Ternyata Bentuk dan Warna Buah Semangka Sekarang Berbeda dengan Abad 17 Lalu

0
2959
watermelon painting renaissance
Bentuk dan Warna Buah Semangka Sekarang Mengalami Evolusi Jika Dibandingkan Abad 17

SEMANGKA merupakan buah segar dengan kandungan air yang banyak sehingga banyak digemari orang. Dengan kesegaran dan kadar airnya itu pula, maka ketika siang hari bolong dengan terik matahari yang menyengat tak sedikit orang mengonsumsinya, baik setelah makan siang ataupun sebelumnya. [Baca juga: Mencegah Nyeri Sendi dengan Semangka]

Namun tak banyak yang tahu bahwa selain rasa dahaga yang hilang, kenyataannya ada banyak manfaat lain yang bisa diperoleh dari konsumsi buah semangka ini. Hal itu sebagaimana tak diketahuinya bentuk buah semangka yang dahulunya ternyata sangat berbeda.

Dikenal Bundar

Berdasar pada pengalaman kasat mata, hampir semua orang memiliki pemahaman bahwa bentuk buah semangka adalah bundar dengan kulit yang halus.  Bagian  daging dari semangka adalah penuh dengan warna merah.

Namun jika mengacu pada satu lukisan zaman renaissance yang mengungkapkan bentuk buah semangka pada abad ke-17, kenyataannya telah mengalami perubahan, yaitu dengan bentuk lukisan yang menunjukkan pemandangan berbeda.

Gerakan Budaya Eropa

Abad 17 yang dikenal pula sebagai eranya renaisans dikenal pula sebagai gerakan budaya di Eropa. Bersamaan dengan abad ini, seorang pelukis kenamaan, Giovanni Stanchi, menghasilkan karya lukis berupa macam-macam buah.

Secara kasat mata memang tak ada yang berbeda dari banyaknya penampakan gambar buah itu, hanya saja ketika diamati lebih detil, kenyataannya terdapat satu gambar buah yang bentuknya unik dan tak lazim. Tak lain ialah sebuah semangka.

Pola Melingkar Pada Tiap Bagian

Seperti yang terlihat pada lukisan terbuat tahun 1645 dan 1672, penampakan semangkanya adalah berbiji lebih besar sedangkan bagian daging buahnya tidak penuh, dan warnanya juga merah pucat. Pola daging semangka pada zaman ini terlihat unik karena seolah terpisah dengan pola melingkar pada setiap bagiannya. [Baca juga: Cara Praktis dan Cepat Memotong Buah Semangka]

Ditengarai perbedaan bentuk semangka pada zaman renaisans berbanding masa kini adalah karena perbedaan cara mengembang-biakkannya.

Berasal dari Afrika

Seputar tahun 1600-an, semangka merupakan buah yang lazim dijumpai di pasar ataupun di perkebunan negara-negara Eropa.   Padahal awal mula buah semangka ini adalah dari Afrika. Namun seiring perkembangannya ia justru lebih bisa berkembang di daerah panas sebagaimana dataran Timur Tengah serta Eropa Selatan.

Kandungan Air adalah Plasenta

Tentang perubahan buah semangka yang terjadi dari zaman dahulu hingga sekarang ini, ditengarai adalah keinginan manusia untuk menghasilkan buah semangka yang daging buahnya berwarna merah terang.[Baca juga: Bukan Saja Dagingnya, Namun Biji Pada Buah Semangka Ternyata Juga Memiliki Manfaat Lebih]

Banyaknya kandungan air pada daging (buah) semangka sejatinya adalah plasenta semangka yang memiliki fungsi guna menahan biji. Namun sebelum buah semangka itu benar-benar dikembang-biakkan, plasenta tersebut hanya mengandung sedikit lycopene, yaitu satu kadar pemberi warna merah pada semangka. Hal inilah yang mengakibatkan daging semangka pada abad 17 itu warnanya merah pucat.

Ukuran Lebih Kecil

Sesuai pengembang-biakannya, ratusan tahun kemudian hasil buah semangka memang lebih bagus, cantik dan menarik. Hanya saja ukurannya menjadi lebih kecil dengan jumlah lycopene jauh lebih tinggi. Oleh karenanya daging buah semangka kini memiliki warna yang cenderung merah terang.

Tak berhenti di situ, para peneliti juga mengembangkan hasil buah semangka tanpa biji. Yang hal itu dikenal pula dengan istilah ‘the logical progression in domestication’. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] A Renaissance painting reveals how breeding changed watermelons, vox.com, Diakses pada 5 Agustus 2015

[2] The Evolution of the Watermelon, Captured in Still Lifes, hyperallergic.com, Diakses pada 5 Agustus 2015
[3] Gambar ilustrasi, hyperallergic.com, Diakses pada 5 Agustus 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here