Tahukah Anda, YKK Bukan Perusahaan yang Hanya Membuat Ritssluiting Pakaian

1
10591
YKK Bukan Hanya Membuat Kancing dan Ritssluiting Pakaian
YKK Bukan Hanya Membuat Kancing dan Ritssluiting Pakaian

YKK adalah tiga huruf yang bisa jadi telah akrab di kebanyakan masyaralat kita. Karena tulisna berhuruf tiga tersebut akan selalu bisa kita saksikan pada setiap hari, yaitu ketika kita berganti baju ataupun celana. Ya, YKK merupakan tulisan yang acap kita jumpai di bagian ritssluiting pakaian.

[Baca juga: Anak Muda 24 Tahun Sukses Memanfaatkan Internet guna Memasarkan Pakaian Militer]

Apa itu YKK?

Awalnya, mungkin ada pertanyaan yang akan timbul; apa sih YKK itu? Singkatan dari apa YKK itu? Dan masih banyak lagi kalimat tanya lainnya.

  • Januari 1934

Sesuai catatan yang ada, awal tahun 1934 terdapat satu perusahaan di Higashi Nihonbashi, Tokyo, Jepang, bernama “San-es Shokai,” yang fokus kerjanya bergerak pada produk peralatan, yaitu kancing pakaian (baju dan celana), ritssluiting, dan beberapa produk lainnya.

  • Februari 1938

Empat tahun berikutnya, nama San-es Shokai berubah menjadi “Yoshida Kogyosho.” Kemudian tahun 1946 semua produk yang dihasilkan perusahan ini diberikan label “YKK,” dan bahkan ini menjadi merek dagang yang dipatenkan oleh Yoshida Kogyo Kabushikigaisha.

Lebih dari empat dasa warsa, yaitu 48 tahun kemudian, nama Yoshida Kogyo Kabushikigaisha berubah lagi menjadi YKK Corporation. Pada masa ini, YKK Corporation tak sebatas memproduksi kancing baju ataupun ritssluiting, melainkan juga merambah pada usaha bidang perumahan di negeri Singa, Singapura, serta terjun pada bidang pertanian di negara Brazil.

Ekspansi di Luar Jepang

Tak sebatas di Singapura dan Brasil, karena pada bulan September 1986 YKK juga mendirikan pabrik pertama di luar Jepang, tak lain adalah di Indonesia, dengan produk awal adalah bahan aluminium untuk bangunan.

[Baca juga: Seikerei adalah Penghormatan dengan Cara Membungkukkan Badan kearah Matahari Terbit]

Keterkenalan YKK pada produk ritssluiting memang tak bisa dielakkan lagi, pasalnya perusahaan ini memang telah membuat lebih dari 90 persen ritssluiting di dunia. Yaitu yang diproduksi oleh 206 pabrik pada 52 negara. Bukan saja ritssluiting yang dibuatnya, namun juga mesin pencetak ritssluiting itu sendiri.     Mengenai faktor kesuksesan YKK lainnya dibuktikan dengan produknya yang terbesar, yaitu bertempat di Georgia – Amerika Serikat yang berhasil memproduksi sebanyak 7 juta ritssluiting setiap harinya. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Apa arti YKK pada ritssluiting?; nationalgeographic.co.id, Diakses pada 15 September 2015
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, Diakses pada 15 September 2015

 

Berbagi dan Diskusi

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here