Mengendalikan Hama Ulat dan Belalang Menggunakan Pestisida Nabati

4
6617
mengendalikan hama ulat dengan pestisida nabati
pixabay.com

Pengendalian hama dan penyakit tanaman tidak harus selalu dilakukan dengan menggunakan pestisida kimia. Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus akan berdampak pada kerusakan lingkungan dan perubahan sifat hama yang menjadi lebih kebal. Selain itu, penggunaan pestisida kimia juga menyisakan residu yang sulit hilang hingga hasil pertanian dikonsumsi oleh manusia. Mengingat dampak merugikan bagi lingkungan dan manusia, saat ini telah banyak petani yang beralih menggunakan pestisida nabati.

Pestisida nabati adalah pestisida yang dibuat dari bahan yang berasal dari tanaman atau bagian tanaman seperti akar, daun, batang dan buah. Keunggulan pestisida nabati adalah  murah dan mudah dibuat sendiri oleh petani, aman terhadap lingkungan, tidak menyebabkan keracunan pada tanaman, serta tidak menyebabkan perubahan sifat hama.

Pestisida nabati juga mempunyai keistimewaan bersifat mudah terurai di alam. Tidak menyisakan residu yang berbahaya, sehingga relatif lebih aman bagi manusia. Kekurangan dari penggunaan pestisida nabati adalah tidak langsung mematikan hama dengan cepat. Namun penggunaan pestisida nabati tetap efektif dalam mengendalikan hama.

[Baca Juga: Macam Tanaman Hidroponik]

Salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk membuat pestisida nabati adalah daun sirsak. Selain bisa digunakan untuk mengendalikan hama wereng, daun sirsak juga bisa dimanfaatkan menjadi pestisida nabati untuk mengendalikan hama ulat dan belalang.

Bagaimana cara membuat pestisida nabati untuk mengendalikan hama ulat dan belalang?

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  1. 50 lembar daun sirsak
  2. Segenggam daun tembakau
  3. 20 liter air
  4. 20 gram deterjen

Cara membuat :

  1. Ambil 50 lembar daun sirsak dan segenggam daun tembakau, kemudian tumbuk sampai halus.
  2. Larutkan 20 gram deterjen ke dalam 20 liter air, aduk dan pastikan deterjen larut dengan merata. Bisa menggunakan wadah berupa ember atau baskom.
  3. Masukkan hasil tumbukan daun sirsak dan daun tembakau ke dalam larutan deterjen.
  4. Diamkan bahan-bahan tersebut selama semalam.
  5. Setelah semalam, saring larutan pestisida nabati yang sudah jadi dengan kain atau saringan lain.
  6. Larutan yang sudah disaring siap digunakan untuk langsung menyemprot tanaman yang diserang hama ulat dan belalang.

Selain mudah dan murah dalam pembuatannya, pestisida nabati berbahan daun sirsak bisa digunakan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan. Residu yang mudah terurai di alam, menjadikan pestisida nabati aman digunakan dalam mengendalikan hama tanaman.

Sumber rujukan :

Gambar : Ilustrasi pixabay.com diakses pada 8 juli 2015

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here