Fenomena Selfie Ternyata Telah Ada Sejak Tahun 1839

1
9578
Selfie alias Self Portrait

Dunia fotografi sebenarnya telah ada sejak lama dan merupakan bidang penting dalam segala hal sebagai bagian dari dokumentasi. Bukan saja pada hal yang bersifat riset ataupun penelitian, photography juga dihadirkan dalam dunia yang mempertaruhkan nyawa, yaitu di tengah peperangan. [Baca juga: Panduan Memilih Foto untuk Blog dan Media Online Komunitas]

Fotografi adalah juga bagian penting yang wajib dihadirkan oleh beberapa media. Karena dengan potografi itulah berita yang aktual dan terpercaya bisa dihadirkan. [Baca juga: Istilah Dasar Fotografi yang Perlu Pemula Ketahui]

Apa Itu Selfie?

Kembali lagi pada bahasan selfie. Istilah selfie dihadirkan sebagai singkatan dari ‘self portrait,’ yang memiliki definisi memotret diri sendiri, dan lalu dipertunjukkan kepada pihak lain.

  • Smart Phone dan Webcam

Saat ini selfie acap dilakukan dengan menggunakan perangkat poto yang tersedia di telepon genggam jenis smart phone dan juga melalui webcam, yang kemudian hasilnya diunggah pada beberapa media sosial sehingga akan ada banyak orang yang melihatnya.

  • Robert Cornelius

Meski baru merebak dan banyak dikenal khalayak pada masa sekarang, namun fenomena selfie ini sejatinya telah muncul pada waktu lama. Yaitu pada tahun 1839, pertama kali diperkenalkan oleh seorang fotografer berkewarganegaraan Amerika bernama Robert Cornelius.

Saat itu Robert Cornelius mengambil gambar sosok dirinya, dan gambar itulah yang kemudian diakui banyak orang di dunia sebagai hasil selfie pertama, dan saat ini juga masih bisa disaksikan di Library of Congress Washington.

Semua Orang Bisa Selfie

Perkembangan zaman yang penuh modernisasi tak pelak membuat orang dimanjakan untuk bisa melakukan apa saja. Jika dua puluh tahun yang lalu saja, tak semua orang memperoleh kemudahan dalam mengabadikan kegiatan keseharian melalui gambar photo, maka saat ini kita akan dengan mudah melakukannya. Tawaran menarik kemudahan itu tak lain adalah dari semakin canggihnya teknologi kamera, semua jenis kamera. Di dalamnya tentu saja termasuk kamera yang ada di hand phone kita.

Selain kamera, di dalam telepon genggam kita bahkan juga telah disajikan berbagai macam aplikasi untuk pengeditan demi memperoleh gambar sesuai keinginan. Ada pula sarana pendukung lain sebagai penunjang pengambilan gambar, yaitu tongsis alias tongkat narsis.

Bagian dari Gaya Hidup

Setuju ataupun tidak, bagi sebagian orang, saat ini selfie telah menjadi bagian dari gaya hidup. Karena dengan perilaku selfie itu maka secara tidak langsung eksistensi juga akan teraplikasikan. Bagaimana tidak, sarana dan aplikasi telah tersedia, dan untuk mempertunjukkannya pun telah ada sosial media sebagai wadahnya. Lihat saja Facebook, Twitter, Instagram, dan masih banyak lagi.

  • Menjadikan Selebritis

Dengan gaya selfie, bagi artis yang sudah terkenal tentu akan memperoleh rating lebih dan bakal mendapatkan nilai popularitas yang bertambah. Begitulah manfaat selfie yang seolah menjadi fasilitas mendapatkan nilai jual. [Baca juga: Norman Kamaru: Dari Polisi dan Selebriti lalu Menjadi Tukang Bubur Naik Gaji]

Bagi yang bukan artis namun hendak menjadi terkenal, entah sebagai selebritis ataupun menjadi orang terkenal (public figure) dengan tujuan mendapatkan pengaruh, maka selfie menjadi salah satu jalan yang kerap ditempuh.     Indikasinya tentu adalah seberapa banyak yang melihat –dan kemudian menekan tombol ‘follow’, tombol ‘suka’ serta tombol ‘berlangganan’– gambar selfie itu.

  • Harus Ada Kontrol

Meski ini adalah cara mudah yang bisa dilakukan saat ini demi menjadi terkenal, seyogyanya ada rambu-rambu yang kita terapkan. Sikap bijak harus diterapkan dalam mengambil gambar dan lalu mengunggahnya di media sosial. Karena jika tidak, bukan tidak mungkin efek buruk dan tercemar justru yang akan didapatkan, sama sekali bukan kebaikan, ketenaran dan keterkenalan sesuai yang diharapkan. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Fenomena Selfie. Koran Cetak Minggu Pagi Edisi Minggu I Juni 2015. Diakses pada 14 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 14 Juni 2015

Berbagi dan Diskusi

1 COMMENT

  1. […] Sejatinya fenomena selfie ini telah dikenal sejak dahulu kala. Sebagaimana keterangan yang pernah ada, bahwa selfie telah ada sejak tahun 1839, yang awalnya diperkenalkan oleh seorang fotografer berkewarganegaraan Amerika bernama Robert Cornelius yang saat itu mengambil gambar sosok dirinya.      Pengakuan orang-orang tentang fenomena selfie pertama ini sekarang juga masih bisa disaksikan di Library of Congress Washington. [Baca juga: Fenomena Selfie Ternyata Telah Ada Sejak Tahun 1839] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here