Fenomena Selfie Memegang Puser Digunakan Untuk Mengukur Kelangsingan Badan

1
1596
Selfie alias Self Portrait

Selfie adalah sebuah istilah yang juga merupakan singkatan dari ‘self portrait.’    Yaitu istlah yang saat ini banyak diibincangkan orang dan memiliki definisi memotret diri sendiri yang kemudian dipertunjukkan kepada pihak lain.

Menjadi doperboncangkan banyak orang karena fenomena selfie ini kenyataannya berjalan seiring dengan perkembangan teknologi yang ada, yaitu teknologi photografi dan juga teknologi informasi. Gadget adalah alat yang salah satunya dimanfaatkan guna mengaplikasikannya.

Dikenal Sejak lama

Sejatinya fenomena selfie ini telah dikenal sejak dahulu kala. Sebagaimana keterangan yang pernah ada, bahwa selfie telah ada sejak tahun 1839, yang awalnya diperkenalkan oleh seorang fotografer berkewarganegaraan Amerika bernama Robert Cornelius yang saat itu mengambil gambar sosok dirinya.      Pengakuan orang-orang tentang fenomena selfie pertama ini sekarang juga masih bisa disaksikan di Library of Congress Washington. [Baca juga: Fenomena Selfie Ternyata Telah Ada Sejak Tahun 1839]

Gaya Selfie

Namanya juga selfie, yaitu perilaku yang menunjukkan ke arah narsis, tak pelak berbagai gaya akan disuguhkan oleh para pelakunya. Dari yang sekedar menyuguhkan senyum hingga yang hendak mempertontonkan gaya-gayanya.   Salah satunya adalah gaya memegang puser.

  • Pegang Puser

Di beberapa media sosial, gaya selfi memegang puser ini telah dipertontonkan oleh banyak orang, sebagai contoh adalah melalui media sosial Weibo yang dilakukan oleh rang-orang di kota Nanjing Provonsi Jiangsu, Cina. Mereka dengan riangnya melakukan selfie bergaya memegang puser itu.

  • Belly-Button Challenge

Tantangan selfie memegang puser alias wudel ini dikenal pula dengan istilah “Belly-Button Challenge.”       Sejatinya jika mencernati istilah itu, kita akan mendapati satu kata “tantangan”. Tapi kenapa mereka bisa melakukannya dengan enjoy dan seolah tak begitu mendapatkan kendala dari tantangan itu? Sekali lagi, bisa jadi karena mereka memang menikmati fenomena selfie dengan gaya tersebut, atau bisa jadi ada hal lain yang bisa menjadikan mereka bersukarela melaksanakannya.

Tapi apa hal lain itu?

Mengukur Badan

Tantangan dari selfie memegang puser itu banyak dilakukan orang karena selain merupakan kegiatan yang “have fun” adalah juga karena bisa mengetahui tingkat kelangsingan badannya.

Kelangsingan badan itu bisa diketahui, caranya dengan melingkarkan tangan melalui pinggul, kemudian berusaha menggapai pusernya. Maka bagi yang berhasil menyentuh, itulah mereka yang dikategorikan sebagai pemilik badan langsing.

  • Kelenturan Badan

Ternyata tak semua orang sepakat dengan pernyataan dan langkah di atas. Pasalnya tak sedikit pula mereka yang berbadan tambun namun toh tetap bisa menggapai pusernya. Oleh karenanya yang tak setuju pendapat itu juga mengungkapkan bahwa mengukur kelenturan badan adalah hal yang tepat dijadikan sebagai alasan.

  • Tangan Berukuran Panjang

Ada pula pendapat lain, bahwa selfie puser bisa digunakan untuk mengetahui ukuran tangan seseorang. Artinya, bagi yang bisa menggapai pusernya maka ia berkategori sebagai pemilik tangan yang panjang. Sebaliknya, bagi yang tak bisa menyentuh wudelnya, maka ia masuk dalam golongan manusia bertangan pendek. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Selfie Pegang Puser. Koran Cetak Minggu Pagi 21 Juni 2015. Diakses pada 28 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 14 Juni 2015

Berbagi dan Diskusi

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here