Ibadah Puasa Selain Sebagai Solusi Diet Juga Bisa Mencegah Serangan Jantung

4
2321
Puasa baik untuk eksehatan jantung

Mungkin telah banyak pemaparan dari para ahli yang menyatakan bahwa puasa menjadi salah satu tindakan yang memberikan kesehatan bagi tubuh, oleh karenanya tiada ruginya untuk tetap berusaha menjalankan ibadah puasa terlepad hukumnya sunah ataupun wajib sebagaimana puasa ramadhan.

Pemaparan tentang sehatnya tindakan puasa itu bukan saja disampaikan oleh dokter ataupun ahli medis lainnya, namun sering juga dijelaskan oleh mereka yang menjadi juru dakwah satu agama. Bahkan dalam ceramahnya sang juru dakwah juga acap menyebutkan bahwa “belum pernah ada riwayat yang menjelaaskan sekiranya dengan puasa orang akan mati.”

Risiko Penyakit

Terlepas dari itu semua, jika kita merunut kembali beberapa perlakuan yang berhubungan dengan kesehatan, maka kita akan bisa menemukan bahwa pada treatment yang berhubungan dengan ilmu medis, adakalanya ada tindakan-tindakan tertentu yang mengahruskan untuk berpuasa.  Di antaranya adalah puasa sebelum menjalankan operasi dan juga puasa demi menjalankan diet. [Baca juga: Wanita Hamil Tetap Bisa Puasa Dengan Beberapa Syarat]

  • Meminimalisir Risiko Sakit Jantung

Dengan berpuasa, bagi yang terbiasa mengisap asap rokok secara otomatis juga akan menguranginya. Dengan begitu, hal yang kita sadari adalah bahwa puasa ini menjadi salah satu solusi untuk melawan terhadap beberapa faktor penyebab risiko terserang penyakit jantung. Selain rokok, tingginya kadar kolesterol, terjadinya kegemukan, adanya tekanan darah tinggi, dan juga diabetes melitus, semuanya akan bisa dicegah salah satunya dengan menjalankan ritual puasa.

Mungkin akan timbul pertanyaan, bagaimana cara kerja tubuh kok puasa bisa mencegah dan meminimalisir risiko terserang penyakit jantung?

  • Pencarian Sumber Energi

Pertanyaan di atas bisa sedikit dijelaskan bahwa dengan kita berpuasa maka asupan makanan lebih bisa dikendalikan, termasuk dikurangi.  Sehingga karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber energi dalam tubuh juga akan menjadi berkurang.     Dan ketika ini terjadi, maka besar kemungkinan tubuh akan mencari sumber energi lainnya, yang salah satunya berasal dari lemak.

Dari mekanisme pencarian sumber energi yang berujung pada lemak, kita dapat mengamati bahwa pada akhirnya lemak yang menumpuk dan membandel dalam tubuh akan bisa diurai dan dihancurkan. Sampai pada proses ini niscaya kita akan optimis mendapatkan kesehatan, karena ketika lemak telah hancur kadar kolesterol juga akan menjadi terseleksi, bukan?     Kolesterol baik (HDL) akan meningkat, sekaligus kolesterol buruk –yang diantaranya terdiri dari  trigliserida dan LDL juga akan menurun. [Baca juga: Inilah Beberapa Jenis Asupan Makanan dan Minuman Penghancur Lemak Dalam Tubuh]

Menurunkan Kadar Gula

Mengenai diet, telah banyak yang menjelaskan dan membuktikannya, bahwa puasa menjadi salah satu perlakuan yang masuk dalam tips diet karena penurunan berat badan rata-rata bisa mencapai 2,6%. Selain itu, puasa kenyataannya juga memiliki manfaat baik guna menurunkan tekanan darah tinggi serta memperbaiki gula darah khususnya bagi penderita diabetes. Beberapa penelitian juga membberikan hasil bahwa melalui puasa ternyata kadar insulin dalam tubuh bisa meningkat sedangkan kadar HbA1C (yang tak baik bagi tubuh jika berlebihan) juga akan menurun.

Lupa Diri Ketika Berbuka dan Sahur

  • Jaga Pola Makan

Dalam keadaan tertentu, puasa memang membuat perilaku berubah. Yang tadinya bisa bebas mengumbar nafsu makan, minum, merokok, dan nafsu lainnya, maka hal itu tak dapat lagi kita lakukan.Namun, bagi sebagian orang  hal itu akan tetap bisa dilakukan, misalnya pada saat berbuka ataupun ketika sedang sahur, Oleh karenanya dibutuhkan kesadaran khusus untuk tetap menjaga dan menyeleksi diri. Baik pada manajemen waktu ataupun pada pola makannya. Tak bisa lupa diri dalam menyantap makanan ketika sudah diperbolehkan membatalkan puasanya. [Baca juga: Bagaimana Agar Puasa Anda Terhindar Dari Dehidrasi?]

  • Selektif Konsumsi Makanan

Kecuali memperhatikan pola makan, jenis makanan sehat juga musti dipilih pada saat sahur ataupun ketika berbuka puasa demi tetap mendapatkan kebugaran tubuh. Sebagai contoh adalah memperbanyak konsumsi ikan, makanan jenis kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Sedangkan camilan berujud gorengan dan juga asupan bersantan, memiliki rasa terlalu manis, mengandung lemak, dan berkadar kalori tinggi harus tetap selektif menikmatinya. [uth]
Sumber Rujukan:
[1] Turunkan Risiko Penyakit Jantung dengan Berpuasa. klikdokter.com Diakses pada 22 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi wikipedia.org Diakses pada 22 Juni 2015

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here