkan wajah seusai waktu penggunaan kosmetik selesai.

Jangan Memencet Jerawat 

Memencet kerawat adalah hal buruk. Selain akan meninggalkan bekas luka dan lubang pada pori-pori, memencet jerawat juga memperbesar kemungkinan adanya infeksi dan masuknya kuman. Masuknya kuman ke pori-pori wajah dapat memperburuk dan memicu munculnya jerawat di area sekitar jerawat terdahulu.

Gunakan Obat Jerawat Secara bijak 

Penggunaan obat secara langsung seringkali menjadi pilihan instan untuk mengobati persoalan kulit wajah satu ini. Akibat ketidaksabaran, orang terkadang mengganti jenis obat secara terus menerus. Hal ini ditengarai akan memperburuk kondisi wajah. Selain itu, pemanfaatan obat jerawat –baik kimiawi atau alami– membutuhkan konsistensi. Seringkali, pengobatan dilakukan setengah-setengah sehingga justeru memperburuk kondisi wajah. Penggunaan obat kimiawi secara lama perlu juga mempertimbangkan diskusi atau konsultasi dengan dokter.

Kesimpulan terkait Obat Jerawat 

Obat jerawat bukanlah semata obat kimiawi dan alami. Obat jerawat paling mujarab adalah pengelolaan diri sendiri. Orang perlu mengetahui sebab jerawat dan hal-hal lain yang dapat menyebabkan hal tersebut. Penggunaan obat tanpa dibarengi dengan upaya konsisten untuk merawat kesehatan kulit wajah akan tidak banyak membantu proses pengobatan. Pastikanlah anda memahami bahwa pengobatan adalah pencegahan sekaligus.

Sumber Rujukan:
[1] What are the treatments for pimples? How can I treat my pimples?. Medicalnewstoday.com, diakses pada 29 Mei 2015

 

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

  1. […] Obat jerawat sering identik dengan obat-obatan kimiawi hingga yang tradisional. Meski demikian, pengobatan utama jerawat terkait dengan pengelolaan diri. Mengobati jerawat pada prinsipnya tidak dapat dilepaskan dari pengelolaan atau manajemen diri sendiri. Orang perlu mengetahui kapan jerawat muncul, faktor apa saja yang menyebabkan jerawat bertahan atau memburuk, manajemen obat yang digunakan. Tanpa hal-hal tersebut, pengobatan jerawat akan berjalan tidak maksimal.  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here