Inilah Kiat Mengecat Ulang Dinding dan Tembok Rumah Agar Hasilnya Maksimal

2
2265
Inilah Kiat Mengecat Ulang Dinding dan Tembok Rumah Agar Hasilnya Maksimal

Mengecat dinding merupakan pekerjaan yang sebenarnya tak harus selalu diserahkan pada tukang, karena hal itu bisa kita lakukan sendiri di sela-sela pekerjaan tetap sehari-hari. Hanya saja butuh ketelitian dalam mengerjakannya, karena tak sebatas mengecat saja yang akan kita lakukan.

Yang pasti, apabila kita mengerjakan sendiri sebuah pekerjaan, termasuk mengecat tembok ataupun dinding, maka bukan tidak mungkin kita akan bisa menemukan mana yang butuh penanganan khusus dan mana yang tidak.

Dinding Retak

Contoh pertama yang bisa ditemukan apabila kita mengerjakan pengecetan adalah bagian-bagian dinnding retak, dan juga yang terkena air. Untuk dinding retak, kita pun bisa memperbaikinya misalnya dengan cara menambal.

  • Kupas Dinding Rusak

Sebelum melakukan penambalan, area sekitar dinding retak seyognyanya kita bereskan. Yaitu dengan cara mengupas plesteran menggunakan alat pemotong –keramik atau kalau tak ada mesin pemotong, bisa juga menggunakan pahat.

Setelah dirasa cukup pengelupasannya, silakan mulai dengan menambal dahulu menggunakan adonan semen dan pasir hingga bentuk permukaannya rata dan halus kembali, yaitu dengan cara diaci.     Ketika sudah kering, barulah sisi dinding yang baru ditambal itu dicat ulang.

  • Menunggu Waktu Kering

Pengecatan dinding akan bisa maksimal tatkala keadaan dinding tak basah dan lembab.  Oleh karenanya untuk bagian yang ditambal tadi, akan lebih baik menunggunya misalnya 5 hingga 7 hari. Begitu pun pada dinding yang selalu lembab, harus dicari penyebab, apakah memang ada rembesan ataukah bocor genting di atasnya. Kemudian diusahakan solusinya hingga mendapatkan dinding kering.

Solusi Dinding Lembab

Adakalanya kita tak menemukan penyebab pasti dari kelembaban sebuah dinding. Entah memang karena tak ada sinar matahari yang masuk, ataukah memang kondisi tanah di bawahnya yang memiliki kadar air berlebihan. Untuk mengatasi hal semacam itu, apabila memang tak memiliki solusi pasti, kita bisa melapisi cat dengan menggunakan jenis cat alkali.

  • Cat Minyak

Cat alkali ini dimaksudkan sebagai jenis cat yang biasa digunakan sebagai cat dasar sebelum memilih cat lain sesuai warna dan selera.   Atau bisa juga memaksimalkan cat minyak dan bukan sekedar cat tembok biasa. Memang jenis cat minyak memiliki harga yang lebih tinggi, akan tetapi jika melihat hasilnya tentu kitapun tak akan banyak dikecewakan.

  • Pemakaian Plamir

Selain memaksimalkan penggunaan cat minyak, penggunaan plamir juga menjadi salah satu solusi yang bisa dilakukan. Hanya saja penggunaan plamir/plamur ini tak disarankan pada dinding bagian luar.

Cat Lama Mengelupas

Serupa dengan menghadapi dinding yang retak. Apabila menjumpai dinding yang catnya mengelupas, maka kitapun disarankan untuk sekalian saja mengupasnya. Tentu caranya tak selalu sama, bergantung dari jenis cat lama yang digunakan.

Yakinkan pembersihan dinding ini benar-benar purna, atau kalau masih belum yakin bisa membilasnya dengan memanfaatkan amplas halus dan kemudian dibersihkan sisa-sisa debunya. Setelah benar-benar bersih, silakan lakukan pengecatan kembali. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Mengecat Ulang Dinding Rumah. Harian Cetak Minggu Pagi 28 Juni 2015. Diakses pada 1 Juli 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com Diakses pada 1 Juli 2015

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here