Inilah Perbedaan Snorkeling dan Diving

2
17414
pixabay.com

Menyelam adalah salah satu jenis aktivitas alam bebas yang kini digemari oleh banyak orang. Aktivitas menyelam tidak hanya dilakukan di lautan, tetapi bisa juga dilakukan di danau dan sungai air tawar. Dulu menyelam hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu, seperti nelayan pencari ikan, penambang timah, atau pekerja las bawah laut. Saat ini, aktivitas menyelam bisa dilakukan oleh semua orang di tempat-tempat wisata yang menyediakan paket wisata menyelam.

Indonesia yang merupakan negara kepualuan ibarat surga bagi para penyelam. Banyak pulau di Indonesia yang memiliki laut dangkal dengan keanekaragaman hayati dan keindahan pemandangan bawah lautnya. Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang memiliki pantai dan keindahan bawah laut yang telah diakui dunia internasional.

Baca juga [ Inilah Lokasi Snorkeling yang Asyik di Bali ]

Aktivitas menyelam bisa dibedakan menjadi dua, yaitu menyelam di permukaan air (snorkeling) dan menyelam di bawah permukaan air (diving). Meski sama-sama dilakukan di air, namun snorkeling dan diving memiliki perbedaan pada kegiatan yang dilakukan dan peralatan yang digunakan.

Apa perbedaan snorkeling dan diving?

Snorkeling

Snorkeling adalah aktivitas berenang di permukaan air untuk melihat apa yang ada di bawah permukaan air. Karena dilakukan di permukaan, aktivitas snorkeling tidak membutuhkan tabung udara sebagai alat bantu pernafasan. Pada aktivitas snorkeling, penyelam menggunakan snorkel sebagai alat bantu pernafasan.

Snorkel adalah peralatan selam berupa selang berbentuk huruf ‘J’ dengan pelindung mulut  di bagian ujung sebelah bawah. Alat ini berfungsi sebagai jalan masuk udara ketika bernafas dengan mulut, tanpa harus mengangkat muka dari permukaan air. Selain menggunakan snorkel, penyelam juga menggunakan peralatan berupa masker selam dan alat bantu gerak yang mirip dengan kaki katak (sirip selam).

Dengan menggunakan alat bantu snorkel, penyelam bisa melihat pemandangan bawah air sambil bernafas melalui snorkel. Aktivitas snorkeling biasanya dilakukan di laut dangkal. Sehingga penyelam bisa mengamati beragam flora dan fauna bawah laut tanpa harus terganggu oleh jarak pandang, karena aktivitas snorkeling hanya dilakukan di permukaan air.

Snorkeling memungkinkan untuk dilakukan semua orang, bahkan bagi orang yang tidak bisa berenang sekalipun. Bagi orang yang tidak bisa berenang, peralatan tambahan berupa baju pelampung bisa digunakan. Baju pelampung akan menjaga penyelam snorkeling untuk tetap mengapung di permukaan, namun tetap bisa mengamati pemandangan bawah air.

Diving

Istilah diving bukan hanya dikenal pada olahraga sepakbola saja, diving adalah salah satu jenis aktivitas alam bebas berupa menyelam. Berbeda dengan snorkeling yang dilakukan di permukaan air, diving adalah kegiatan menyelam di bawah permukaan air. Diving bisa dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu free diving dan scuba diving. Apa yang membedakan free diving dengan scuba diving?

  • Free Diving

Free diving adalah kegiatan menyelam dengan menahan nafas selama beberapa waktu di bawah permukaan air. Aktivitas free diving tidak menggunakan alat bantu pernafasan, hanya mengandalkan udara yang terdapat pada paru-paru penyelam saja. Waktu menyelam tentu saja sangat terbatas, bergantung pada kemampuan mengatur nafas dari penyelam sendiri. Aktivitas free diving sangat jarang dilakukan oleh wisatawan, free diving biasanya dilakukan oleh nelayan pencari ikan di sungai, danau maupun di laut.

  • Scuba Diving

Scuba diving adalah kegiatan menyelam di bawah permukaan air menggunakan alat bantu pernafasan dengan tabung udara. Kata scuba sendiri berasal dari singkatan Self Contained Underwater Breathing Apparatus, alat inilah yang dibawa sendiri oleh para penyelam saat melakukan penyelaman. Dengan tabung udara yang dibawa saat melakukan penyelaman, para penyelam lebih bebas beraktivitas di dalam air.

Pada scuba diving, kegiatan menyelam memungkinkan dilakukan pada air yang lebih dalam karena ketersediaan udara dalam tabung untuk bernafas. Pemakaian baju selam sangat dibutuhkan untuk menjaga kemungkinan tergores karang atau benda lain di dalam air. Scuba diving tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Butuh pengetahuan dan kemampuan yang memadai untuk melakukan penyelaman scuba.

Aktivitas alam bebas seperti snorkeling dan diving bisa menjadi pilihan di tengah rutinitas keseharian anda. Berakitivitas di alam bebas akan membuat kita merasa lebih segar dan bisa menemukan hal-hal baru yang belum pernah kita temukan sebelumnya.

Sumber rujukan :

1. Snorkeling, Wikipedia bahasa indonesia, diakses pada 9 juli 2015

2. Gambar : ilustrasi pixabay.com diakses pada 9 juli 2015

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here