Kenapa Dilarang Tidur Usai Makan Sahur dan Makan Berat Lainnya?

9
2869
Jangan Tidur Usai Makan
Tahukah Anda Begadang Jelang Ujian Justru Membuat Daya Ingat Berkurang?

Apa yang berkaitan antara makan sahur dengan tidur ketika hendak menunaikan ibadah puasa? Tentu makan sahur pada dini hari menjadi hal yang tak menarik bagi sebagian orang yang sedang dilanda kantuk ataupun bagi yang sedang lelap-lelapnya tidur. Akan tetapi akan enak-enak saja bagi mereka yang biasa begadang dan memiliki kegiatan setiap malan hingga pagi.  Apapun. Ternyata tak sedikit yang setelah makan sahur lalu disambung dengan beristirahat dan kembali tidur.

Bagi banyak orang, tidur setelah menyantap hidangan sahur memang merupakan hal yang sangat disukai, apalagi rasa kantuk yang mendera semakin membuat berat melakukan aktivitas lainnya. Namun tahukah Anda, bahwa terlepas dari makan sahur pun makan lainnya, ternyata kegiatan tidur setelah makan itu tidak baik? [Baca juga: Bagaimana Agar Puasa Anda Terhindar Dari Dehidrasi?]

Butuh Waktu Mencerna dan Menyerap

Menghindari tidur usai makan karena dalam siklus tubuh, setelah makanan masuk maka dibutuhkan waktu guna mencerna dan selanjutnya menyerap nutrisi yang terkandung dari asupan makanan itu.

  • Tidur Memperlambat Pencernaan

Saran agar jangan tidur usai makan ini alasannya adalah kerena ketika tidur sistem pencernaan kita akan melambat. Padahal saat-saat habis makan seharusnya butuh kerja ekstra darinya demi mendapatkan pencernaan sempurna.

  • Tak Semua Makanan Mudah Dicerna

Nasi dan kentang sebagai materi keseharian yang kita santap memang merupakan jenis makanan yang mudah dicerna, akan tetapi toh bukan nasi saja kan yang kita santap? Karena hal selain nasi ada pula yang membutuhkan waktu cukup lama guna dicerna tubuh, contohnya adalah daging ataupun gorengan. [Baca juga: Tahukah Anda, Konsumsi Kentang Tak Selalu Lebih Bagus Dari Nasi?]

Risiko Sakit Akibat Tidur Usai Makan

  • Refluks

Refluks atau yang memiliki istilah ilmiah “Gastroesophageal Reflux Disease” (GERD) adalah rasa sakit yang muncul karena lemahnya katup antara kerongkongan dan lambung. Kondisi katup yang tidak beres itu pada akhirnya menimbulkan naiknya asam lambung menuju ke kerongkongan, sehingga adakalanya ada rasa panas seperti terbakar di sekitar dada.

Oleh karenanya, sangat disarankan untuk tidak tidur sehabis makan (sahur) khususnya bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit refluks ini.

  • Nyeri di Ulu Hati

Tidur telentang menjadi posisi enak sekali bagi kita setelah makan. Saking enaknya, selain menyengajakan diri tidur, adakalanya kita pun menjadi ketiduran. Namun tahukah Anda bahwa hal ini ternyata sama sekali tidak baik bagi kesehatan?

Ya,   tidur dengan posisi telentang usai menyantap makanan berat, termasuk makan sahur ketika hendak puasa, kenyataannya sangat berpengaruh buruk terhadap pencernaan.  Efek dari sulitnya pencernaan melakukan pekerjaan, mengakibatkan timbulnya rasa nyeri panas di sekitar ulu hati yang terjadi karena peningkatan asam lambung.      Selanjutnya rasa panas di sekitar ulu hati itu akan menyebar ke sekitar dada dan juga seputar tenggorokan.

Ketika hal ini terjadi, maka munculnya penyakit GERD dan juga sakit maag sudah barang tentu tak bisa dihindari. Jadi alangkah baiknya jika selepas makan berat, kita tak segera tidur. Luangkan waktu sejenak untuk memberikan kesempatan pencernaan melakukan pekerjaannya. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Inilah Bahayanya Tidur Sehabis Sahur. klikdokter.com Diakses pada 17 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 8 Mei 2015

Berbagi dan Diskusi

9 COMMENTS

  1. […] Hal ini akan jelas terasa setelah membuktikannya, misalnya ketika kita akan menjalankan ibadah puasa, yaitu saat sahur. Biasanya akan mneyegerakan untuk konsumsi air sebanyak-banyaknya. Tak hanya air putih, namun bagi yang gemar dengan air teh, iapun akan membuatnya bergelas-gelas.      Akibatnya, selepas subuh kita akan sering pergi ke toilet guna membuang air kecil.         Bisa jadi ini akan menggangu, khususnya bagi mereka yang hendak memanfaatkan waktunya untuk tidur. Akan tetapi bagi sebagian orang, ini akan terasa menyenangkan, karena menganggapnya bahwa terjadi sirkulasi air di dalam tubuhnya, yang kotor dibuang dan yang bersih tadi telah diminum. [Baca juga: Kenapa Dilarang Tidur Usai Makan Sahur dan Makan Berat Lainnya?] […]

  2. […] Melakukan persiapan sebelum ujian sebagai upaya demi mendapatkan kemudahan dalam mengerjakan soal adalah hal yang tak keliru. Akan tetapi jika hal itu dilakukan secara berlebihan, begadang dan tidak memejamkan mata melebihi kapasitas pada umumnya, maka bukan tidak mungkin akan menemui keadaan berbeda dari bisanya. Sebagai contoh adalah rasa kantuk yang justru tiba ketika ujian sedang berlangsung. [Baca juga: Kenapa Dilarang Tidur Usai Makan Sahur dan Makan Berat Lainnya?] […]

  3. […] ORGAN tubuh memiliki aktivitas yang tak jauh berbeda dengan kegiatan kita sehari-hari, yaitu ada jam operasional yang sangat padat, ada waktu santai dan calm down, dan ada pula waktu tenang untuk beristirahat.   Hal itu bisa dengan mudah apabila kita memerhatikan saja pada satu organ, ambil saja mata sebagai contohnya. Mata ada waktunya untuk benar-benar melek dan terbuka untuk memerhatikan suatu pekerjaan ataupun pelajaran, namun ada masanya ia nyantai karena sedang mendengarkan musik. Tapi mata juga memiliki waktu terpejam, yaitu tatkala sedang tidur. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here