Lemari Pendingin Sangat Memengaruhi Peradaban Dunia

1
1556
Lemari es Pendingin Sangat Memengaruhi Peradaban Dunia - Refrigerator

Lemari pendingin baik berujud freezer ataupun lemari es beberapa tahun lalu memang termasuk barang mewah dan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Namun saat ini barang itu telah menjadi biasa karena bisa dengan mudah dijumpai di beberapa rumah tangga sekitar kita.

Selain kita tak begitu sadar bahwa keberadaan lemari pendingin itu kini telah gampang diperoleh, ada hal lain pula yang sama-sama tak kita sadari. Yaitu bahwa kenyataannya ia mampu mengubah peradaban hidup ini. Salah satunya adalah dalam hal memberikan kenyamanan mengawetkan makanan pun minuman dengan tanpa harus melihat musim serta cuaca. Namun tentu saja harus ada keberadaan jaringan listrik di sana. [Baca juga: Bagaimana Cara Agar Tetap Aman dan Nyaman Menggunakan Listrik?]

Teknik Mengawetkan Makanan

Sejatinya lebih dari 200 tahun lalu, yaitu masa sebelum ditemukan mesin pendingin, orang-orang telah memiliki cara mengawetkan makanan. [Baca juga: Hanya Butuh Waktu 2 Menit; Cara Cepat Mendinginkan Minuman Kemasan Kaleng dan Botol]

  • Pengasapan

Metode pengasapan ini banyak orang yang tahu dan pernah melakukannya, yaitu dengan cara makanannya diasapi pada tempat yang tertutup

  • Pengasinan

Ini adalah cara pengawetan dengan merendamnya pada air yang telah ditaburi garam sehingga memiliki efek rasa asin.

  • Pengeringan

Cara mengawetkan dengan langkah dijemur hingga mengering.

  • Pendinginan

Pendinginan makanan pun minuman, jika sekarang menggunakan lemari es, maka zaman dahulu orang-orang melakukannya (khususnya di dunia barat) dengan cara menimbunnya menggunakan salju.

Dari berbagai cara di atas, memang daya pikir dan kreasi manusia sudah tercipta. Artinya tak terlalu primitif lagi. Namun kelemahan dari metode-metode di atas adalah mengenai aroma dan cita rasa yang berubah. Selain itu kandungan gizi yang ada dalam asupan makanan itu juga berkemungkinan menyusut.

Lemari Pendingin Bermula Tahun 1748

Tahukah Anda, lemari es itu ditemukan sudah sejak tahun 1748 dan diinovasikan lagi tahun 1876? Dan warga Skotlandia yang bernama William Cullen adalah sosok penemu awal kulkas bertenaga listrik itu.

  • William Cullen sang Dokter Amerika – 1748

William Cullen sejatinya bukanlah orang dengan latar belakang teknik. Ia adalah dokter Amerika, namun memiliki penelitian terhadap bakteri. Dari penelitiannya tersebut Cullen menemukan hasil bahwa bakteri ini akan menjadi lemah justru ketika ada pada udara yang dingin.

Dengan penemuannya itu, maka William Cullen berkehendak menciptakan sebuah alat yang menerapkan sistem pendingin dan bisa digunakan sebagai tempat menyimpan makanan agar tetap awet dan segar.

  • Carl Von Linden sang Inovator – 1876

Di awal penemuan, Cullen tidak serta-merta mengunakannya demi tujuan praktis, sehingga tak memiliki bentuk dan desain sesuai kepraktisna yang dibutuhkan. Pada akhirnya muncullah Carl Von Linden dengan metodenya yaitu meningkatkan proses pencairan gas.

Meski Linden langsung mematenkan penemuannya itu, namun kenyataannya produknya belum bisa dikatakan sempurna. Pasalnya penggunaan amonia, klorida metil, dan sulfur dioksida dianggap tak ramah terhadap kehidupan manusia.

  • Era Freon – 1920

Perkembangan selanjutnya adalah dengan penggunaan freon dalam hal pendinginan, yang hal ini sangat berpengaruh terhadap peradaban manusia. Karena pada akhirnya teknik pendinginan menggunakan freon ini bukan saja diterapkan sebatas pada (industri) makanan pun minuman saja. Lain dari itu adalah juga pada bisnis obat-obatan, dan juga properti pun hospitallity yang setiap ruangannya memanfaatkan pendinginan.

Mengenai penggunaan freon ini, yang biasa digunakan sedari awal adalah jenis freon R22 atau chlorofluorocarbon. Seiring waktu berkembang, dan banyak peneliti liungkungan mengadakan penelitian, maka dijumpai bahwa keberadaan freon jenis R22 ini ditengarai mampu merusak ozon.     Berkaitan dengan hal itu, mengacu pada konvensi Wina, protokol Montreal dan Amandemen London, maka ada larangan pada penggunaan freon R22 ini, yang kemudian harus menggunakan R32 sebagai bahan lain yang dianggap ramah lingkungan.

Terlepas dari itu semua, hal yang pada akhirnya kita bisa melihat secara kasat mata adalah, bahwa kenyataannya kulkas telah menjadi bagian dari kebutuhan penting, baik dalam rumah tangga, perusahaan (pabrik), ataupun perkantoran. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Kulkas yang Memengaruhi Dunia. Harian cetak Kompas 15 Juni 2015. Diakses pada 18 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi shutterstock.com Diakses pada 18 Juni 2015

Berbagi dan Diskusi

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here