Apa itu Karies Botol dan Karies Rampan Pada Gigi Anak?

1
2822
Apa itu Karies Botol dan karies Rampan?

Beberapa orangtua akan melarang anaknya agar jangan sering-sering makan permen, mengulum gula, dan mengonsumsi makanan yang manis ataupun asam. Alasannya karena hal itu bisa membuat gigi anak mudah rusak dan gampang menghitam seperti gatot, atau griiwing kalau orang Jawa bilang.    Selain itu, gigi berlubang juga akan cenderung terjadi, apalagi ketika anak malas sikat gigi sementara sang orangtua juga kurang peduli.

Gigi berlubang yanga juga memiliki istilah lain “karies gigi” masih merupakan jenis penyakit gigi yang banyak dijumpai pada masyarakat sekitar kita, bahkan bukan saja pada anak-anak, akan tetapi juga pada orang dewasa. 9Baca juga: Tahukah Anda, Daun Salam Berkhasiat Memutihkan Gigi Kita?]

Gigi Berlubang

  • Karies Botol a.k.a Karies Rampan

Dari karies alias gigi berlubang pada anak, salah satunya adalah karies botol, yang sering pula disebut karies rampan ataupun nursing bottle caries.      Dinamakan ‘nursing bottle caries,’ alasannya adalah karena gigi berlubang pada anak balita diakibatkan oleh kebiasaan meminum susu dari botol dengan cara yang kurang tepat, yang pada umumnya dilakukan pada malam hari hingga tertidur.

Minuman berkadar gula dalam botol –yaitu dari susu dan sari buah– yang diminum si kecil sebelum tidur atau bahkan hingga tertidur pulas pada akhirnya mengendap menjadi asam. Endapan gula dan asam inilah hal yang merusak gigi hingga lubangpun tercipta karenanya.

Penyakit gigi berlubang bernama karies rampan bisa terjadi di mana saja, namun yang paling sering adalah pada gigi atas bagian depan.

Penyakit Serius

Karies botol pada anak ini sejatinya merupakan penyakit serius, hanya saja masih banyak orangtua yang belum memedulikannya. Padahal dari karies ini tak jarang rasa sakit akan berkembang secara cepat.    Hal yang perlu diketahui adalah, bahwa sebenarnya hampir semua jenis memiliki penyebab serupa, yaitu multifaktorial. Termasuk karies botol ini. Artinya ada lebih dari satu faktor dan saling berkaitan sebagai penyebab timbulnya penyakit karies.

Penyebab Karies Pada Anak

  • Makanan

Asupan makanan berkadar karbohidrat dan gula tinggi, misalnya jus ataupun susu formula bisa mempengaruhi risiko terkena karies pada permukaan gigi. Para peneliti juga menyatakan bahwa anak dengan konsumsi karbohidrat berlebih, utamanya sukrosa, akan lebih cenderung terkena karies gigi dari pemberian nutrisi melewati botol.

Menggenangnya cairan yang tersisa di mulut akan mengelilingi dan melapisi permukaan gigi, kemudian bakal mengendap dan berubah menjadi asam perusak gigi.

  • Waktu

Meski secara umum karies adalah jenis penyakit kronis yang memerlukan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun untuk berkembang menjadi suatu lubanggigi, namun karies rampan ini menjadi penyakit yang perkembangannya bisa dikategorikan sebagai yang cepat.

  • Perilaku Membersihkan Gigi

Jarang atau bahkan tak pernah menggosok gigi menjadi penyebab timbulnya plak yang selanjutnya akan menjadi salah satu penyebab munculnya karies. Oleh karenanya, rajin menyikat gigi (juga pada anak), paling sedikit dua kali sehari, yaitu pagi setelah sarapan dan malam menjelang tidur, maka risiko terserangnya gigi dari karies akan bisa berkurang.

Khusus untuk gigi susu dan gigi khusus, pasta gigi yang mengandung fluoride adalah hal lain yang dianjurkan dalam membersihkannya, tujuannya tak lain adalah agar gigi anak bisa terlindung dari bahaya karies.

  • Bentuk Gigi

Ukuran dan bentuk gigi adalah hal yang tak bisa dikesampingkan bagi terjadinya perkembangan karies. Pasalnya bentuk dan ukuran gigi ini sangat berpengarug dalam mudah pun tidaknya sisa-sisa makanan menumpuk di bagian gigi belakang. Sebagai contoh adalah gigi geraham yang di bagian tersebut terdapat sisi kunyah, yaitu yang terdiri dari pit dan fissure ataupun lekukan.

  • Kadar Air Ludah

Air ludah atau disebut juga saliva adalah sistem pertahanan mulut karena  memiliki fungsi sebagai pembersih sisa-sisa makanan dan juga bakteri dari gigi, selain itu bisa juga melawan produksi asam dari sisa makanan yang mengendap pada gigi. Oleh karenanya, semakin minim jumlah saliva, akan semakin rentanpula gigi terkena karies. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] 5 Faktor Penyebab Karies Gigi Anak, klikdokter.com Diakses pada 12 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 12 Juni 2015

Berbagi dan Diskusi

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here