Apa Kecanggihan Helikopter Seahawk Angkatan Laut Amerika Serikat?

0
1705
Apa Kecanggihan Helikopter Seahawk Angkatan Laut USA?
Apa Kecanggihan Helikopter Seahawk Angkatan Laut USA?

TEKNOLOGI yang berkembang semakin pesat membuat banyak orang dari berbagai negara seolah dimanjakan dengannya. Segala apa yang dikehendaki bisa dnegan mudah dan cepat terealisasi tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra. Itu dari sisi pengguna alias konsumen. Dari sisi produsen, tak pelak perlombaan dan persaingan juga terjadi. Para prosuden berlomba dan bersaing menyajikan produk terbaiknya demi bisa mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya. Oleh karenanya selain kepesatan teknologi sendiri, trik pemasaran juga menjadi ujung tombak yang tak bisa diabaikan.

Mencermati kepesatan teknologi tersebut, banyak dari kita yang berpikir bahwa semua masih berlomba sebatas mendapatkan keuntungan semata. Nilai-nilai kemanusiaan pun semakin banyak ditinggalkan, jika pun masih ada, teramat kecil keberadaannya.

[Baca juga: Inilah Dislambair, Penyelam Tempur TNI AL Yang Tetap Handal Dalam Misi Kemanusiaan]

Teknologi Untuk Kemanusiaan

Namun kali ini, jika kita sedikit membuka mata, ternyata oleh beberapa negara maju, perkembangan teknologi juga digunakan untuk membidik segi kemanusiaan itu. Di antaranya adalah pembuatan kendaraan canggih yang tujuannya sebagai alat bantu penyelamatan apabila terjadi bencana, baik bencana alam ataupun bencana kecelakaan.

Sebagaimana dilakukan oleh beberapa negara adikuasa, Amerika dan juga Rusia yang keduanya bukan saja membuat pesawat ataupun kapal tempur, namun juga memproduksi kendaraan udara, darat, dan laut yang canggih demi menolong sesama. Helikopter Seahawk yang dimiliki Angkatan Laut Amerika Serikat adalah salah satu contohnya.

[Baca juga: Kenapa Helikopter Tak Perlu Landas Pacu yang Panjang?]

Helikopter Seahawk

Terlepas ini menjadi bagian ‘unjuk gigi’ ataupun pamer kekuatan dari negara tersebut, namun ini adalah satu hal yang tak bisa juga dinafikan. Pasalnya dengan keberadaan helikopter yang canggih tersebut, Indonesia pernah dibantunya. Yaitu tatkala terjadi kecelakaan pesawat terbang Air Asia QZ 8501, Minggu 28 Desember 2014.

Helikopter Seahawk milik Angkatan Laut USA tersebut turut terjun langsung dalam pencarian dan penyelamatan kecelakaan pesawat rute Surabaya-Singapura dengan mempertontonkan keunggulannya.

Bukan Sembarang Helikopter

Tak seperti helikopter pada umumnya, Seahawk merupakan kendaraan yang diproduksi khusus guna mendukung setiap operasi laut yang dilakukan Angkatan Laut Amerika. Karena produk khusus itu, maka ia pun dilengkapi dengan Sonobuoy, yaitu satu alat pencari benda –biasanya adalah kapal selam musuh– di dalam dan  dasar laut.

Bukan itu saja, helikopter Seahawk ini juga dilengkapi dengan beberapa alat modern dengan kemampuan canggih demi menunjang setiap operasi ataupun setiap misinya. Di antaranya adalah counter measure yang merupakan satu perangkat elektronik berkemampuan memberi sinyal apabila dibidik oleh perangkat rudal. Artinya ini adalah satu alat pendeteksi yang mirip alarm tanda bahaya saat diincar musuh.

Survival di Segala Medan

Helikopter Seahawk juga memiliki daya jelajah terbang dalam durasi lama dan berkemampuan melihat obyek di atas laut secara detail. Dibanding helikopter biasanya, ia pun memiliki daya tahan terhadap berbagai cuaca. Oleh karenanya, dengan latar belakang seperti itu, selain sebagai kendaraan perang ia juga tepat dimanfaatkan sebagai armada pencari dan penyelamat, salah satunya ketika terjadi bencana.

Produksi Awal pada Tahun 1979

Helikopter canggih ini dibuat pertama kali pada 12 Desember 1979, yang selanjutnya selalu dipasangkan dengan armada kapal perang AS pada setiap misinya. Hal ini bisa dipahami karena Seahawk mempunyai berbagai kemampuan, seperti Pengintaian, ASW Anti Submarine, Naval Gunfire Support, Warfare, Search and Rescue, dan Communication Relay. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Kenali Teknologi Tinggi Milik Helikopter Seahawk; nationalgeographic.co.id, diakses pada 11 Oktober 2015
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 8 Oktober 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here