Mengenal Gejala Demam Berdarah Sejak Dini

2
2209
gejala demam berdarah
gejala demam berdarah

Gejala demam berdarah kerap sekali masih kurang dipahami oleh masyarakat luas. Padahal, keterlambatan dapat berakibat fatal yang dapat pula berujung pada kematian. Mengacu pada data Kementrian Kesehatan Indonesia, angka kesakitan demam berdarah pada tahun 2013 mencapai angka 45,85 per 100.000 penduduk. Angka kematian yang ditimbulkan oleh penyakit ini mencapai 0,77% atau sekitar 871 kematian. Angka tersebut terus bertambah. Data empat bulan pertama tahun 2014 menunjukkan angka kemungkinan masyarakat yang mengidap DB mencapai 5,17 per 100.000 penduduk. Angka kematian yang ditimbulkan pun lebih tinggi dari tahun 2013, yaitu mencapai 0,84% [1].

[Baca Juga: Mengenal Demam Berdarah Lebih Dekat]

Upaya untuk menurunkan angka kematian akibat demam berdarah perlu diupayakan pula dengan meningkatkan pemahaman masyarakat. Pemahaman yang baik tentang DB diharapkan dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk mengantisipasi dan mengambil tindakan cepat. Tanpa pengetahuan yang memadai, demam berdarah kerap disamakan dengan gejala demam pada umumnya. Salah satu pemahaman penting yang perlu diupayakan adalah pemahaman tentang gejala demam berdarah itu sendiri.

Gejala-Gejala Demam Berdarah

Meski pembuktian medis bahwa seseorang mengidap DB adalah penting, namun pengetahuan dasar untuk mengenali gejala DB juga perlu dikuasai oleh masyarakat. Hal ini berguna sebagai deteksi dini untuk mencegah keterlambatan penanganan yang dapat berujung pada kematian.

Demam Tinggi

Gejala pertama yang perlu diwaspadai adalah munculnya demam yang tinggi. Panas yang terjadi pada tubuh berada di atas rata-rata. Demam bahkan bisa berkisar pada suhu 41ᵒ C. Gejala ini umumnya terjadi 2-7 hari setelah masa infeksi.  Gejala demam ini kerap disebut dengan demam berbentuk pelanan kuda (Saddleback fever). Sebutan ini untuk menunjukkan gejala panas yang naik turun. Panas bisa turun dalam sehari dan kembali lagi setelahnya [2].

Sakit Kepala

Sakit kepala menjadi salah satu tanda lain. Kemunculan gejala DB ini yang mirip dengan penyakit flu biasa menyebabkan masyarakat tidak banyak mempedulikan kemunculan gejala ini. Seringkali, gejala muncul dengan rasa yang rendah. Hal tersebut kerap mengakibatkan pengidap dan orang di sekitarnya menganggap penyakit tersebut sebagai flu biasa.

Nyeri Otot dan Sendi

Berbeda dengan flu biasa, demam berdarah diikuti dengan gejala nyeri pada persendian. Nyeri juga bisa terjadi pada otot tubuh pada bagian tertentu. Pada kondisi tertentu, nyeri otot dan persendian terjadi berbarengan dan bisa juga bergantian. Apabila mulai merasakan hal ini, ada baiknya segera memeriksakan ke dokter.

Bintik Merah pada Kulit

Pada hari 3-7, bintik merah biasanya akan muncul pada kulit. Bintik merah ini tidak hilang apabila kulit direnggangkan. Gejala ini paling bisa dibedakan dengan gejala demam atau flu lainnya.

Pendarahan pada Gusi dan Hidung 

Pada kondisi panas yang tinggi, pendaragan mungkin saja terjadi. Meski demikian, tidak semua pengidap akan mengalami hal ini. Tidak mengalami hal ini bukan berarti anda telah positif terbebas dari DB [3].

Gejala Demam Berdarah Lainnya

Selain gejala-gejala spesifik tersebut, terdapat beberapa gejala yang sering dianggap sebagai bagian dari pelbagai penyakit. Kesamaan gejala ini yang membuat orang sering tidak segera memeriksakan diri ke doter. Gejala umum lain yan dapat terjadi, seperti munculnya rasa mual, rasa cepat lelah dan nyeri di kepala [4].

 

Sumber Rujukan 

[1] Penyakit yang disebabkan oleh Nyamuk dan cara Pencegahannya serta Target yang akan dicapai oleh Pemerintah. Depkes.go.id, diakses pada 2 Juni 2015.

[2] Dengue Fever. webmd.com, diakses pada 2 Juni 2015.

[3] Symptoms and What To Do If You Think You Have Dengue. cdc.gov, diakses pada 2 Juni 2015

[4] Mengenal Demam Berdarah Dengue (DBD) Lebih Dekat. Ensiklo.com, diakses pada

 

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

  1. […] Gejala demam berdarah kerap sekali masih kurang dipahami oleh masyarakat luas. Padahal, keterlambatan dapat berakibat fatal yang dapat pula berujung pada kematian. Mengacu pada data Kementrian Kesehatan Indonesia, angka kesakitan demam berdarah pada tahun 2013 mencapai angka 45,85 per 100.000 penduduk.  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here