Nyamuk Ternyata Lebih Terpikat Pada Pemilik Golongan Darah O

0
1561

GOLONGAN darah menjadi hal yang tak bisa diabaikan manusia, pasalnya dari sanalah salah satu metode pencarian dan pengidentifikasian tubuh manusia ini dilakukan. Oleh karenanya, ada beberapa jenis ID Card yang mewajibkan dicantumkannya jenis golongan darah si empunya kartu.     Selain itu, keberadaan golongan darah ternyata juga bisa dijadikan identifikasi banyak orang dalam hal kesehatan.

Ada banyak hal yang bisa dijadikan contoh “pengaruh kesehatan” berdasarkan golongan darah ini. Dan berikut adalah di antaranya;

  • Bakteri Usus

Beberapa peneliti di Eropa memaparkan bahwa berdasar penelitian yang mereka lakukan, memungkinkan adanya keterkaitan antara jenis golongan darah seseorang dan strain tertentu dari bakteri usus.   Bagi para peneliti itu, hal ini menjadi hal yang menguntungkan. Pasalnya pikah medis bisa memprediksi jenis bakteri penghuni usus, sehingga akan lebih mudah dalam merekomendasikan pengobatan.

[Baca juga: Inilah Penyebab dan Gejala Kanker Usus Besar]

  • Memikat Nyamuk

Berdasar studi yang dilakukan di Jepang Institut Pest Control Technologi terdapat  pernyataan bahwa pemilik golongan darah jenis O memiliki kecenderungan bisa memikat beberapa jenis spesies, misalnya nyamuk. Oleh karenanya golongan darah O memiliki kecenderungan lebih untuk digigit nyamuk.

[Baca juga: Inilah Beberapa Tanaman Pengusir Nyamuk di Seputar Kita]

Sebagaimana golongan darah lainnya, memiliki golongan darah O pun tak selamanya menjadi hal yang selalu buruk. Karena meskipun digemari nyamuk, namun justru pemilik golongan darah O ini kebal terhadap malaria yang penularannya bisa juga melalui nyamuk Anopheles. Protein malaria tak mampu menempel pada sel darah manusia bergolongan darah jenis O.

  • Risiko Ketika Stres

Penelitian yang dilakukan di US Department of Veterans Affairs memaparkan bahwa kandungan kortisol yang ada pada golongan darah jenis O tetap lebih tinggi dan lebih lama jika dibandingkan dengan golongan darah jenis lain, utamanya ketika sedang mengalami stres.

[Baca juga: Sikap Pelit dan Kikir Rentan Terhadap Stress]

Hal ini tentu menjadi risiko tersendiri, karena ketika memiliki kandungan kortisol tinggi, maka ada kecenderunganterkena stres dan sulit meredakannya. Padahal stres berdampak pada penuaan dan menngakibatkan porsi makan berlebih, yang pada akhirnya memicu tubuh menjadi kelebihan badan alias obesitas.

  • Obsesif Namun Tekun

Mengacu studi dalam jurnal Neuropsychobiology dijelaskan bahwa mereka pemilik golongan darah A memiliki kecenderungan lebih pada gangguan dan perilaku obsesif-kompulsif.  Hal ini sangat berbeda dengan golongan darah selain A, yaitu jarang sekali ditemukan perilaku obsesif ini.

Namun tetap ada kelebihan pada pemilik golongan darah jenis A ini, yaitu mempunyai sifat tekun. Itu berarti meski obsesif kompulsif yang adakalanya juga menjadi penyebab timbulnya rasa frustasi dan kelelahan, namun pemilik golongan darah A juga tetap rajin, tekun, dan stabil.

  • Tak Tahan Alkohol

Masih pada mereka yang memiliki golongan darah A, mereka ternyata juga lemah terhadap alkohol. Bahkan, dari banyaknya penelitian yang ada dipaparkan bahwa ada keterkaitan pada komponen darah tertentu yang disebut sebagai antigen untuk penyakit. Berdasar penelitian itu, antigen tipe A –yaitu yang bergolongan darah A– memiliki kemampuan yanng agak berbeda dalam hal mengganti reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap alkohol, yaitu justru cenderung memengaruhi keracunan. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Yang Dikatakan Golongan Darah tentang Diri Anda; metrotvnews.com, Diakses pada 7 September 2015
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, Diakses pada 23 Juli 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here