Inilah Fenomena Beberapa Makanan Berbahaya

4
2210
Inilah Fenomena Makanan Berbahaya yang Pernah Ada

Telah lama kita mendengar, melihat, dan mengetahui tentang pemberitaan makanan yang mengandung bahan kimia tak aman bagi tubuh. Tahun 2011 pemberitaan telah dihebohkan dengan banyak jenis makanan yang diawetkan menggunakan borak ataupun formalin yang notabene merupakan bahan pengawet untuk mayat.     Tentu ini adalah berita menyedihkan dan membuat gelisah banyak orang, apalagi bahan-bahan yang diawetkan itu tak jauh dari asupan yang sering kita makan. Diantaranya adalah bakso dan juga tahu sebagai contohnya. Tak lama setelah itu, kenyataannya ada banyak jenis makanan lain yang juga acap diawetkan dengan bahan serupa.

Itu baru fenomena makanan dengan bahan pengawet yang sebelumnya jarang orang kenal. Padahal di balik itu ada pula makanan dengan bahan pengawet yang akrab dengan kehidupan keseharian kita, yaitu plastik.    Lalu apa saja makanan-makanan yang perlu diwaspadai untuk dikonsumsi itu? [Baca juga: Hindari Penggunaan Ulang Botol Plastik dan Pahami Angka Simbol Pada Kemasannya]

  • Mie Kuning

Ada banyak jenis mie yang bisa kita konsumsi, dan semua jenis mie ini tak menutup kemungkinan juga bisa terkontaminasi bahan pengawet tak ramah bagi tubuh. Akan tetapi ada keterangan kuat bahwa mi kuning adalah jenis mie yang acap diawetkan menggunakan formalin.

  • Gorengan Plastik

Bagi Anda para penggemar gorengan, ada baiknya konsumsi gorengan rumahan dan minimalisir memakan dari penjual yang tak pasti kita kenak rekam jejaknya. Alasannya tak lain adalah demi menjaga kesehatan kita. Pasalnya, ada fenomena gorengan yang proses penggorengannya dicampur dengan plastik. Yaitu dengan cara memasukkan plastik pada minyak goreng hingga mendidih minyaknya, atau secara sengaja meletakkan minyak yang masih dalam bungkusan minyak ke dalam wajan penggorengan.

Hal ini dilakukan karena bisa menghasilkan gorengan yang renyah dan tak mudah melempem meski sudah lama diangkat dari penggorengan.

  • Apel Terkontaminasi Bakteri

Fenomena apel (impor) mengandung bakteri ini ditemukan dari karantina pertanian Tanjung Priok (Jakarta) pada tanggal 1 Februari 2015. Positif dijumpai apel yang telah terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes.

Apa itu Bakteri Listeria Monocytogenes?

Listeria monocytogenes merupakan satu bakteri yang bisa menyebabkan infeksi serius dan fatal pada bayi, anak-anak, orang lanjut usia, serta orang sakit dan juga mereka yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Akan tetapi orang sehat juga bisa terinfeksi bakteri Listeria, dengan gejala jangka pendek yang muncul seperti demam tinggi, sakit kepala parah, pegal, mual, sakit perut dan diare. Ia juga bisa menjadi penyebab keguguran bagi  perempuan yang sedang hamil. [Baca juga: Aktivitas Mencuci Piring Sejak Kecil Memiliki Dampak Positif Bagi Kekebalan Tubuh Anak]

  • Tahu dan Bakso Berformalin

Sebagaimana tertulis di atas, kenyataannya selain bakso, tahu pun menjadi salah satu makanan  yang rawan diawetkan menggunakan formalin serta borax. Tentu ini adalah jenis bahan pengawet yang sama sekali tak disarankan untuk makanan.

  • Beras Plastik

Fenomena ini memang susah untuk dipahami. Bagaimana mungkin plastik digunakan sebagai pembentuk beras? Jika memang demi mendapatkan harga yang lebih rendah, apakah benar plastik tepat digunakan sebagai penggantinya? [Baca juga: Tahukah Anda, Konsumsi Kentang Tak Selalu Lebih Bagus Dari Nasi?]

Terlepas dari banyaknya alasan yang tak masuk akal itu, termasuk alasan dalam ranah politik yang disertai teori konspirasi, kenyataannya banyak orang telah menjadi khawatir dengan timbulnya isu tentang beras plastik ini. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Makanan Berbahaya di Sekitar Kita. Harian Cetak Jawa Pos 24 Mei 2015. Diakses pada 29 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi pixbay.com Diakses pada 29 Juni 2015

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here