Berbahayakah Renang Ketika Perut Masih Penuh & Kenyang?

0
1619
Berbahayakah Renang Ketika Perut Masih Penuh & Kenyang
Berbahayakah Renang Ketika Perut Masih Penuh & Kenyang?

KONSUSMSI asupan makanan memang merupakan kebutuhan yang tak bisa ditinggalkan, namun bukan pula menjadi sebuah perkara yang harus menjadi nomor satu dan tak bisa ditunda. Pasalnya ada saat-saat tertentu kita harus bisa mengatur dan mengendalikan. Sebagai contoh adalah dalam program diet, atau kalaupun tidak, bisa jadi adalah ketika kita harus menahan makan dan minum ketika waktu dan tempat tak memungkinkan.

Apa Penyebab Tak Bisa Makan & Minum

Ewuh-pekewuh alias “perasaan tak enak & tak pantas” menjadi salah satu sebab orang di sekitar kita tak bisa –atau tak mau– makan pun minum. Mereka akan lebih bersedia menahan lapar daripada harus melawan rasa malu dan ewuh-pakewuh tadi. Itu satu di antara banyak penyebab.

Hal lain yang juga menjadi penyebab orang tak bisa makan & minum adalah karena telah lupa dengan aktivitas itu (makan & minum) akibat terlalu banyak pekerjaan. Atau bisa jadi memang menyengajakan diri tak makan dulu lantaran akan merasa tidak nikmat kalau harus dipaksakan.

Pola dan Waktu Konsumsi Makanan

Satu lagi dari banyak hal sebagai penyebab tak makan & minum adalah manajemen waktu, sebagaimana orang puasa ataupun orang diet. Yaitu menyengajakan diri hanya pada waktu-waktu tertentu saja akan makan dan minum.

Jika kita sering melihat kebiasaan banyak orang dengan berbagai kebiasaan masing-masing, sejatinya pola seperti ini bukan saja dilakukan oleh mereka yang sedang diet ataupun puasa saja. Namun juga bagi mereka yang bekerja keras serta mereka yang melakukan olah raga. Pasalnya ada semacam aturan atau saran tak tertulis baginya untuk hanya konsumsi makanan/minuman pada waktu-waktu yang telah ditentukan saja. Sebagai contoh adalah olah raga renang. [Baca juga: Puasa dan Diet? Hindari Jenis Makanan Yang Merangsang]

Dilarang Berenang Saat Perut Penuh

Jika kita mengamati olahraga renang, maka kita akan menyaksikan sebuah olahraga yang sangat memaksimalkan seluruh fungsi tubuh. Sehingga bukan tidak mungkin tenaga yang dibutuhkan juga tak kecil.    Kalau begitu pertanyaan yang akan muncul adalah; “Apakah musti konsumsi makan dan minum yang banyak menjelang berenang?”

Menjawab kalimat tanya di atas, banyak peneliti dan pakar olahraga & kesehatan menyarankan untuk mengondisikan perut agar tidak penuh ketika hendak melakukan olah raga renang.

  • Minimal 30 Menit

Namun begitu saran itu tidak mutlak, karena ada saran lebih lunak. Yaitu memberikan waktu makan 30 menit sebelum renang.

Saran ini bukan tanpa alasan, pasalnya apabila berenang dalam kondisi perut  penuh ada kekhawatiran bisa memicu kram yang pada akhirnya juga memunculkan risiko tenggelam.  Perut penuh tersebut berkemungkinan membuat aliran darah yang menuju ke organ pencernaan meningkat, sehingga otot-otot menjadi kekurangan dan terjadilah kram. [Baca juga: Bagaimana Mengatasi Rasa Nyeri dan Pegal Akibat Olahraga?]

  • Pusing & Sesak Nafas

Ada sebagian peneliti tak lantas mengamini teori di atas, namun mereka juga tak bisa menyangkal jika perut  penuh dikombinasikan dengan berenang juga mengakibatkan kepala menjadi terasa ringan, kemudian pusing, disertai sesak napas, yang pada akhirnya menjadikan kesadaran seseorang sirna. [uth]

Rujukan:
[1] Ketahui Bahayanya Berenang Setelah Makan, nationalgeographic.co.id Diakses pada 28 Juli 2015
[2] Gambar ilustrasi pixabay.com, Diakses pada 28 Juli 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here